Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang. Angka tersebut turun 490 ribu orang dibandingkan periode Maret 2025.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 berada di level 8,25 persen, atau menurun 0,22 poin persentase dibandingkan Maret 2025.

“Sejak Maret 2023 hingga September 2025, tren jumlah dan tingkat kemiskinan nasional terus menunjukkan penurunan,” ujar Amalia dalam konferensi pers BPS, Kamis (5/2/2026).

BPS mencatat penurunan kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Tingkat kemiskinan di perkotaan pada September 2025 berada di angka 6,6 persen, turun 0,13 poin persentase. Sementara itu, tingkat kemiskinan di pedesaan tercatat 10,72 persen, turun 0,31 poin persentase dibandingkan Maret 2025.

Selain itu, BPS juga melaporkan penurunan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2). Penurunan tersebut menunjukkan semakin kecilnya jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan serta berkurangnya ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Pada periode yang sama, kondisi ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. BPS mencatat jumlah pengangguran pada November 2025 mencapai 7,35 juta orang, dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun menjadi 4,74 persen.

Jumlah penduduk usia kerja per November 2025 tercatat 218,85 juta orang, dengan angkatan kerja mencapai 155,27 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 147,91 juta orang tercatat bekerja, meningkat dibandingkan Agustus 2025.

BPS menilai penurunan angka kemiskinan dan pengangguran mencerminkan perbaikan kondisi sosial ekonomi nasional, meskipun tantangan struktural masih perlu mendapat perhatian ke depan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

    Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Operasi gabungan TNI di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengungkap temuan mengejutkan. Bandara milik perusahaan yang pernah diresmikan pada era Presiden Joko Widodo itu ternyata beroperasi tanpa pengawasan otoritas negara selama enam tahun. Dalam temuan di lapangan, tidak ada petugas Bea Cukai, Imigrasi, maupun AirNav yang bekerja di bandara tersebut. […]

  • BEI Targetkan 50 IPO di 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 19,1 Juta

    BEI Targetkan 50 IPO di 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 19,1 Juta

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 50 perusahaan akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun ini yang diproyeksikan melampaui target awal sebanyak 45 perusahaan tercatat. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyebut kinerja pasar modal Indonesia tetap solid di tengah dinamika ekonomi global. Hingga 24 Oktober 2025, […]

  • Sirkuit Mandalika Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026

    Sirkuit Mandalika Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali masuk kalender event balap mobil GT World Challenge Asia 2026 pada 1-3 Mei 2026. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandi Satria mengatakan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 memberi efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional. “Event ini juga membuka ruang partisipasi lebih […]

  • Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rio Christiawan, Co-Founder sekaligus CEO Pagatan Usaha Makmur (PUM), tengah menjadi sorotan berkat perannya dalam mengembangkan ekonomi hijau dan perdagangan karbon di Indonesia. Melalui pendekatan reforestasi dan nature-based solutions, Rio dinilai sukses membawa PUM menjadi perusahaan yang berfokus pada restorasi ekosistem dan pengurangan emisi karbon. Keyakinan Rio terhadap potensi pasar karbon semakin kuat […]

  • Update Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabai Anjlok, Mie Instan dan Kacang Naik

    Update Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabai Anjlok, Mie Instan dan Kacang Naik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo pada 17 April 2026 menunjukkan tren yang beragam. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara beberapa lainnya justru turun, dan sebagian besar masih relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras premium seperti beras Belido dan beras King tercatat naik menjadi Rp16.000 per […]

  • RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) merombak jajaran pimpinan perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Senin (20/1/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penunjukan Ahmad Yani sebagai Direktur Utama menggantikan Julfi Hadi yang mengundurkan diri sejak November 2025. Penunjukan Ahmad Yani dinilai sebagai langkah strategis untuk […]

expand_less