Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Regional » Kementan Pastikan Pasokan Bibit Ayam Aman, Tak Ada Monopoli Distribusi

Kementan Pastikan Pasokan Bibit Ayam Aman, Tak Ada Monopoli Distribusi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa pasokan dan distribusi bibit ayam atau Day Old Chick (DOC) di seluruh wilayah Indonesia dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah memastikan tidak ada praktik monopoli dalam rantai pasok perunggasan nasional. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan pemerintah telah melakukan transformasi tata kelola distribusi DOC ayam ras melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2024. Regulasi ini mengatur distribusi DOC secara transparan, adil, dan seimbang antara perusahaan besar dan peternak rakyat.

“Kami pastikan tidak ada monopoli dalam pasokan DOC. Semua pelaku usaha, baik perusahaan besar maupun koperasi dan peternak rakyat, mendapat kesempatan yang sama,” ujar Agung, Rabu (29/10).

Agung menjelaskan, produksi ayam ras nasional pada Oktober 2025 diperkirakan mencapai 372.867 ton, sedangkan kebutuhan nasional sekitar 325.641 ton. Artinya, terdapat surplus produksi sebesar 47.226 ton.

“Surplus ini membuktikan bahwa pasokan ayam nasional cukup dan sistem perunggasan kita semakin efisien,” jelasnya.

Kementan juga memastikan pasokan DOC tersebar merata di seluruh wilayah. Pemerintah memperkuat koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan pelaku industri melalui Sistem Informasi Perunggasan Nasional (SIPN) untuk memantau stok bibit secara digital.

“Dengan SIPN, kami bisa memantau stok DOC di pusat pembibitan dan mencegah kekurangan di daerah,” tambah Agung.

Untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak, Kementan bersama asosiasi menetapkan harga acuan ayam ras hidup (livebird) sebesar Rp18.000 per kilogram. Kebijakan ini diambil untuk melindungi peternak kecil dari tekanan harga pasar yang berfluktuasi.

“Harga acuan ini menjaga agar peternak tidak menjual di bawah biaya produksi dan tetap mendapatkan keuntungan yang layak,” tegas Agung.

Kementan juga mengimbau seluruh pelaku usaha agar menjaga keseimbangan antara produksi dan permintaan di lapangan. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar distribusi DOC tidak hanya dikuasai oleh kelompok tertentu.

“Kami bersama asosiasi perunggasan terus berkoordinasi untuk memastikan suplai tetap stabil di seluruh daerah,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah membangun ekosistem perunggasan nasional yang berkeadilan, di mana peternak rakyat mendapat posisi yang setara dengan perusahaan besar. Melalui kebijakan baru dan sistem digital, Kementan berupaya menjaga kedaulatan pangan nasional dengan memastikan distribusi bibit ayam merata, harga stabil, serta industri perunggasan tetap tumbuh berkelanjutan.

“Dengan distribusi transparan dan pengawasan ketat, industri perunggasan Indonesia kini lebih efisien, adil, dan berpihak pada peternak rakyat,” tutup Agung.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Emtek Digital menggelar acara bertajuk “Upstream Force: We Are The Energy” di Universitas Pertamina, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia energi, khususnya sektor hulu minyak dan gas (migas), serta mendorong semangat mewujudkan kemandirian energi nasional. Acara yang berlangsung di […]

  • Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Tambang Timah Rakyat, Solusi Pemerintah Atasi Tambang Ilegal di Babel

    Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Tambang Timah Rakyat, Solusi Pemerintah Atasi Tambang Ilegal di Babel

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah membuka peluang bagi pengelolaan tambang timah rakyat melalui Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, sebagai langkah strategis menata ulang dan menertibkan tambang ilegal di Bangka Belitung (Babel). Skema ini diharapkan menjadi solusi adil bagi penambang rakyat sekaligus memperkuat perekonomian desa. Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan semangat […]

  • Pertumbuhan Ritel Diprediksi Tertahan

    Pertumbuhan Ritel Diprediksi Tertahan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Impor dan melemahnya daya beli diperkirakan bakal mempengaruhi pertumbuhan industri ritel tanah air. Menurut Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) pertumbuhan industri ritel pada 2025 akan tertahan di kisaran 6%. Kondisi tersebut lantaran ritel terdampak oleh tekanan di sektor garmen dan melemahnya daya beli pada pertengahan tahun. Solihin memproyeksikan semua sektor ritel akan tumbuh […]

  • Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (14/11/2025). Rupiah ditutup di level Rp 16.707 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 0,13 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.728 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Mayoritas mata […]

  • CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), berencana mengakuisisi PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) sebagai bagian dari strategi memperluas jaringan usaha dan memperkuat aset grup. Manajemen CUAN mengungkapkan, perseroan saat ini tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham pengendali SINI terkait rencana pengambilalihan tersebut. Pembahasan mencakup mekanisme akuisisi, jumlah saham […]

  • Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi menggelar seleksi untuk menentukan atlet yang akan mewakili Provinsi Jambi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2025 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seleksi berlangsung di Rumah Catur Jambi dan diikuti oleh sejumlah pecatur terbaik daerah yang sebelumnya telah menorehkan prestasi di berbagai ajang tingkat provinsi […]

expand_less