Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak pekan lalu dipastikan memberi tekanan berat terhadap perekonomian nasional pada kuartal IV 2025. Sekitar 50 kabupaten/kota terdampak parah, dengan ribuan rumah rusak dan aktivitas ekonomi lumpuh total.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (2/12) mencatat 712 orang meninggal dunia dan 507 orang masih hilang. Korban jiwa tersebar di Aceh sebanyak 218 orang, Sumut 301 orang, dan Sumbar 193 orang. Lembaga riset Celios memperkirakan kerugian ekonomi mencapai Rp68,67 triliun akibat hancurnya properti, infrastruktur, dan terhentinya rantai produksi.

Ekonom INDEF M. Rizal Taufikurahman menyebut bencana besar di tiga provinsi Sumatra ini membuat target optimistis pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 5,6–5,7 persen pada kuartal IV 2025 menjadi sulit tercapai.

“Aktivitas produksi terhenti, mobilitas logistik terputus, dan pendapatan rumah tangga anjlok,” ujarnya.

Meski demikian, Rizal menilai dampaknya bersifat gangguan sementara dan tidak mengubah arah fundamental ekonomi RI. Namun, ia menegaskan kecepatan respons pemerintah menjadi faktor penentu tingkat koreksi pertumbuhan.

Ekonom Bright Institute Muhammad Andri Perdana memperkirakan bencana ini berpotensi menghilangkan 0,6 persen pertumbuhan ekonomi riil pada kuartal IV 2025. Andri mengingatkan bahwa PDB tidak bisa mencerminkan nilai kerusakan bangunan atau aset yang sebelumnya dihitung sebagai pertumbuhan ekonomi.

“Angka pertumbuhan bisa terlihat aman, padahal dampak kemanusiaan dan ekonomi jangka panjangnya jauh lebih besar,” tegasnya.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi menegaskan pemerintah harus berani menyesuaikan proyeksi ekonomi dan memprioritaskan:

  • percepatan belanja rekonstruksi,
  • program padat karya,
  • bantuan tunai terarah,
  • pelonggaran defisit anggaran.

Ia juga menekankan perlunya koordinasi erat dengan Bank Indonesia agar likuiditas terjaga, serta restrukturisasi kredit untuk warga terdampak. Para ekonom sepakat bahwa bencana tahun ini harus menjadi momentum perbaikan tata ruang dan penataan ulang wilayah hulu. Rekonstruksi juga harus memakai standar ketahanan bencana agar tidak mengulang siklus kerusakan yang sama.

Syafruddin menekankan bahwa korban bencana memerlukan lebih dari sekadar bantuan logistik.

“Mereka butuh dukungan modal kerja, restrukturisasi kredit, dan bantuan tunai bersyarat agar dapat kembali produktif,” ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran BNPB masih tersedia sekitar Rp500 miliar. Pemerintah juga siap menambah dana melalui skema Anggaran Belanja Tambahan jika dibutuhkan.

“Kalau BNPB butuh, kita proses. Dana darurat ada,” tutur Purbaya.

Sebelum bencana terjadi, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,6–5,7 persen pada kuartal IV 2025, ditopang berbagai stimulus termasuk BLT Kesra untuk 35 juta keluarga.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Pabrik Pintar Canggih Beroperasi di China

    Ribuan Pabrik Pintar Canggih Beroperasi di China

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – China telah membangun lebih dari 7.000 pabrik pintar canggih dan kini menjadi basis aplikasi manufaktur cerdas terbesar di dunia. Data itu diumumkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China pada Kamis (27/11/2025). Dilansir Antara, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China Xin Guobin mengungkap data itu dalam pidatonya di Konferensi Manufaktur Cerdas Dunia (World […]

  • OJK Jambi Pantau Penyelesaian Gangguan ATM dan Mobile Banking Bank Jambi

    OJK Jambi Pantau Penyelesaian Gangguan ATM dan Mobile Banking Bank Jambi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) terus memantau tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) dalam menyelesaikan permasalahan anomali transaksi, yang timbul akibat gangguan sistem pada layanan ATM dan mobile banking Bank Jambi yang terjadi pada 22 Februari 2026. Sehubungan dengan permasalahan tersebut di atas, OJK Jambi telah melakukan […]

  • 10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

    10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyakit jantung kerap datang tanpa gejala yang jelas. Banyak penderita baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap serius. Padahal, tanda-tanda awal sebenarnya sering muncul, tetapi kerap diabaikan atau disalahartikan sebagai keluhan ringan. Berdasarkan informasi dari Siloam Hospitals, mengenali gejala awal penyakit jantung sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya. Salah satu gejala […]

  • Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama kepemimpinannya dengan langkah besar di sektor keuangan rakyat: penghapusan kredit macet senilai Rp2,4 triliun untuk 67.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini mencakup sektor pertanian, […]

  • MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United terus memperkuat sektor penjaga gawang menjelang musim 2026. Setelah performa gemilang Senne Lammens membuat klub menghentikan pengejaran terhadap Mike Maignan, kini Setan Merah mengalihkan radar mereka pada kiper muda penuh potensi, Melker Ellborg dari klub raksasa Swedia, Malmo FF. Langkah MU membidik Ellborg menandai strategi baru yang lebih fokus pada regenerasi […]

  • Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

    Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) menghadapi penurunan signifikan pada produksi tembaga dan emas sepanjang 2025 akibat dua insiden besar di fasilitas smelter Gresik dan tambang Grasberg Block Cave. Meski demikian, setoran kepada negara diperkirakan tetap meningkat seiring lonjakan harga emas dan tembaga di pasar global. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan volume penjualan tembaga […]

expand_less