Minggu, 28 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pencairan lapisan es di Antartika kembali memunculkan kekhawatiran baru terkait krisis iklim global. Penelitian terbaru mengungkap bahwa penyusutan es di Antartika Barat justru dapat melemahkan kemampuan Samudra Selatan dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer.

Studi yang dimuat dalam jurnal Nature Geoscience menunjukkan bahwa pada periode hangat di masa lalu, meningkatnya jumlah gunung es yang terlepas dari Antartika Barat membawa sedimen kaya zat besi ke laut. Namun, pasokan zat besi tersebut tidak serta-merta meningkatkan pertumbuhan alga laut yang selama ini berperan penting dalam menyerap karbon.

Penulis utama studi, Torben Struve, menjelaskan bahwa zat besi yang terbawa oleh gunung es sebagian besar telah mengalami pelapukan kimia dalam waktu yang sangat lama. Kondisi ini membuat zat besi menjadi sulit larut dan tidak mudah dimanfaatkan oleh alga sebagai nutrien.

Padahal, di perairan sekitar Antartika, zat besi merupakan faktor pembatas utama pertumbuhan alga. Dalam penelitian sebelumnya, debu kaya zat besi yang terbawa angin selama zaman es terbukti mampu meningkatkan produktivitas alga dan memperbesar penyerapan karbon dioksida oleh laut.

“Biasanya, peningkatan pasokan zat besi di Samudra Selatan akan merangsang pertumbuhan alga, yang pada akhirnya meningkatkan penyerapan karbon dioksida oleh laut,” ujar Torben Struve dari University of Oldenburg, dikutip dari Scitechdaily, Selasa (3/2/2026).

Namun, temuan terbaru ini menunjukkan kondisi berbeda di wilayah selatan Front Polar Antartika. Analisis sedimen mengindikasikan bahwa sumber utama zat besi di kawasan tersebut bukan berasal dari debu, melainkan dari gunung es yang berasal dari Antartika Barat, terutama pada periode hangat antar-zaman es.

Para peneliti menilai temuan ini memperkuat bukti bahwa Lapisan Es Antartika Barat sangat sensitif terhadap kenaikan suhu global. Pada periode interglasial terakhir sekitar 130.000 tahun lalu, ketika suhu Bumi mendekati kondisi saat ini, wilayah tersebut diduga mengalami pencairan es dalam skala besar.

Jika pemanasan global terus berlanjut, kondisi serupa berpotensi terulang. Penyusutan es dapat mempercepat erosi batuan tua, sehingga pasokan zat besi ke laut semakin didominasi oleh bentuk kimia yang sulit dimanfaatkan organisme laut.

“Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak zat besi yang masuk ke laut, tetapi dalam bentuk kimia seperti apa zat besi tersebut,” kata salah satu penulis studi, Gisela Winckler dari Columbia Climate School.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa penurunan kemampuan laut dalam menyerap karbon dioksida ini dapat menjadi umpan balik negatif yang mempercepat krisis perubahan iklim di masa depan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempercepat dampak ekstrem pemanasan global terhadap lingkungan dan kehidupan manusia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rismon Bantah Tudingan Jusuf Kalla Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

    Rismon Bantah Tudingan Jusuf Kalla Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli digital forensik Rismon Sianipar membantah keras tudingan yang menyebut dirinya pernah menyatakan Jusuf Kalla sebagai pendana atau bohir dalam polemik dugaan ijazah palsu Joko Widodo. Melalui kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, Rismon menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan. Ia menyebut potongan video yang beredar luas di media sosial merupakan hasil manipulasi teknologi […]

  • Wisma Atlet Jadi Hunian ASN, TNI, dan Polri, Sewa Rp 1,2 Juta per Bulan

    Wisma Atlet Jadi Hunian ASN, TNI, dan Polri, Sewa Rp 1,2 Juta per Bulan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi mengubah fungsi Wisma Atlet Kemayoran menjadi hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyediaan hunian layak dan terjangkau di kawasan perkotaan. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan, setiap unit di Wisma Atlet memiliki fasilitas lengkap seperti dua kamar tidur, ruang keluarga, […]

  • Resep Bakso Sapi Enak dan Kenyal di Rumah, Lengkap dengan Kuah Kaldu Gurih

    Resep Bakso Sapi Enak dan Kenyal di Rumah, Lengkap dengan Kuah Kaldu Gurih

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bakso sapi merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang tak lekang oleh waktu. Cita rasa gurih dan kenyal dari daging sapi berpadu dengan kuah kaldu hangat membuat hidangan ini cocok disantap kapan saja. Tak hanya bisa dibeli di warung, bakso juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan sederhana dan hasil yang […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun, Cek Rinciannya di Sini

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun, Cek Rinciannya di Sini

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang akhir pekan, tren harga emas domestik terpantau kembali melandai mengikuti fluktuasi pasar global. Penurunan harga turut dialami tiga jenama emas yang diperjualbelikan di Pegadaian, yakni UBS, Antam dan Galeri24. Berdasarkan data terbaru dari laman Sahabat Pegadaian pada Jumat (17/4/2026), tiga produk logam mulia tersebut kompak turun masing-masing menjadi Rp2.918.000, Rp3.004.000, dan Rp2.886.000 […]

  • Ketegangan Amerika Serika dan Iran Biang Kerok Kenaikan Harga Minyak Dunia

    Ketegangan Amerika Serika dan Iran Biang Kerok Kenaikan Harga Minyak Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak pada Minggu (19/4/2026) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah mendorong kenaikan signifikan pada harga minyak mentah global. Mengutip laporan pasar, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik sekitar 7 persen menjadi 89,74 dolar […]

  • Aduh! Harga Emas Antam Merosot Rp16.0000 Hari Ini

    Aduh! Harga Emas Antam Merosot Rp16.0000 Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini merosot. Nilai harga jatuhnya lumayan besar yakni Rp 16.000 hingga menjadi Rp 2.348.000 per gram. Sementara, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,28 miliar. Sedangkan harga beli kembali atau buyback emas Antam juga terpangkas sebesar Rp 16.000 ke level Rp 2.209.000 per gram. […]

expand_less