Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Industri garmen Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama melalui produk dengan spesialisasi dan nilai tambah tinggi. Salah satu contohnya datang dari Bandung, Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri garmen nasional.

Perkembangan tren fesyen yang semakin mengarah pada fungsi dan kenyamanan membuka ruang bagi produk-produk khusus, termasuk korset yang dirancang untuk kebutuhan pasca melahirkan maupun pembentukan tubuh. Produk ini menuntut standar produksi yang lebih tinggi dibandingkan pakaian konvensional, mulai dari pemilihan material hingga desain ergonomis.

Direktur JTS Garment Jujun Junaedi mengatakan, perusahaannya memilih fokus pada produksi korset sebagai strategi diferensiasi di tengah ketatnya persaingan industri garmen. JTS Garment, yang berada di bawah naungan PT Jawara Tiga Sekawan, memposisikan diri sebagai pabrik dengan spesialisasi tunggal.

“Kami hanya memproduksi korset. Fokus ini memungkinkan kami menjaga kualitas, fungsi, dan konsistensi produk,” ujar Jujun, Kamis (5/2/2026).

Selain memenuhi pasar domestik, JTS Garment juga menargetkan ekspansi ke pasar internasional, khususnya kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia. Perusahaan menargetkan nilai penjualan hingga Rp500 juta per bulan dari pasar ekspor dan kerja sama business to business dengan berbagai merek.

Menurut Jujun, kualitas produk dijaga melalui sistem pengendalian mutu berlapis agar sesuai dengan standar merek pemesan. Selain proses produksi, perusahaan juga memberikan pendampingan kepada klien dalam pengembangan desain, efisiensi biaya, hingga kesiapan produksi dalam skala besar.

Di tengah tantangan industri garmen nasional, strategi spesialisasi dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing. Pendekatan ini sejalan dengan pandangan pelaku industri yang mendorong pengembangan tekstil khusus bernilai tambah tinggi agar tidak semata bergantung pada produksi massal berbiaya murah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Resep Masakan Sederhana untuk Sambut Puasa Ramadhan, Praktis dan Mengenyangkan

    17 Resep Masakan Sederhana untuk Sambut Puasa Ramadhan, Praktis dan Mengenyangkan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan, banyak orang mulai menyiapkan ide menu sahur dan berbuka yang praktis namun tetap bernutrisi. Makanan yang sederhana, mudah dimasak, dan berbahan terjangkau menjadi pilihan favorit agar puasa tetap lancar tanpa ribet di dapur. Menu sahur dianjurkan ringan tetapi mengenyangkan, sementara hidangan berbuka sebaiknya mampu mengembalikan energi tubuh setelah seharian […]

  • Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah sedang merancang usulan insentif baru bagi sektor otomotif yang akan diajukan dalam kebijakan fiskal 2026. Agus menekankan bahwa dukungan fiskal bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan karena sektor otomotif memiliki efek berganda (multiplier effect) lewat keterkaitan rantai pasok hulu-hilir (backward dan forward linkage). “Sekarang kita sedang susun. […]

  • Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak sering kali membuat orang tua panik, apalagi saat kejang terjadi secara tiba-tiba. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dipahami dan dikelola dengan baik jika ditangani sejak dini. Epilepsi merupakan gangguan pada sistem saraf yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Kondisi ini tidak hanya dialami orang dewasa, […]

  • Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US5 Miliar

    Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US$125 Miliar

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Brasil melangkah ambisius di panggung iklim dunia. Negeri Amazon itu akan menggandeng Bank Dunia untuk mengelola dana konservasi hutan senilai US$125 miliar yang akan diluncurkan di KTT Iklim COP30 November mendatang. Pemerintah Brasil berencana menggandeng Bank Dunia sebagai mitra utama dalam pembentukan dana konservasi hutan (Tropical Forests Forever Fund/TFFF) senilai US$125 miliar. Dana […]

  • Amazon Rencana PHK Besar di Awal 2026, 14.000 Posisi Kantoran Terancam

    Amazon Rencana PHK Besar di Awal 2026, 14.000 Posisi Kantoran Terancam

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi industri teknologi global di awal 2026. Salah satu raksasa teknologi dunia, Amazon, dilaporkan tengah mempersiapkan gelombang kedua PHK skala global yang berpotensi berdampak pada hingga 14.000 karyawan. Langkah efisiensi ini disebut akan dimulai paling cepat dalam waktu dekat, meskipun kinerja keuangan Amazon masih tergolong solid. Perusahaan […]

  • Zona Merah Berlanjut, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.952

    Zona Merah Berlanjut, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.952

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah belum mampu keluar dari zona merah. Hingga penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026), mata uang Indonesia jeblok terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar rupiah ditutup melemah 93 poin ke level Rp 17.952 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.859 per dolar AS. “Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif […]

expand_less