Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Pakar Sebut Teknologi Baterai Mobil Listrik Belum Matang

Pakar Sebut Teknologi Baterai Mobil Listrik Belum Matang

  • account_circle -
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Perkembangan mobil listrik di Tanah Air dan global kian pesat, ditandai dengan semakin beragamnya model serta merek yang ditawarkan ke konsumen.

Meski demikian, di balik tren tersebut, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait teknologi baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik.

Dilansir Kompas.com, Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menilai bahwa teknologi baterai mobil listrik saat ini masih berada dalam fase pengembangan.

Menurutnya, inovasi yang ada belum bisa dikatakan mencapai titik kematangan seperti teknologi mesin pembakaran internal yang telah berkembang puluhan tahun.

Yannes mencontohkan bagaimana evolusi teknologi baterai berlangsung cukup cepat dalam beberapa tahun terakhir. Dia mengatakan, pada awal kemunculan mobil listrik modern, teknologi baterai yang digunakan masih relatif konvensional dan memiliki keterbatasan dari sisi efisiensi serta keselamatan.

“Waktu eranya baterai yang dipegang Tesla. Dia masih bicaranya baterai silinder biasa. Tiba-tiba BYD bikin yang blade (battery), yang lebih hemat space, lebih safe,” ujar Yannes, belum lama ini.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa arah pengembangan baterai mobil listrik masih sangat dinamis. Setiap produsen berlomba-lomba menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan daya jelajah, efisiensi ruang, hingga aspek keselamatan baterai.

Namun, menurut Yannes, kemajuan tersebut juga menegaskan bahwa teknologi baterai masih terus berevolusi dan belum mencapai bentuk final. Dia menilai, inovasi yang sebelumnya dianggap tidak mungkin justru bisa terwujud seiring peningkatan skala produksi dan riset yang berkelanjutan.

“Artinya teknologi terus berkembang, yang dulu juga enggak mungkin karena harganya terlalu mahal. Begitu scaling up, dengan skala massal, dengan R&D yang tangguh, jadi baterai blade. Makanya saya bilang teknologi baterai belum matang,” kata Yannes.

Banyak teknologi baterai yang dikembangkan saat ini, mulai Nickel Mangan Cobalt (NMC), Lithium Ferro Phosphate (LFP), Sodium-ion, hingga Solid-State. Namun, ke depannya, baterai LFP diprediksi akan menjadi baterai yang paling banyak digunakan pada mobil listrik.

Yannes menambahkan, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri otomotif.
Pada satu sisi, konsumen perlu memahami bahwa teknologi mobil listrik masih akan terus berubah. Sementara di sisi lain, produsen dan regulator dituntut untuk menyiapkan standar keselamatan serta edukasi yang sejalan dengan perkembangan teknologi tersebut.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

    Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha logistik dan kepelabuhanan meminta pemerintah pusat segera turun tangan menyikapi memburuknya layanan bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan nasional. Produktivitas yang rendah dan keterbatasan fasilitas dinilai memicu keterlambatan pengiriman serta meningkatkan biaya operasional. Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Trismawan Sanjaya mengatakan, keluhan datang dari hampir seluruh pelabuhan domestik, […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo 27 Maret 2026 Stabil, Cabe Rawit Hijau Turun 10 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo 27 Maret 2026 Stabil, Cabe Rawit Hijau Turun 10 Persen

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Jumat (27/3/2026). Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan. Meski demikian, terdapat satu komoditas yang mengalami penurunan cukup mencolok, yakni cabai rawit hijau yang turun sekitar 10 persen. Harga cabai rawit hijau […]

  • Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa produksi beras nasional tahun 2025 mencapai capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir yakni naik sebesar 4,1 juta ton dibandingkan 2024. “Kami laporkan kepada Bapak Presiden, sesuai data BPS, produksi beras nasional meningkat signifikan sebesar 4,1 juta ton. Ini capaian […]

  • Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Dikutip dari Antara, rupiah turun 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, terutama meningkatnya premi risiko global akibat ketegangan […]

  • Jaksel dan Jaktim Jadi Lokasi Uji Coba LPG 3 Kg Satu Harga

    Jaksel dan Jaktim Jadi Lokasi Uji Coba LPG 3 Kg Satu Harga

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan uji coba kebijakan LPG 3 kilogram (kg) satu harga mulai dilakukan tahun ini. Pada tahap awal, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur ditetapkan sebagai wilayah percontohan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari aturan LPG tepat sasaran […]

  • Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Wakil Presiden RI dua periode sekaligus pendiri Kalla Group, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan kemarahannya setelah lahan miliknya di kawasan Tanjung Bunga, Makassar diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). JK menegaskan bahwa lahan seluas 16,4 hektare di depan Trans Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, merupakan milik sah yang telah ia […]

expand_less