Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 7,46 juta orang. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, dari total 155,27 juta angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja, sementara sisanya belum terserap pasar tenaga kerja.

“Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah pengangguran, di mana jumlah orang menganggur pada November 2025 sebanyak 7,35 juta orang,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/2).

BPS mendefinisikan pengangguran sebagai penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja, baik karena sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, menunggu mulai bekerja, maupun yang telah berhenti mencari pekerjaan.

Berdasarkan jenjang pendidikan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 8,45 persen. Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 6,55 persen dan lulusan diploma serta sarjana (D-IV, S1, S2, S3) sebesar 5,38 persen. Sementara itu, lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah mencatat tingkat pengangguran terendah sebesar 2,29 persen.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai tingginya pengangguran lulusan SMK menunjukkan belum optimalnya transisi dari pendidikan vokasi ke dunia kerja.

“SMK membawa mandat siap kerja, tetapi pasar kerja belum sepenuhnya menyediakan jalur transisi yang rapi dari sekolah ke pekerjaan produktif,” kata Syafruddin.

Menurut dia, persoalan utama terletak pada ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Penciptaan lapangan kerja memang terjadi, namun sebagian besar terserap di sektor perdagangan ritel dan jasa yang tidak selalu membutuhkan keterampilan vokasi spesifik.

Ia menambahkan, sejumlah sekolah vokasi juga menghadapi tantangan dalam memperbarui kurikulum dan standar sertifikasi agar selaras dengan perkembangan teknologi industri.

Syafruddin mengingatkan, jika kondisi ini tidak segera dibenahi, dampaknya dapat meluas. Dalam jangka pendek, pengangguran usia muda berpotensi meningkat dan menekan daya beli masyarakat.

Adapun dalam jangka panjang, tingginya pengangguran lulusan vokasi dapat mengurangi manfaat bonus demografi dan meningkatkan jumlah pekerja informal berproduktivitas rendah.

“Keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari jumlah sekolah atau jurusan, tetapi dari seberapa banyak lulusan yang masuk kerja formal dan bertahan,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya telah menginisiasi program penyelarasan pendidikan dengan kebutuhan industri melalui skema school to work transition serta kerja sama pelatihan vokasi. Namun, efektivitas implementasinya masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

    BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat penurunan tingkat kemiskinan pada September 2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 10/02/15/Th. XX yang dirilis 5 Februari 2026, persentase penduduk miskin di Jambi turun menjadi 6,89 persen, terendah sejak September 2014. Angka tersebut menurun 0,30 persen poin dibandingkan Maret 2025 dan turun 0,37 persen poin […]

  • Lippo Cikarang (LPCK) Raup Marketing Sales Rp491 Miliar Q1 2026, Melonjak 52%

    Lippo Cikarang (LPCK) Raup Marketing Sales Rp491 Miliar Q1 2026, Melonjak 52%

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Lippo Cikarang Tbk mencatatkan kinerja awal tahun yang positif. Perusahaan properti ini membukukan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp491 miliar sepanjang kuartal I 2026, atau tumbuh 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut setara dengan 29 persen dari target marketing sales perseroan sepanjang 2026 yang dipatok Rp1,7 triliun. Direktur LPCK, […]

  • Rampung Dalam 3 Bulan, Danantara Bangun 15.000 Huntara Korban Bencana Sumatra

    Rampung Dalam 3 Bulan, Danantara Bangun 15.000 Huntara Korban Bencana Sumatra

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bergerak dalam menangani pemulihan pasca-bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra hingga Aceh. Danantara menargetkan, pembangunan sebanyak 15.000 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak dalam waktu singkat. CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa progres awal pembangunan hunian tersebut menunjukkan tren positif. Bahkan, dalam […]

  • Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar, Cabai Rawit Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar, Cabai Rawit Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (14/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan utama belum menunjukkan gejolak berarti, meski beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga. Untuk komoditas beras, harga masih bergerak stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing […]

  • Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan Selasa (10/2/2026), rupiah bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.799 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.805 per dolar AS. Penguatan rupiah ini didorong meredanya ketegangan geopolitik global dan sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis data […]

expand_less