Kamis, 30 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investasi Migas RI Diproyeksikan Capai Rp266 Triliun pada 2026

Investasi Migas RI Diproyeksikan Capai Rp266 Triliun pada 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025

JAMBISNIS.COM –  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi hulu migas pada 2026 mencapai 16 miliar dollar AS atau sekitar Rp266 triliun. Proyeksi tersebut diharapkan didorong oleh konsorsium perusahaan lama serta masuknya sejumlah investor baru.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menuturkan, minat investor asing terhadap proyek migas Indonesia terus menguat. Sejumlah perusahaan dari Vietnam, Inggris, hingga Taiwan telah menyampaikan ketertarikan. “Untuk 2026, investasinya diperkirakan tetap di kisaran 16 miliar dollar AS,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Dukungan Bisnis SKK Migas 2025 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (3/12).

Untuk mengejar target produksi minyak 900.000 barel per hari (bph) pada 2029 dan 1 juta bph pada 2030, Djoko menegaskan perlunya percepatan road map kebutuhan industri, mulai dari seismik, rig pengeboran, casing, tubing, hingga perizinan dan logistik. Tanpa dukungan rantai pasok yang kuat, target produksi diyakini sulit dicapai.

Dari sisi eksplorasi, tim Satgas Percepatan Peningkatan Produksi Migas mencatat perkembangan positif. Setelah mempromosikan Indonesia’s Oil and Gas Exploration 2025 di London, minat 30 investor besar berhasil dijaring, termasuk BP, Shell, Equinor, dan EnQuest Plc. Perusahaan asal Inggris Upland Resources Ltd bahkan mengajukan minat untuk tiga blok migas.

Perusahaan migas Taiwan, CPC Corporation, serta sejumlah pemain eksisting seperti Eni, BP, dan Pertamina Hulu Energi, juga menyatakan ketertarikan membuka kerja sama di wilayah baru.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menambahkan, pembiayaan menjadi kunci percepatan eksplorasi. Ia mendorong perbankan nasional, termasuk Himbara, untuk berperan lebih besar. Contoh dukungan perbankan yakni pembiayaan penuh oleh Bank BNI untuk proyek Lapangan Gas Mako di Blok Duyung, Natuna.

“Harapannya, perbankan bisa melihat potensi bisnis migas dan memperkuat ekosistem industrinya,” kata Yuliot. Ia memastikan perbankan nasional dapat menjadi mitra strategis bagi vendor maupun operator migas.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investor asing masih bersikap hati-hati atau wait and see untuk kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia menjelang akhir tahun 2025. Ketidakpastian global dan sejumlah faktor domestik menjadi alasan utama investor menunda langkahnya, terutama di pasar obligasi. Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan bahwa sejak September 2025, tren aliran modal asing […]

  • Lalai Tangani Krisis Iklim, Warga Jepang Gugat Pemerintah Pusat

    Lalai Tangani Krisis Iklim, Warga Jepang Gugat Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan warga Jepang secara kolektif mengajukan gugatan terhadap pemerintah pusat pada Kamis (18/12/2025), menuntut ganti rugi atas kelalaian inkonstitusional dalam menangani perubahan iklim. Gugatan ini menjadi kasus pertama di Jepang yang secara langsung menuntut ganti rugi dari negara atas kegagalan kebijakan iklim. Gugatan penting ini mengkritik keras perjuangan Jepang yang dianggap tidak memadai, […]

  • Konflik di Timteng masih Pengaruhi Rupiah: Melemah!

    Konflik di Timteng masih Pengaruhi Rupiah: Melemah!

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih melemah. Pada perdagangan Senin, (16/3/2026), rupiah dibuka terkoreksi 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.970 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.958 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu kekhawatiran defisit anggaran yang berpotensi melebar serta meningkatnya risiko geopolitik global menjelang periode libur panjang Idulfitri. Sementara itu, […]

  • November 2025, BI Sebut Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 150,1 Miliar

    November 2025, BI Sebut Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 150,1 Miliar

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 150,1 miliar. Angka ini naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 149,9 miliar pada Oktober 2025. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan cadangan devisa terutama berasal dari penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Merah Kecil Anjlok 20 Persen

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Merah Kecil Anjlok 20 Persen

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin (12/1/2026). Penurunan harga hanya terjadi pada beberapa jenis cabai, sementara beras, daging, minyak goreng, telur, hingga bawang masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar tercatat sebesar […]

  • Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beruntun naik, kini harga emas Antam anjlok. Harga emas Antam jatuh sebesar Rp13.000 menjadi Rp2.412.000 per gram pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Harga beli kembali (buyback) emas Antam pun ikut terpangkas menjadi Rp 2.273.000 per gram. Kini harga emas Antam yang termurah dibanderol Rp1.256.000, Sedangkan paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Transaksi harga […]

expand_less