Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pencairan lapisan es di Antartika kembali memunculkan kekhawatiran baru terkait krisis iklim global. Penelitian terbaru mengungkap bahwa penyusutan es di Antartika Barat justru dapat melemahkan kemampuan Samudra Selatan dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer.

Studi yang dimuat dalam jurnal Nature Geoscience menunjukkan bahwa pada periode hangat di masa lalu, meningkatnya jumlah gunung es yang terlepas dari Antartika Barat membawa sedimen kaya zat besi ke laut. Namun, pasokan zat besi tersebut tidak serta-merta meningkatkan pertumbuhan alga laut yang selama ini berperan penting dalam menyerap karbon.

Penulis utama studi, Torben Struve, menjelaskan bahwa zat besi yang terbawa oleh gunung es sebagian besar telah mengalami pelapukan kimia dalam waktu yang sangat lama. Kondisi ini membuat zat besi menjadi sulit larut dan tidak mudah dimanfaatkan oleh alga sebagai nutrien.

Padahal, di perairan sekitar Antartika, zat besi merupakan faktor pembatas utama pertumbuhan alga. Dalam penelitian sebelumnya, debu kaya zat besi yang terbawa angin selama zaman es terbukti mampu meningkatkan produktivitas alga dan memperbesar penyerapan karbon dioksida oleh laut.

“Biasanya, peningkatan pasokan zat besi di Samudra Selatan akan merangsang pertumbuhan alga, yang pada akhirnya meningkatkan penyerapan karbon dioksida oleh laut,” ujar Torben Struve dari University of Oldenburg, dikutip dari Scitechdaily, Selasa (3/2/2026).

Namun, temuan terbaru ini menunjukkan kondisi berbeda di wilayah selatan Front Polar Antartika. Analisis sedimen mengindikasikan bahwa sumber utama zat besi di kawasan tersebut bukan berasal dari debu, melainkan dari gunung es yang berasal dari Antartika Barat, terutama pada periode hangat antar-zaman es.

Para peneliti menilai temuan ini memperkuat bukti bahwa Lapisan Es Antartika Barat sangat sensitif terhadap kenaikan suhu global. Pada periode interglasial terakhir sekitar 130.000 tahun lalu, ketika suhu Bumi mendekati kondisi saat ini, wilayah tersebut diduga mengalami pencairan es dalam skala besar.

Jika pemanasan global terus berlanjut, kondisi serupa berpotensi terulang. Penyusutan es dapat mempercepat erosi batuan tua, sehingga pasokan zat besi ke laut semakin didominasi oleh bentuk kimia yang sulit dimanfaatkan organisme laut.

“Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak zat besi yang masuk ke laut, tetapi dalam bentuk kimia seperti apa zat besi tersebut,” kata salah satu penulis studi, Gisela Winckler dari Columbia Climate School.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa penurunan kemampuan laut dalam menyerap karbon dioksida ini dapat menjadi umpan balik negatif yang mempercepat krisis perubahan iklim di masa depan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempercepat dampak ekstrem pemanasan global terhadap lingkungan dan kehidupan manusia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Toyota Diklaim Siap Tenggak BBM Campur Etanol 20%

    Mobil Toyota Diklaim Siap Tenggak BBM Campur Etanol 20%

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Jepang, Toyota mengungkapkan kesiapan perseroan menjelang kebijakan mandatori dari pemerintah Indonesia yang akan mewajibkan campuran BBM dengan etanol 10% (E10). Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan, seluruh lini produk Toyota di pasaran saat ini sudah kompatibel dengan BBM campuran etanol 20% alias E20. Alhasil, […]

  • Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun 26,4 Persen di September 2025

    Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun 26,4 Persen di September 2025

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT United Tractors Tbk (UNTR), anak usaha Grup Astra di sektor alat berat dan pertambangan, melaporkan penurunan laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp11,47 triliun, turun 26,4 persen […]

  • Ring Jantung: Prosedur Medis untuk Atasi Penyumbatan Arteri dan Cegah Serangan Jantung

    Ring Jantung: Prosedur Medis untuk Atasi Penyumbatan Arteri dan Cegah Serangan Jantung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prosedur pemasangan ring jantung atau stent menjadi salah satu tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah, khususnya pada arteri koroner. Tindakan ini bertujuan untuk melancarkan kembali aliran darah ke jantung sekaligus menurunkan risiko serangan jantung. Ring jantung merupakan alat berbentuk tabung kecil yang dipasang pada pembuluh darah yang menyempit akibat […]

  • Danantara Akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo

    Danantara Akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan lahan dan kegiatan ekonomi dari 28 perusahaan yang dicabut izin usahanya akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. “Berkaitan dengan siapa yang akan mengelola lahan atau jenis usaha yang izinnya dicabut oleh negara, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada […]

  • Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

    Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat agenda besar transisi energi nasional yang ramah lingkungan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebijakan ini dijalankan sebagai wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas akses energi bersih dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Seluruh program transisi energi yang […]

  • OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Pasar Modal

    OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera membentuk Task Force (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal. Langkah ini diumumkan oleh Pjs. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi (Kiki), dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026. Kiki menjelaskan bahwa pembentukan Satgas ini sebagai bagian dari komitmen percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia. Satgas […]

expand_less