Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat anggaran bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan data Kemenkeu, realisasi transfer ke daerah (TKD) hingga akhir November 2025 telah mencapai Rp 795,6 triliun atau setara 91,5 persen dari total pagu anggaran TKD tahun 2025. Namun, realisasi belanja pemerintah daerah baru mencapai Rp 922,5 triliun atau sekitar 65,3 persen dari pagu APBD.

“Belanja Pemda seharusnya bisa lebih tinggi lagi. Realisasi belanja Rp 922,5 triliun itu baru 65,3 persen dari pagu. Kami berharap belanja daerah bisa dipercepat di bulan Desember agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Suahasil.

Ia menjelaskan, meski pemerintah daerah telah menunjukkan upaya percepatan belanja, langkah tersebut masih perlu terus didorong. Pada November 2025, belanja Pemda tercatat sebesar Rp 114 triliun, lebih tinggi dibandingkan penyaluran TKD pada bulan yang sama yang mencapai Rp 82 triliun.

“Selama November saja, Pemda telah belanja Rp 114 triliun. Ini memang lebih besar dibandingkan transfer ke daerah pada bulan yang sama,” kata Suahasil.

Kemenkeu menilai percepatan belanja daerah menjadi kunci agar anggaran yang telah dialokasikan tidak mengendap terlalu lama di perbankan dan dapat segera menggerakkan perekonomian daerah, terutama menjelang tutup tahun anggaran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembobolan Lewat BI Fast, OJK Akui Kompleksitas dan Sulit Ditangani Play Button

    Pembobolan Lewat BI Fast, OJK Akui Kompleksitas dan Sulit Ditangani

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kasus pembobolan perbankan melalui BI Fast menjadi kekhawatiran tersendiri. Terlebih peristiwa ini diduga dilakukan oleh jaringan yang terorganisir. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan keyakinan itu, Senin (15/12). Ia mengatakan kasus penipuan dan serangan siber di sektor keuangan saat ini merupakan persoalan yang semakin kompleks dan sulit ditangani. Dilansir Kompas.com, […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Tinjau Lokasi Kebakaran di Solok Sipin

    Wali Kota Jambi Maulana Tinjau Lokasi Kebakaran di Solok Sipin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2, RT 20, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (4/3/2026). Wali Kota Jambi Maulana turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban yang terdampak musibah tersebut. Berdasarkan data […]

  • Garuda Indonesia Tambah Modal Rp30,4 Triliun, Ekuitas Berbalik Positif Usai PMTHMETD

    Garuda Indonesia Tambah Modal Rp30,4 Triliun, Ekuitas Berbalik Positif Usai PMTHMETD

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali melakukan langkah besar dalam upaya pemulihan keuangannya. Setelah bertahun-tahun bergulat dengan kerugian dan ekuitas negatif, Garuda bersiap melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) senilai sekitar USD 1,84 miliar atau setara Rp30,4 triliun (asumsi kurs Rp16.569 per dolar AS). Langkah […]

  • 52 Persen Tenaga Kerja RI Lulusan SD

    52 Persen Tenaga Kerja RI Lulusan SD

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025, jumlah tenaga kerja Indonesia mencapai 147,91 juta orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas 52% merupakan lulusan SD dan SMP. Rinciannya, 34,63% pekerja lulusan SD ke bawah dan 17,31% lulusan SMP. Kepala BPS, Amalia Adhininggar Widyasanti, menyatakan proporsi pekerja lulusan SD sedikit menurun dibanding Agustus 2025, sementara […]

  • Harga Perak Antam Naik Rp200 Jadi Rp 27.664 per Gram

    Harga Perak Antam Naik Rp200 Jadi Rp 27.664 per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Rabu (12/11/2025) ini. Harganya naik sebesar Rp 200 menjadi Rp 27.664 per gram. Adanya kenaikan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram kini dipatok sebesar Rp 8.200.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 9.102.000. […]

  • Kota Jambi Terima Penghargaan Kemenkum RI atas Pembentukan 68 Pos Bantuan Hukum di Kelurahan

    Kota Jambi Terima Penghargaan Kemenkum RI atas Pembentukan 68 Pos Bantuan Hukum di Kelurahan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi, Maulana, menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia atas dedikasi dan dukungan dalam pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di 68 kelurahan di Kota Jambi. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peresmian 1.585 Pos Bantuan Hukum yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Jambi. Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri […]

expand_less