Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus 1,5 Juta per Dolar AS

Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus 1,5 Juta per Dolar AS

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar mata uang Iran, rial, kembali tertekan dan jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Pada Kamis (29/1/2026), satu dolar Amerika Serikat (AS) tercatat setara dengan 1,5 juta rial, menandai krisis ekonomi yang kian memburuk di negara tersebut.

Berdasarkan data situs pemantau valuta asing Bonbast.com, nilai rial telah kehilangan sekitar 5 persen hanya dalam sebulan terakhir. Pelemahan ini terjadi di tengah gejolak sosial dan gelombang protes besar akibat tekanan ekonomi yang semakin berat.

Gubernur Bank Sentral Iran yang baru, Abdolnaser Hemmati, menanggapi singkat kondisi tersebut. Ia menyebut pergerakan nilai tukar sebagai bagian dari dinamika pasar.
“Pasar valuta asing mengikuti jalur alaminya,” ujar Hemmati.

Krisis nilai tukar ini memperparah kondisi ekonomi Iran yang sudah tertekan oleh inflasi tahunan hingga 60 persen dalam periode Desember 2025–Januari 2026, berdasarkan data Pusat Statistik Iran.

Ketidakstabilan ekonomi memicu aksi protes massal sejak akhir Desember 2025, yang bermula dari Grand Bazaar Teheran. Demonstrasi yang awalnya menuntut perbaikan ekonomi berkembang menjadi tuntutan perubahan politik. Aparat keamanan dilaporkan melakukan penindakan keras untuk meredam kerusuhan.

Di tengah tekanan tersebut, pemerintah Iran memperkenalkan kebijakan reformasi subsidi, dengan menghapus nilai tukar preferensial bagi importir dan menggantinya dengan bantuan tunai langsung kepada masyarakat.

Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammadreza Aref, menyebut kebijakan lama sarat korupsi dan tidak efektif menahan laju inflasi.
“Korupsi membuat sistem lama gagal melindungi daya beli rakyat,” kata Aref.

Situasi ekonomi Iran semakin tertekan setelah pemerintah memberlakukan pembatasan internet sejak 8 Januari 2026 dengan alasan keamanan nasional. Langkah ini berdampak besar pada sektor bisnis digital dan aktivitas perdagangan daring.

Anjloknya nilai rial, inflasi tinggi, serta tekanan sosial-politik menambah ketidakpastian ekonomi Iran di tengah ketegangan regional dan ancaman sanksi internasional yang terus membayangi.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 kompak turun di Pegadaian pada perdagangan Jumat, (13/3/2026). Produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 itu masing-masing melorot Rp31.000 dan Rp32.000. Kini harga emas UBS menjadi Rp3.082.000 dari sebelumnya dibanderol Rp3.113.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 berubah di angka Rp3.066.000 dari sebelumnya Rp3.098.000 per gram. […]

  • Rupiah Menguat Rp16.776 per Dolar AS, Naik 10 Poin

    Rupiah Menguat Rp16.776 per Dolar AS, Naik 10 Poin

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) meningkat pada Senin (2/2/2026) pagi. Dikutip dari Antara, rupiah bergerak menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.776 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.786 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,09% ke posisi 97,07. Selain rupiah, penguatan juga dialami oleh dolar Hong […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Insan Pers, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

    Wali Kota Jambi Maulana Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Insan Pers, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan insan pers Kota Jambi pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan media di bulan suci Ramadan. Acara buka puasa bersama tersebut diinisiasi […]

  • Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi-Cumi ke Vietnam Senilai Rp838 Juta, Bukti Potensi Laut Bumi Anoa

    Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi-Cumi ke Vietnam Senilai Rp838 Juta, Bukti Potensi Laut Bumi Anoa

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencatat capaian positif di sektor kelautan dengan mengekspor 11,7 ton cumi-cumi (Loligo sp) ke Vietnam, dengan nilai transaksi mencapai Rp838 juta. Wakil Gubernur Sultra Hugua mengatakan, ekspor ini merupakan bagian dari tren positif sektor kelautan yang terus tumbuh di wilayah Bumi Anoa. “Ekspor hari ini merupakan rangkaian […]

  • Prabowo Ingatkan Danantara Setor Rp800 Triliun ke Negara Tiap Tahun

    Prabowo Ingatkan Danantara Setor Rp800 Triliun ke Negara Tiap Tahun

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pimpinan Danantara Indonesia agar meningkatkan kinerja pengelolaan aset negara. Ia menegaskan lembaga pengelola investasi tersebut harus mampu memberikan pengembalian aset atau return on asset (RoA) yang lebih besar kepada negara. Menurut Prabowo, tingkat RoA Danantara saat ini masih berada di kisaran 5 persen, sementara standar perusahaan yang sehat seharusnya […]

expand_less