Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Industri garmen Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama melalui produk dengan spesialisasi dan nilai tambah tinggi. Salah satu contohnya datang dari Bandung, Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri garmen nasional.

Perkembangan tren fesyen yang semakin mengarah pada fungsi dan kenyamanan membuka ruang bagi produk-produk khusus, termasuk korset yang dirancang untuk kebutuhan pasca melahirkan maupun pembentukan tubuh. Produk ini menuntut standar produksi yang lebih tinggi dibandingkan pakaian konvensional, mulai dari pemilihan material hingga desain ergonomis.

Direktur JTS Garment Jujun Junaedi mengatakan, perusahaannya memilih fokus pada produksi korset sebagai strategi diferensiasi di tengah ketatnya persaingan industri garmen. JTS Garment, yang berada di bawah naungan PT Jawara Tiga Sekawan, memposisikan diri sebagai pabrik dengan spesialisasi tunggal.

“Kami hanya memproduksi korset. Fokus ini memungkinkan kami menjaga kualitas, fungsi, dan konsistensi produk,” ujar Jujun, Kamis (5/2/2026).

Selain memenuhi pasar domestik, JTS Garment juga menargetkan ekspansi ke pasar internasional, khususnya kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia. Perusahaan menargetkan nilai penjualan hingga Rp500 juta per bulan dari pasar ekspor dan kerja sama business to business dengan berbagai merek.

Menurut Jujun, kualitas produk dijaga melalui sistem pengendalian mutu berlapis agar sesuai dengan standar merek pemesan. Selain proses produksi, perusahaan juga memberikan pendampingan kepada klien dalam pengembangan desain, efisiensi biaya, hingga kesiapan produksi dalam skala besar.

Di tengah tantangan industri garmen nasional, strategi spesialisasi dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing. Pendekatan ini sejalan dengan pandangan pelaku industri yang mendorong pengembangan tekstil khusus bernilai tambah tinggi agar tidak semata bergantung pada produksi massal berbiaya murah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali menjadi etalase kendaraan roda dua kelas premium. Sejumlah produsen motor dunia menghadirkan lini produk termahalnya, dengan banderol harga yang menembus miliaran rupiah. Beberapa merek ternama seperti BMW Motorrad, MV Agusta, Triumph, Harley-Davidson, hingga KTM memamerkan motor berperforma tinggi, termasuk edisi terbatas yang hanya tersedia dalam […]

  • teller bank

    Simpanan Nasabah Kaya Melonjak, Simpanan Kelas Menengah Tertekan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan nilai simpanan nasabah dengan saldo di atas Rp 5 miliar melonjak 22,76% secara tahunan. Kenaikan ini jauh melampaui pertumbuhan simpanan kelompok menengah dan bawah yang cenderung stagnan, bahkan tertekan. Fenomena ini menurut Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution lonjakan simpanan jumbo tidak sepenuhnya bersifat organik. […]

  • Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

    Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konsumen yang hendak membeli mobil bekas wajib memeriksa kondisi transmisinya, khususnya model matik. Pasalnya, jenis transmisi ini bisa rusak bila jarang dirawat atau kerap salah dioperasikan. Dari berbagai sumber yang dirangkum Kompas.com menyebutkan kondisi transmisi pada mobil matik bekas harus dipastikan, masih prima atau tidak. Pemeriksaannya bisa mengajak ahli agar dilakukan pemindaian menggunakan […]

  • Kuartal I 2026: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen

    Kuartal I 2026: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year/YoY) pada kuartal I 2026. Capaian ini dinilai tidak lepas dari strategi pemerintah yang mempercepat realisasi belanja negara di awal tahun. Ekonom Universitas Airlangga, Rahma Gafmi, menyebut kebijakan percepatan belanja atau front-loading menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan […]

  • BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai tantangan utama reformasi birokrasi di Indonesia tidak hanya terletak pada percepatan digitalisasi, tetapi juga pada kualitas regulasi yang dihasilkan pemerintah. Regulasi yang keliru dinilai berpotensi menjadi sumber kejahatan birokrasi sekaligus merugikan hak kesejahteraan masyarakat. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kebijakan publik yang bersifat kriminogenik dan viktimogenik harus […]

expand_less