Reli Saham Grup Bakrie Menguat, Investor Kembali Serbu 7 Samurai
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 14 Nov 2025
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Saham-saham Grup Bakrie kembali mencuri perhatian sepanjang 2025. Deretan saham warisan “Tujuh Samurai” seperti BUMI, ENRG, DEWA, BRMS, BNBR, hingga ELTY mencatat lonjakan signifikan, meski sejumlah laporan keuangan menunjukkan tren penurunan kinerja. Meningkatnya minat investor terhadap saham Grup Bakrie dipicu sentimen positif dari kenaikan harga komoditas, aksi korporasi sejumlah entitas, serta masuknya beberapa saham Bakrie ke indeks-indeks utama Bursa Efek Indonesia.
Head of Research MNC Sekuritas Purwoko Sartono menjelaskan bahwa kenaikan saham-saham Bakrie terjadi di tengah kinerja keuangan yang belum semuanya membaik.
“Kalau dari kinerjanya sih beberapa yang membaik dan beberapa tidak ada perubahan, alias masih rugi,” ujarnya.
Di sisi lain, Research Analyst BCA Sekuritas William Gong menilai saham-saham tersebut mendapatkan dorongan tambahan dari perubahan komposisi indeks.
“Ada sentiment di beberapa index-index yang adjust, seperti MSCI dan lainnya,” jelas William.
Salah satu pendorong kuat reli ini adalah masuknya BRMS ke daftar MSCI Global Micro Cap Index, yang memicu minat investor institusi. Sementara itu, BUMI mencatat lonjakan harga berkat masuk ke tiga indeks sekaligus, yaitu IDX30, LQ45, dan Indeks Bisnis-27.
Meski demikian, sebagian saham Bakrie masih berada di kelas FCA dan diperdagangkan di bawah Rp50 seperti ELTY dan UNSP. Namun pergerakan agresif pada saham-saham lainnya membuat grup ini kembali menjadi fenomena pasar modal di 2025.
Para analis menilai bahwa kenaikan saham Bakrie tahun ini lebih dipengaruhi faktor teknikal, momentum indeks, serta spekulasi pasar dibanding fundamental. Reli ini juga menandai kembalinya minat investor terhadap “7 Samurai” sebutan lama untuk saham-saham Bakrie yang sempat mendominasi pasar di era 2000-an.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar