Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur pada Selasa (30/1/2026) pagi. Pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir.

“Sebagai bentuk tanggung jawab apa yang terjadi dua hari ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal,” kata Iman di press room BEI, Jumat (30/1/2026).

Iman Rachman menyampaikan hal tersebut secara resmi tanpa sesi tanya jawab.

Keputusan tersebut diambil Iman dengan pertimbangan menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar. Iman juga berharap indeks yang pagi ini dibuka menguat dapat terus membaik dalam beberapa hari ke depan.

“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Iman memastikan seluruh proses administrasi dan dokumentasi akan berjalan sesuai ketentuan anggaran dasar. BEI juga akan segera menunjuk pelaksana tugas (PLT) Direktur Utama hingga terpilihnya pimpinan definitif.

“Nanti akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk Direktur Utama yang baru,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Iman menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemangku kepentingan selama masa kepemimpinannya yang berlangsung hampir empat tahun.

“Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan, cara-cara saya, mohon dimaafkan,” katanya.

Seperti diketahui, IHSG anjlok hingga 8% dalam dua hari berturut-turut, dan dua kali dilakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada Rabu (28/1/2026) dan Kamis (29/1/2026).

Amblesnya IHSG selama dua hari imbas terkena sentimen dari hasil pengumuman MSCI mengenai penilaian free float saham emiten Indonesia yang dipublikasikan pada Selasa (27/1/2026).

Sebelumnya, berdasarkan pengumuman MSCI ditetapkan sejumlah perubahan indeks review pada Februari 2026 mendatang.

Perubahan sementara untuk pasar Indonesia meliputi tiga hal, pertama, pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS).

Kedua, pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Ketiga, pembekuan perpindahan naik antar-indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.

MSCI menjelaskan, ketetapan ini dilakukan untuk mengurangi index turnover dan risiko kelayakan investasi (investability), sekaligus memberi waktu bagi otoritas pasar untuk menghadirkan perbaikan transparansi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah aturan batas minimal saham publik atau free float, yang semula 7,5% menjadi 15%.

“SRO akan menerbitkan aturan untuk free float minimal 15%,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar di Gedung BEI, Jakarta pada Kamis (29/1/2026).

Mahendra menjelaskan, aturan tersebut akan berlaku dalam waktu dekat dengan prinsip transparansi yang jelas bagi emiten, termasuk penetapan jangka waktu penyesuaian.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Sementara UBS dan Galeri24 Tembus Rp2,4 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Sementara UBS dan Galeri24 Tembus Rp2,4 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di pasar domestik menunjukkan tren yang beragam pada akhir pekan ini. Emas Antam turun tipis Rp4.000 per gram, sementara emas UBS dan Galeri24 justru naik menembus Rp2,4 juta per gram di Pegadaian. Fluktuasi ini mencerminkan tingginya dinamika pasar logam mulia di tengah sentimen global yang tidak menentu, dari ketegangan geopolitik […]

  • IHSG Rebound ke Atas 8.100, Investor Diminta Cermat Hadapi Potensi Konsolidasi

    IHSG Rebound ke Atas 8.100, Investor Diminta Cermat Hadapi Potensi Konsolidasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat tertekan tajam pada akhir Januari 2026. Pada penutupan perdagangan Selasa (10/2/2026), IHSG menguat 1,24 persen ke level 8.131,74, melanjutkan penguatan sehari sebelumnya. Penguatan dua hari beruntun tersebut menandai fase technical rebound, meski pasar dinilai belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Secara keseluruhan, pergerakan […]

  • Harga Pertamax dan Pertamax Green Berpotensi Naik, Pertamina Patra Niaga Masih Evaluasi

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Berpotensi Naik, Pertamina Patra Niaga Masih Evaluasi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex pada 18 April 2026. Kenaikan ini memicu pertanyaan publik terkait kemungkinan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dalam waktu dekat. Hingga saat ini, harga Pertamax masih […]

  • OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

    OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab melalui pengembangan kerangka tokenisasi aset yang adaptif dan inklusif. Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam sambutannya pada hari kedua pelaksanaan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang diselenggarakan OJK berkolaborasi […]

  • Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp286 Triliun, Mayoritas Sektor Produksi

    Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp286 Triliun, Mayoritas Sektor Produksi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp238,7 triliun per 15 November 2025. Realisasi tersebut sudah 83% dari target penyaluran KUR tahun 2025 yang sebesar Rp286 triliun. Mayoritas penerima KUR berasal dari sektor produksi. Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah menargetkan 60% penyaluran KUR disalurkan untuk sektor […]

  • Meta PHK 8.000 Karyawan Akibat Biaya AI Membengkak

    Meta PHK 8.000 Karyawan Akibat Biaya AI Membengkak

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa teknologi Meta Platforms mengambil langkah drastis dengan memangkas sekitar 8.000 karyawan atau setara 10 persen dari total tenaga kerja. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas melonjaknya biaya pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin membebani keuangan perusahaan. Keputusan ini menegaskan tren baru di industri teknologi global, di mana investasi besar-besaran dalam infrastruktur […]

expand_less