Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PLN Teken Kesepakatan Raksasa, RI-Norwegia Mulai Perdagangan Karbon Terbesar Dunia

PLN Teken Kesepakatan Raksasa, RI-Norwegia Mulai Perdagangan Karbon Terbesar Dunia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indonesia kembali mencuri perhatian dunia setelah PT PLN (Persero) resmi menandatangani Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme bersama Global Green Growth Institute (GGGI). Kesepakatan ini dilakukan di Paviliun Indonesia pada ajang Conference of the Parties (COP30) di Belém, Brazil, Kamis (13/11/2025).

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari bilateral agreement Indonesia–Norwegia, yang diklaim sebagai salah satu transaksi karbon terbesar di bawah mekanisme Article 6 Paris Agreement, dengan potensi pengurangan emisi hingga 12 juta ton CO₂e.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa langkah ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam memimpin perdagangan karbon dunia.

“Hari ini kita mencapai titik penting yang menentukan capaian berikutnya dalam kerja sama Indonesia-Norwegia, serta menunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu menjadi pemimpin dalam implementasi perdagangan karbon melalui skema Article 6 Paris Agreement,” kata Hanif dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11/2025).

Hanif menjelaskan bahwa selama ini kerja sama bilateral lebih banyak fokus pada Nature-Based Solutions (NBS) dengan skema Result-Based Contribution (RBC). Kini Indonesia memperluas perannya pada perdagangan karbon technology-based solutions yang memberikan dampak lebih luas pada pengurangan emisi.

“Tonggak ini menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi pemimpin global, sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat energi terbarukan melalui perdagangan karbon multisektor yang terbukti efektif mendukung pencapaian target perubahan iklim global,” tambahnya.

Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Indonesia.

“Bagi Norwegia, keberhasilan pelaksanaan program ini baru merupakan awal. Kami yakin langkah bersama ini akan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas di bidang teknologi dan investasi hijau,” ucap Eriksen.

Ia meyakini bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk memimpin tata kelola karbon global yang berintegritas tinggi.

“Kami meyakini bahwa program pertama ini dapat menunjukkan bahwa Indonesia siap untuk inisiatif semacam ini dan memiliki kapasitas untuk memperluas skalanya. Hal ini akan memberikan sinyal kuat bagi sektor swasta maupun pemerintah lainnya yang ingin meningkatkan keterlibatannya dalam kerangka Article 6 Paris Agreement,” katanya.

Dari sisi operasional, PLN memastikan kesiapan penuh dalam memperkuat perdagangan karbon berbasis teknologi. Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN Evy Haryadi menyebut kerja sama ini merupakan langkah nyata menyikapi ancaman perubahan iklim global.

“Perubahan iklim adalah persoalan global, yang membutuhkan kerja sama dan solusi kolektif dari seluruh dunia. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret PLN dan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi bencana iklim yang semakin nyata,” ucap Evy.

Ia menegaskan bahwa PLN sedang menyiapkan skema perdagangan karbon bilateral pertama di dunia.

“Melalui kemitraan dengan GGGI yang mewakili Norwegia, PLN tidak hanya menyiapkan transaksi karbon bilateral pertama di dunia, tetapi juga meletakkan dasar bagi skema carbon financing pertama dan terbesar untuk proyek energi terbarukan di Indonesia. Ini adalah bukti nyata bahwa transisi energi berkeadilan dapat diwujudkan melalui kolaborasi global yang terukur dan transparan,” kata Evy.

Kesepakatan ini juga memperkenalkan skema Generation-Based Incentive (GBI) untuk mendukung pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia, memperkuat pengembangan energi baru terbarukan, hingga menekan ketergantungan pada batubara. Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Mitigation Outcome Purchase Agreement (MOPA) untuk pembelian Internationally Transferred Mitigation Options (ITMOs) yang saat ini tengah dirumuskan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Cetak Rekor Baru  US$ 64,22 per Troy Ons

    Harga Perak Cetak Rekor Baru  US$ 64,22 per Troy Ons

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak kembali mencetak rekor baru, setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,5%–3,75%. Dikutip dari Reuters, Jumat (12/12/2025) harga perak spot naik hampir 4% ke level US$ 64,22 per troy ons, mendekati rekor tertinggi US$ 64,31 yang dicapai sebelumnya pada sesi tersebut. […]

  • BMKG: Mayoritas Wilayah Provinsi Jambi Diguyur Hujan Ringan

    BMKG: Mayoritas Wilayah Provinsi Jambi Diguyur Hujan Ringan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi diprakirakan mengalami hujan ringan pada Kamis, 30 Juli 2026. Meski demikian, beberapa daerah masih berpotensi mengalami udara kabur hingga cuaca cerah. Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, hujan ringan diprediksi terjadi di Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Kota Jambi, dan Kota Sungai […]

  • BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung Program 3 Juta Rumah. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur. Realisasi tersebut […]

  • Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

    Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Memasuki perdagangan awal pekan, Senin (6/7/2026) nilai tukar rupiah kehilangan tenaga di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini membuat rupiah kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, kurs rupiah dibuka melemah 29 poin atau tergerus 0,16 persen ke posisi RpRp17.992 per dolar AS. […]

  • Saksikan Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026 di Paviliun JBC Jambi

    Saksikan Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026 di Paviliun JBC Jambi

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan pencinta permainan domino dari berbagai daerah di Provinsi Jambi bersiap mengikuti Open Tournament Domino Kapolda Cup 2026 yang akan digelar di Paviliun JBC Jambi pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026. Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu menyediakan total hadiah sebesar Rp25 juta. Menjelang pelaksanaan, panitia bersama […]

  • China Pastikan Keamanan KTT APEC 2026 di Shenzhen, Tegaskan Taiwan Harus Patuhi Prinsip Satu China

    China Pastikan Keamanan KTT APEC 2026 di Shenzhen, Tegaskan Taiwan Harus Patuhi Prinsip Satu China

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS,COM – Pemerintah China memastikan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2026 yang akan digelar di Shenzhen, China Selatan, akan berjalan aman dan lancar. Namun, Beijing menegaskan bahwa partisipasi Taiwan tetap harus mengikuti prinsip “Satu China”. Dalam pernyataan resmi kepada Reuters, Kementerian Luar Negeri China menyatakan pihaknya akan memenuhi semua kewajiban sebagai tuan rumah sesuai […]

expand_less