Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Ungkap Modus Penipuan Baru Pakai AI: Voice Cloning hingga Deepfake

OJK Ungkap Modus Penipuan Baru Pakai AI: Voice Cloning hingga Deepfake

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya penipuan yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Modus kejahatan ini semakin canggih karena pelaku mulai menggunakan tiruan suara dan wajah untuk menipu korban.

Sekretariat Satgas PASTI OJK, Hudiyanto, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan kini mengandalkan teknologi voice cloning dan deepfake untuk memanipulasi suara maupun wajah seseorang agar tampak meyakinkan. Teknologi tersebut memungkinkan pelaku meniru suara teman, kolega, hingga anggota keluarga korban dengan sangat mirip.

“AI dapat membuat tiruan suara dan tiruan wajah secara presisi. Pelaku memanfaatkannya untuk membuat korban percaya bahwa komunikasi tersebut berasal dari orang yang mereka kenal,” ujar Hudiyanto dalam keterangannya, Minggu (16/11).

Dengan kemampuan tersebut, pelaku dapat mengirimkan video atau pesan suara palsu yang seolah-olah benar berasal dari orang dekat korban. Modus ini sering digunakan untuk mengelabui korban agar mengirim uang atau memberikan data pribadi.

Hudiyanto menekankan pentingnya verifikasi sebelum menanggapi permintaan mencurigakan, terutama jika datang secara tiba-tiba.
“Jika menerima permintaan aneh atau mendadak, pastikan kebenarannya dengan menghubungi orang tersebut melalui nomor atau platform yang berbeda,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi atau informasi keuangan kepada pihak yang identitasnya tidak dapat dipastikan.

“Waspadai video atau suara yang terlihat janggal meskipun berasal dari orang yang dikenal,” tambahnya.

OJK mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melaporkan jika menemukan aktivitas keuangan mencurigakan agar tidak menjadi korban penipuan berbasis AI yang semakin berkembang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga BBM Resmi Naik Hari Ini 1 Desember 2025, Pertamax Cs Melonjak di Semua SPBU

    Harga BBM Resmi Naik Hari Ini 1 Desember 2025, Pertamax Cs Melonjak di Semua SPBU

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di seluruh SPBU Indonesia resmi naik per 1 Desember 2025. Kenaikan dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga serta SPBU swasta seperti BP-AKR, Shell, hingga Vivo. Untuk wilayah DKI Jakarta, Pertamax (RON 92) kini naik menjadi Rp 12.750 per liter dari sebelumnya Rp 12.200 per liter. Pertamax […]

  • Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kanwil Jambi resmi memutus kerja sama Rumah Pangan Kita (RPK) Cahaya Barokah milik istri Lurah Penyengat Rendah Muhammad Haikal Fahlevi. Pemutusan dilakukan setelah RPK tersebut terbukti melanggar pakta integritas dengan menjual MinyaKita tidak kepada konsumen akhir serta menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Manajer Bisnis Perum Bulog […]

  • Awal Tahun 2026, FJPI Jambi Gelar Rapat Kerja Bahas Program dan Evaluasi Kegiatan

    Awal Tahun 2026, FJPI Jambi Gelar Rapat Kerja Bahas Program dan Evaluasi Kegiatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Jambi menggelar rapat kerja awal tahun pada Sabtu (17/1/2026) di kawasan Sipin, Kota Jambi. Rapat kerja ini membahas rencana program kegiatan FJPI Jambi sepanjang 2026 sekaligus melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan pada 2025. Rapat kerja tersebut juga diisi dengan sharing session antaranggotа. Dalam sesi ini, para […]

  • Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari penegakan hukum. Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima langsung kedatangan Menkeu Purbaya di kantor Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan pertemuan […]

  • Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima aspirasi dari asosiasi produsen perhiasan yang mengeluhkan praktik produksi ilegal di industri perhiasan. Produsen ilegal tersebut disebut menjual produk tanpa membayar pajak, sehingga menimbulkan ketimpangan aturan pajak bagi pelaku usaha resmi. Pertemuan antara Purbaya dan asosiasi produsen perhiasan berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan itu, […]

  • Rupiah Masih di Zona Merah, Ditutup Rp17.839 per Dolar AS

    Rupiah Masih di Zona Merah, Ditutup Rp17.839 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah belum mampu keluar dari zona merah. Hingga penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), rupiah keok terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.839 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,1% ke level 99,1. Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi […]

expand_less