Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pemerintah Serap Rp25 Triliun dari Lelang SUN Pekan Ini

Pemerintah Serap Rp25 Triliun dari Lelang SUN Pekan Ini

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menyerap dana senilai Rp25 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) pada 2 Desember 2025. Dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penerimaan masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp69,64 triliun.

Serapan terbesar berasal dari seri FR0106 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp5,5 triliun dari penawaran masuk Rp7,19 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,45991 persen dengan jatuh tempo 15 Agustus 2040.

Serapan berikutnya berasal dari seri FR0102 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp4,15 triliun dari penawaran masuk Rp6,73 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,74988 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2054.

Selanjutnya, pemerintah menyerap dana sebesar Rp3,85 triliun dari FR0107 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp7,71 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,54987 persen dengan jatuh tempo 15 Agustus 2045.

Dari seri FR0105 (pembukaan kembali), dimenangkan dana sebesar Rp3,25 triliun dari penawaran masuk Rp5,41 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,77971 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2064.

Kemudian, pemerintah menyerap dana sebesar Rp2 triliun dari tiga seri, yakni SPN01260103 (penerbitan baru), SPN12261203 (penerbitan baru), dan FR0108 (pembukaan kembali). Seri SPN01260103 menerima penawaran masuk sebesar Rp2,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 4,55000 persen dan jatuh tempo 3 Januari 2026.

Seri SPN12261203 menerima penawaran masuk Rp4,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,00000 persen dan jatuh tempo 3 Desember 2026. Sedangkan, seri FR0108 menerima penawaran masuk senilai Rp16,14 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,23928 persen dengan jatuh tempo 15 April 2036.

Serapan selanjutnya yaitu seri FR0109 (pembukaan kembali) yang dimenangkan senilai Rp1,25 triliun dengan penawaran masuk tertinggi sebesar Rp17,41 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 5,71000 persen dengan jatuh tempo 15 Maret 2031.

Terakhir, pemerintah menyerap dana senilai Rp1 triliun dari seri SPN12260305 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp1,35 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,70000 persen dengan jatuh tempo 5 Maret 2026.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Antara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat sebanyak 122 juta bidang tanah telah bersertifikat dari total sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia. Pemerintah kini mengejar penyelesaian sertifikasi terhadap sisa sekitar 4 juta bidang tanah. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan percepatan sertifikasi merupakan proses yang berjalan secara alami […]

  • SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

    SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi setelah sempat menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite akibat temuan bahan bakar yang diduga bercampur air. Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan pembukaan kembali layanan […]

  • Pemerintah Bakal Beri Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatra

    Pemerintah Bakal Beri Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatra

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana memberikan diskon tarif listrik bagi masyarakat di sejumlah daerah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Kebijakan tersebut tengah dikaji oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu pemulihan pascabencana. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan rencana pemberian potongan […]

  • Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

    Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai pentingnya memperluas sumber investasi di ASEAN agar kawasan tidak terlalu bergantung pada Singapura sebagai pusat investasi utama. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kemandirian ekonomi regional di tengah ketidakpastian global. “Kalau bicara investasi intra-ASEAN, Singapura itu nomor satu sebagai negara asal […]

  • DJP: 14,4 Juta Wajib Pajak Aktivasi Coretax, 4 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan

    DJP: 14,4 Juta Wajib Pajak Aktivasi Coretax, 4 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan realisasi penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 telah mencapai lebih dari 4 juta laporan hingga 25 Februari 2026. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menyampaikan bahwa per 25 Februari 2026 pukul 08.07 WIB, jumlah SPT Tahunan PPh yang masuk […]

  • BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

    BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat penyaluran restrukturisasi kredit bagi debitur terdampak bencana di wilayah Sumatra mencapai Rp 530 miliar hingga Rp 550 miliar. Langkah ini menjadi bentuk respons cepat perseroan dalam menjaga kualitas kredit di tengah kondisi darurat akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah. Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, […]

expand_less