Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 1 Des 2025
- comment 0 komentar

Foto udara kawasan terdampak banjir bandang di Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar.
JAMBISNIS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 442 korban meninggal dunia dan 402 warga masih hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (1/12/2025). Pemerintah mempercepat penanganan darurat, mulai dari pencarian korban, evakuasi warga, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan bahwa penanganan bencana dilakukan secara terpadu oleh BNPB, TNI–Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah. “Total korban meninggal dunia 442 orang. Sementara itu, total korban hilang di tiga provinsi mencapai 402 jiwa,” ujar Suharyanto.
Sumatra Utara: 217 Meninggal, 209 Hilang
BNPB mencatat 217 korban meninggal dunia di Sumatra Utara setelah tim SAR gabungan menemukan sejumlah korban yang sebelumnya hilang. Para korban tersebar di:
- Tapanuli Tengah
- Tapanuli Selatan
- Kota Sibolga
- Tapanuli Utara
- Humbang Hasundutan
- Pakpak Barat
- Kota Padang Sidempuan
- Deli Serdang
- Nias
Sebanyak 209 warga masih dinyatakan hilang. Jumlah pengungsi juga meningkat, di antaranya:
- 3.600 jiwa di Tapanuli Utara
- 1.659 jiwa di Tapanuli Tengah
- 4.661 jiwa di Tapanuli Selatan
- 4.456 jiwa di Sibolga
- 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan
- 1.378 jiwa di Mandailing Natal
Akses menuju beberapa titik masih terputus akibat longsor dan kerusakan jalan.
Aceh: 96 Meninggal, 75 Hilang, 62.000 KK Mengungsi
Di Aceh, total 96 warga meninggal dan 75 orang hilang. Korban tersebar di 11 kabupaten/kota, termasuk Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Subulussalam, Gayo Lues, dan Nagan Raya.
BNPB mencatat sekitar 62.000 kepala keluarga mengungsi. Pemerintah telah menerjunkan helikopter, perahu karet, logistik, dan mengaktifkan konektivitas Starlink untuk wilayah yang terisolasi.
Sumatra Barat: 129 Meninggal, 118 Hilang, 77.918 Mengungsi
Di Sumbar, 129 warga meninggal, 118 hilang, dan 16 orang luka-luka. Pengungsi mencapai 77.918 jiwa yang tersebar di 10 kabupaten/kota, termasuk Agam, Padang, Padang Panjang, Tanah Datar, Solok, Pasaman, dan Pesisir Selatan.
Sejumlah akses vital seperti Padang Panjang–Sicincin dan jalur penghubung ke Pasaman Barat mengalami kerusakan berat.
Prabowo Tinjau Lokasi Bencana
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Sumatra Utara pada Senin (1/12/2025) pagi untuk meninjau langsung kondisi bencana. Prabowo berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh langkah darurat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Prabowo juga mengecek kondisi infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, telekomunikasi, air bersih, hingga layanan kesehatan.
Pemerintah telah menyiapkan langkah pemulihan awal, termasuk perbaikan jembatan, normalisasi jalur lumpuh, suplai BBM, dan distribusi logistik ke desa-desa terisolasi.
Bantuan Mulai Mengalir
Selain pemerintah pusat, DPR RI turut mengirim bantuan logistik melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Bantuan tahap pertama menyasar Tapanuli Tengah berupa mi instan cup, selimut, sarung, biskuit, dan kebutuhan dasar lainnya. BNPB mengerahkan 11 helikopter dan 4 pesawat untuk mempercepat distribusi bantuan ke titik terdampak yang sulit diakses jalur darat.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar