Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuka perdagangan hari ini. Rupiah menanjak 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.722 per dolar AS.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuka perdagangan hari ini. Dikutip Antara, Senin (5/1/2026), rupiah menanjak 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.722 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.725 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terlihat naik 0,17% ke level 98,59. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut naik ke level tertinggi dalam tiga setengah pekan terhadap euro serta menyentuh posisi tertinggi dua pekan terhadap yen Jepang.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS pagi ini. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,27%, disusul won Korea yang melemah 0,24%, dan dolar Singapura melemah 0,15%.
Kemudian yen Jepang melemah 0,14%, peso Filipina melemah 0,04%, dan dolar Hong Kong melemah 0,001% terhadap dolar AS.
Sedangkan baht Thailand dan dolar Taiwan menguat terhadap dolar AS pagi ini dengan kenaikan masing-masing 0,16% dan 0,08%.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah melemah seiring penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS).
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, memicu kekhawatiran geopolitik yang menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang,” ucapnya.
Lukman menilai isu tidak akan terlalu lama dan signifikan menjadi sentimen yang melemahkan nilai tukar rupiah.
“Menurut saya, pasar paling tidak hanya bereaksi sesaat,” ujar dia.
Berdasarkan faktor tersebut, kurs rupiah diprediksi berkisar Rp16.650-Rp16.800 per dolar AS.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua

Saat ini belum ada komentar