Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar yang melanda Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Sebelum bencana terjadi, daerah ini dikenal sebagai pintu masuk lintas darat menuju Provinsi Aceh serta memiliki kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove terbesar di Aceh.

Secara geografis, Aceh Tamiang berada pada koordinat 03°53’18,81”–04°32’56,76” LU dan 97°43’41,51”–98°14’45,41” BT. Wilayah ini terbentang di bagian timur Aceh dan berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. Berdasarkan Permendagri Nomor 39 Tahun 2015, luas wilayah Aceh Tamiang tercatat 1.956,72 kilometer persegi. Namun, hasil digitasi spasial dalam Qanun RTRW 2012–2032 menetapkan luas wilayah sebenarnya mencapai 2.216,16 kilometer persegi.

Aceh Tamiang resmi menjadi daerah administratif definitif melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002.

Batas Wilayah Aceh Tamiang

  • Utara: Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, dan Selat Malaka
  • Timur: Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
  • Selatan: Kabupaten Langkat dan Kecamatan Pinding, Gayo Lues
  • Barat: Kecamatan Serba Jadi dan Bireum Bayeum, Aceh Timur

Letaknya yang berada di jalur Medan–Banda Aceh membuat Aceh Tamiang menjadi wilayah penting bagi aktivitas transportasi dan logistik di pesisir timur Sumatra.

Hamparan mangrove di kawasan ini menjadi ekosistem pesisir paling luas di Aceh, disusul Kota Langsa dan Aceh Timur.

  • Udang windu (Penaeus monodon)
  • Tuntong laut (Batagur borneoensis)
  • Penyu hijau (Chelonia mydas)

Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 77/Kepmen-KP/2020, wilayah ini ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Taman Pesisir Aceh Tamiang seluas 2.750,71 hektare, mencakup:

  • Zona inti: 312,51 ha
  • Zona pemanfaatan terbatas: 2.406,36 ha
  • Subzona pariwisata: 60,7 ha
  • Subzona perikanan tradisional: 2.345,66 ha

Hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan sebagian besar wilayah Aceh Tamiang terendam. Infrastruktur vital seperti jalan nasional, jembatan, dan permukiman warga mengalami kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan lebih dari 90 persen wilayah sempat terdampak banjir, sementara akses jalur darat Medan–Aceh sempat terputus.

Pemerintah pusat mengerahkan pesawat Hercules, helikopter, alat berat, serta distribusi logistik melalui udara, darat, dan laut. Beberapa bantuan diterjunkan menggunakan metode bundle drop di lokasi yang terisolasi. Hingga Rabu (3/12/2025), proses evakuasi dan penyaluran bantuan masih dilakukan di sejumlah kecamatan yang terendam hingga lebih dari dua meter.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham DADA Resmi Keluar dari Papan Pemantauan Khusus, Melonjak 2.150% Sepanjang Tahun

    Saham DADA Resmi Keluar dari Papan Pemantauan Khusus, Melonjak 2.150% Sepanjang Tahun

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) resmi keluar dari papan pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA) per Jumat (10/10/2025). Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Teuku Fahmi Ariandar, mengatakan setelah keluar dari FCA, saham DADA kini dipindahkan ke papan pengembangan. “Pemindahan ini dilakukan karena saham DADA […]

  • Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

    Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persoalan utang proyek ambisius, Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus digodok. Terbaru, Danantara yang disebut Menkeu Purbaya yang bertanggungjawab atas utang tersebut, menyampaikan skema pelunasan utang. Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan P Roeslani mengatakan pihaknya melakukan evaluasi mengenai hal itu secara menyeluruh. “Evaluasi ini akan segera kami finalisasi, setelah itu kami akan […]

  • Salurkan 142.743 Unit Rumah KPR, BTN Kuasai 81,8% FLPP Nasional

    Salurkan 142.743 Unit Rumah KPR, BTN Kuasai 81,8% FLPP Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menyalurkan 142.743 unit KPR Sejahtera FLPP atau setara 81,8% dari total nasional sebanyak 188.434 unit. Capaian tersebut membuktikan peran strategis BTN dalam menopang program pemerintah di sektor perumahan rakyat. Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengatakan keberhasilan program KPR subsidi tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah. […]

  • Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Prabowo Hadiri Penandatanganan di Kuala Lumpur

    Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Prabowo Hadiri Penandatanganan di Kuala Lumpur

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin negara Asia Tenggara secara resmi menandatangani Declaration on the Admission of Timor-Leste into ASEAN atau Deklarasi Penerimaan Timor Leste ke dalam ASEAN, pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10). Penandatanganan deklarasi tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya Timor […]

  • Menteri ATR/BPN Soroti Penerima TORA yang Banyak Salah Sasaran

    Menteri ATR/BPN Soroti Penerima TORA yang Banyak Salah Sasaran

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sejumlah persoalan yang masih muncul dalam pelaksanaan Reforma Agraria. Salah satunya ketidaktepatan sasaran subjek Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Padahal, aturan sudah jelas bahwa penerima TORA harus memenuhi kriteria prioritas, antara lain warga yang tinggal di sekitar objek tanah. Kemudian, masyarakat […]

  • IHSG Dibuka Naik ke Level 8.577, 304 Saham Menguat

    IHSG Dibuka Naik ke Level 8.577, 304 Saham Menguat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). IHSG hari ini bergerak menghijau pada rentang 8.564-8.584. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 8.577,60. Tercatat 304 saham menguat, 99 saham melemah, dan 241 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar berada di posisi Rp15.717 triliun. Saham PT Bank […]

expand_less