Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Pakar Sebut Teknologi Baterai Mobil Listrik Belum Matang

Pakar Sebut Teknologi Baterai Mobil Listrik Belum Matang

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perkembangan mobil listrik di Tanah Air dan global kian pesat, ditandai dengan semakin beragamnya model serta merek yang ditawarkan ke konsumen.

Meski demikian, di balik tren tersebut, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait teknologi baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik.

Dilansir Kompas.com, Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menilai bahwa teknologi baterai mobil listrik saat ini masih berada dalam fase pengembangan.

Menurutnya, inovasi yang ada belum bisa dikatakan mencapai titik kematangan seperti teknologi mesin pembakaran internal yang telah berkembang puluhan tahun.

Yannes mencontohkan bagaimana evolusi teknologi baterai berlangsung cukup cepat dalam beberapa tahun terakhir. Dia mengatakan, pada awal kemunculan mobil listrik modern, teknologi baterai yang digunakan masih relatif konvensional dan memiliki keterbatasan dari sisi efisiensi serta keselamatan.

“Waktu eranya baterai yang dipegang Tesla. Dia masih bicaranya baterai silinder biasa. Tiba-tiba BYD bikin yang blade (battery), yang lebih hemat space, lebih safe,” ujar Yannes, belum lama ini.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa arah pengembangan baterai mobil listrik masih sangat dinamis. Setiap produsen berlomba-lomba menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan daya jelajah, efisiensi ruang, hingga aspek keselamatan baterai.

Namun, menurut Yannes, kemajuan tersebut juga menegaskan bahwa teknologi baterai masih terus berevolusi dan belum mencapai bentuk final. Dia menilai, inovasi yang sebelumnya dianggap tidak mungkin justru bisa terwujud seiring peningkatan skala produksi dan riset yang berkelanjutan.

“Artinya teknologi terus berkembang, yang dulu juga enggak mungkin karena harganya terlalu mahal. Begitu scaling up, dengan skala massal, dengan R&D yang tangguh, jadi baterai blade. Makanya saya bilang teknologi baterai belum matang,” kata Yannes.

Banyak teknologi baterai yang dikembangkan saat ini, mulai Nickel Mangan Cobalt (NMC), Lithium Ferro Phosphate (LFP), Sodium-ion, hingga Solid-State. Namun, ke depannya, baterai LFP diprediksi akan menjadi baterai yang paling banyak digunakan pada mobil listrik.

Yannes menambahkan, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri otomotif.
Pada satu sisi, konsumen perlu memahami bahwa teknologi mobil listrik masih akan terus berubah. Sementara di sisi lain, produsen dan regulator dituntut untuk menyiapkan standar keselamatan serta edukasi yang sejalan dengan perkembangan teknologi tersebut.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Turun Rp53.000 Jadi Rp2,943 Juta per Gram pada 19 Maret 2026

    Harga Emas Antam Turun Rp53.000 Jadi Rp2,943 Juta per Gram pada 19 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan cukup tajam pada Kamis (19/3/2026). Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp53.000 menjadi Rp2.943.000 per gram dari sebelumnya Rp2.996.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) yang kini berada di level Rp2.665.000 per gram. Pergerakan […]

  • IHSG Rebound ke Atas 8.100, Investor Diminta Cermat Hadapi Potensi Konsolidasi

    IHSG Rebound ke Atas 8.100, Investor Diminta Cermat Hadapi Potensi Konsolidasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat tertekan tajam pada akhir Januari 2026. Pada penutupan perdagangan Selasa (10/2/2026), IHSG menguat 1,24 persen ke level 8.131,74, melanjutkan penguatan sehari sebelumnya. Penguatan dua hari beruntun tersebut menandai fase technical rebound, meski pasar dinilai belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Secara keseluruhan, pergerakan […]

  • Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kinerja positif. Hingga pertengahan November 2025, total penyaluran KUR telah mencapai Rp 238 triliun, atau setara 83 persen dari target tahunan sebesar Rp 286 triliun. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pencapaian ini menunjukkan […]

  • Tiga Daerah di Jambi Tembus UHC 2026, Kepesertaan JKN Lampaui 99 Persen

    Tiga Daerah di Jambi Tembus UHC 2026, Kepesertaan JKN Lampaui 99 Persen

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BPJS Kesehatan Cabang Jambi menyebut tiga daerah di Provinsi Jambi berhasil mencapai status Universal Health Coverage (UHC) dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Agusrianto, di Jambi, Rabu (28/1), mengatakan berdasarkan data per 1 […]

  • Menaker Yassierli: Daya Saing Rendah Jadi Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

    Menaker Yassierli: Daya Saing Rendah Jadi Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia bukan hanya disebabkan oleh pelemahan ekonomi global, tetapi juga oleh rendahnya daya saing tenaga kerja nasional. Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional yang digagas oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Asian Productivity Organization (APO) di Jakarta Pusat, […]

  • Emas Antam Ambles Rp20 Ribu! Harga per Gram Kini Rp2,819 Juta

    Emas Antam Ambles Rp20 Ribu! Harga per Gram Kini Rp2,819 Juta

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali terperosok pada perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026). Pelemahan harga emas tersebut membuat investor kembali mencermati arah pergerakan logam mulia di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi logam mulia, harga emas Antam merosot sebesar Rp20.000 per gram. Kini, harga emas berada di level […]

expand_less