Minggu, 10 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar saham Indonesia mengalami guncangan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sejumlah perubahan indeks terkait kebijakan free float. Dampaknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam 7,34% pada perdagangan Rabu (28/1/2026) dan memicu kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 659,67 poin ke level 8.320,55. Kapitalisasi pasar pun menguap lebih dari Rp1.258 triliun hanya dalam satu hari. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp6,17 triliun, mencerminkan derasnya arus keluar dana global dari pasar saham domestik.

Keputusan MSCI tersebut mencakup pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF), Number of Shares (NOS), penambahan emiten baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta perpindahan saham antar segmen indeks. Langkah ini diambil untuk menekan risiko investability sambil menunggu perbaikan transparansi kepemilikan saham oleh otoritas pasar Indonesia.

MSCI memberi tenggat waktu hingga Mei 2026 bagi Indonesia untuk menunjukkan kemajuan signifikan. Jika tidak terpenuhi, Indonesia berisiko mengalami penurunan bobot di MSCI Emerging Markets Index atau bahkan direklasifikasi menjadi Frontier Market. Skenario ini dinilai dapat memicu forced selling dari dana pasif global.

Direktur Utama BEI Iman Rachman meminta investor tetap tenang dan menegaskan komitmen bursa untuk meningkatkan transparansi data kepemilikan saham. BEI berencana memperluas klasifikasi investor menjadi sembilan kategori, termasuk institusi global seperti asset manager, sovereign wealth fund, dan private equity.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian global. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 11.000, Ini Daftar Lengkapnya!

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 11.000, Ini Daftar Lengkapnya!

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian  kompak melemah pada perdagangan Jumat (9/1/2026)ini. Pelemahan harga emas Pegadaian ini untuk dua jenis produk Galeri24 dan UBS. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 dan UBS kompak mengalami penurunan Rp 11.000 per gram. ‎Harga jual emas Galeri24 turun menjadi Rp2.588.000 per gram dari awalnya Rp […]

  • Harga Emas Antam Terus Meningkat, Cek Disini!

    Harga Emas Antam Terus Meningkat, Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terus meningkat. Bila sebelumnya dibanderol Rp2.415.000, kini emas Antam menjadi Rp2.425.000 per gram mengalami kenaikan sebesar Rp10.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,26 juta, sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga menguat menjadi Rp2.286.000 per gram. Transaksi harga jual […]

  • IHSG Menguat ke Posisi 8.300, Terjaga Sentimen BI Rate Ditahan

    IHSG Menguat ke Posisi 8.300, Terjaga Sentimen BI Rate Ditahan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 26,14 poin atau 0,32 persen ke posisi 8.300,22 pada sesi pertama, Jumat (20/2/2026). IHSG hari ini menghijau di rentang 8.300 – 8.317. Daya tarik pasar saham tetap terjaga didorong kebijakan Bank Indonesia menahan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 4,75%. “IHSG hari ini, diprediksi […]

  • Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS memberikan dampak yang beragam terhadap pasar saham Indonesia. Di tengah tekanan mata uang, sejumlah sektor justru diuntungkan, sementara sektor lainnya menghadapi kenaikan biaya dan tekanan margin. Head of Research RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai prospek pasar saham Indonesia pada 2026 […]

  • Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam praktiknya, feng shui tidak hanya berbicara soal tata letak furnitur, tapi juga tentang benda-benda yang disimpan di rumah. Sejumlah ahli feng shui menyebut, ada beberapa barang rumah tangga yang tanpa disadari dapat menghambat aliran energi positif dan memicu rasa tidak nyaman. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini 7 benda yang sebaiknya […]

expand_less