Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur pada Selasa (30/1/2026) pagi. Pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir.

“Sebagai bentuk tanggung jawab apa yang terjadi dua hari ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal,” kata Iman di press room BEI, Jumat (30/1/2026).

Iman Rachman menyampaikan hal tersebut secara resmi tanpa sesi tanya jawab.

Keputusan tersebut diambil Iman dengan pertimbangan menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar. Iman juga berharap indeks yang pagi ini dibuka menguat dapat terus membaik dalam beberapa hari ke depan.

“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Iman memastikan seluruh proses administrasi dan dokumentasi akan berjalan sesuai ketentuan anggaran dasar. BEI juga akan segera menunjuk pelaksana tugas (PLT) Direktur Utama hingga terpilihnya pimpinan definitif.

“Nanti akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk Direktur Utama yang baru,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Iman menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemangku kepentingan selama masa kepemimpinannya yang berlangsung hampir empat tahun.

“Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan, cara-cara saya, mohon dimaafkan,” katanya.

Seperti diketahui, IHSG anjlok hingga 8% dalam dua hari berturut-turut, dan dua kali dilakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada Rabu (28/1/2026) dan Kamis (29/1/2026).

Amblesnya IHSG selama dua hari imbas terkena sentimen dari hasil pengumuman MSCI mengenai penilaian free float saham emiten Indonesia yang dipublikasikan pada Selasa (27/1/2026).

Sebelumnya, berdasarkan pengumuman MSCI ditetapkan sejumlah perubahan indeks review pada Februari 2026 mendatang.

Perubahan sementara untuk pasar Indonesia meliputi tiga hal, pertama, pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS).

Kedua, pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Ketiga, pembekuan perpindahan naik antar-indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.

MSCI menjelaskan, ketetapan ini dilakukan untuk mengurangi index turnover dan risiko kelayakan investasi (investability), sekaligus memberi waktu bagi otoritas pasar untuk menghadirkan perbaikan transparansi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah aturan batas minimal saham publik atau free float, yang semula 7,5% menjadi 15%.

“SRO akan menerbitkan aturan untuk free float minimal 15%,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar di Gedung BEI, Jakarta pada Kamis (29/1/2026).

Mahendra menjelaskan, aturan tersebut akan berlaku dalam waktu dekat dengan prinsip transparansi yang jelas bagi emiten, termasuk penetapan jangka waktu penyesuaian.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian menyiapkan skema pengamanan pergerakan puluhan ribu buruh menuju Jakarta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penandaan bus rombongan dengan stiker warna berdasarkan asal wilayah. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, koordinasi telah dilakukan bersama jajaran Polda Jawa […]

  • Dirjen Pajak: Coretax Jadi Fondasi Utama Pendapatan Negara

    Dirjen Pajak: Coretax Jadi Fondasi Utama Pendapatan Negara

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, menegaskan bahwa Sistem Inti Administrasi Perpajakan atau Coretax menjadi tulang punggung penerimaan negara, khususnya dari sektor pajak. Hal tersebut disampaikan Bimo seiring upaya pemerintah membenahi sistem perpajakan nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurut Bimo, sistem perpajakan di Indonesia menganut prinsip self assessment, di mana wajib pajak […]

  • QR Code Ganda BBM Subsidi Jadi Sorotan, FKDM Jambi Sebut Modus Lama yang Terus Berulang

    QR Code Ganda BBM Subsidi Jadi Sorotan, FKDM Jambi Sebut Modus Lama yang Terus Berulang

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Temuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terkait indikasi penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Jambi menuai perhatian dari berbagai pihak. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Jambi, Sigit Eko Yuwono, menilai dugaan penggunaan QR Code ganda, pemalsuan […]

  • Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini […]

  • Lahan Jambi Business Center Telah Inkracht di MA

    Lahan Jambi Business Center Telah Inkracht di MA

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sengketa lahan kawasan Jambi Business Center (eks Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jambi) kembali digugat di Pengadilan Negeri Jambi. Padahal faktanya, lahan seluas sekitar 7,6 hektare tersebut sudah diputuskan secara inkracht atau berkekuatan hukum tetap di Mahkamah Agung. Sebelumnya lahan kawasan Jambi Business Center (JBC) ini dimenangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Melalui […]

  • Bahlil Laporkan ke Prabowo: Target Lifting Minyak Nasional Lampaui 605.000 Barel per Hari

    Bahlil Laporkan ke Prabowo: Target Lifting Minyak Nasional Lampaui 605.000 Barel per Hari

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan capaian produksi atau lifting minyak nasional yang telah melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Bahlil menyampaikan laporan tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11/2025). “Target APBN kan 605.000 barel per hari, jadi sekarang sudah melampaui […]

expand_less