Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat anggaran bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan data Kemenkeu, realisasi transfer ke daerah (TKD) hingga akhir November 2025 telah mencapai Rp 795,6 triliun atau setara 91,5 persen dari total pagu anggaran TKD tahun 2025. Namun, realisasi belanja pemerintah daerah baru mencapai Rp 922,5 triliun atau sekitar 65,3 persen dari pagu APBD.

“Belanja Pemda seharusnya bisa lebih tinggi lagi. Realisasi belanja Rp 922,5 triliun itu baru 65,3 persen dari pagu. Kami berharap belanja daerah bisa dipercepat di bulan Desember agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Suahasil.

Ia menjelaskan, meski pemerintah daerah telah menunjukkan upaya percepatan belanja, langkah tersebut masih perlu terus didorong. Pada November 2025, belanja Pemda tercatat sebesar Rp 114 triliun, lebih tinggi dibandingkan penyaluran TKD pada bulan yang sama yang mencapai Rp 82 triliun.

“Selama November saja, Pemda telah belanja Rp 114 triliun. Ini memang lebih besar dibandingkan transfer ke daerah pada bulan yang sama,” kata Suahasil.

Kemenkeu menilai percepatan belanja daerah menjadi kunci agar anggaran yang telah dialokasikan tidak mengendap terlalu lama di perbankan dan dapat segera menggerakkan perekonomian daerah, terutama menjelang tutup tahun anggaran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI-Fast Jadi Layanan Pembayaran Termurah dan Tercepat di Dunia

    BI-Fast Jadi Layanan Pembayaran Termurah dan Tercepat di Dunia

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut layanan BI-Fast kini menjadi salah satu sistem pembayaran tercepat dan termurah di dunia. Saat ini, tarif transaksi BI-Fast hanya Rp2.500 per transaksi dengan batas maksimal transfer Rp500.000 per sekali transaksi. Perry menegaskan, biaya tersebut sangat kompetitif dibandingkan standar global. “Rp2.500 itu kalau dikonversi ke dolar, hanya […]

  • 10 Pecatur India Terbaik Sepanjang Masa, Viswanathan Anand Tetap di Puncak

    10 Pecatur India Terbaik Sepanjang Masa, Viswanathan Anand Tetap di Puncak

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – India terus menegaskan dominasinya dalam dunia catur. Dari era legenda hingga munculnya talenta muda, negara ini melahirkan deretan grandmaster yang konsisten bersaing di level tertinggi dunia. Nama Viswanathan Anand tetap menjadi tolok ukur. Ia menjadi pecatur India pertama yang meraih gelar juara dunia dan membuka jalan bagi generasi berikutnya. Prestasinya tak hanya mengangkat […]

  • Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya. Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

  • Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata. Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai. “Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan […]

  • Duel Sengit! Buru Status Juara Grup

    Duel Sengit! Buru Status Juara Grup

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kanada tinggal selangkah lagi menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk The Canucks itu berpeluang besar untuk pertama kalinya melaju ke fase gugur, dengan syarat sederhana: tidak kalah dengan selisih gol yang mencolok pada laga terakhir. Laga penentuan akan mempertemukan Swiss kontra Kanada pada matchday pamungkas Grup B. Duel panas tersebut dijadwalkan […]

expand_less