Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Paspor Indonesia “kalah kuat” dari paspor Timor Leste. Daftar Global Passport Power Rank 2025 versi Passport Index menunjukkan, posisi paspor Indonesia ternyata berada di bawah Timor Leste. Berdasarkan data Passport Index 2025, paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia dengan akses bebas visa ke 92 negara. Sementara Timor Leste menempati posisi ke-45, dengan akses bebas visa ke 103 negara.

Timor Leste yang dulu bagian integrasi Indonesia, lepas dari Indonesia pada 20 Mei 2002. Menurut Dinna Prapto Raharja, PhD, praktisi dan pengajar hubungan internasional sekaligus Senior Policy Advisor di lembaga penelitian independen Synergy Policies, peringkat paspor sebuah negara dipengaruhi banyak faktor, mulai dari diplomasi internasional, sejarah, politik luar negeri, ekonomi, hingga kebijakan dua kewarganegaraan.

Dinna bilang, Timor Leste yang berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa memiliki hubungan historis yang kuat dengan Portugal dan negara-negara berbahasa Portugis lain. Karena itu, mereka lebih diterima di Eropa.

“Timor Leste punya sejarah perjuangan kemerdekaan di mana negara-negara tertentu menjadi pendukung utama upaya mereka memerdekakan diri. Karena itu, mereka lebih mudah diterima di Eropa, termasuk dalam pengajuan visa Schengen,” jelas Dinna dilansir CNBC Indonesia, Senin (10/11/2025).

Timor Leste juga menjadi anggota Community of Portuguese Language Countries (CPLP), yang memperkuat posisi diplomatiknya dengan negara-negara seperti Portugal dan Brasil. Selain itu, kata ia, kebijakan dwi kewarganegaraan di Timor Leste juga membuka jalan bagi warganya untuk lebih diterima di banyak negara mitra dengan tingkat “power passport” tinggi, seperti Australia dan negara-negara Eropa.

“Jadi walaupun pendapatan per kapita mereka tidak setinggi Indonesia, jejaring politik dan historis ini membuat akses global warga Timor Leste relatif lebih terbuka,” ujar Dinna.

Dinna menilai, ukuran populasi Indonesia yang jauh lebih besar justru membuat negara lain lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia.

“Kalau Indonesia, penduduknya jauh lebih besar, maka negara lain juga akan lebih hati-hati membuka pintu. Apalagi Indonesia dikenal memiliki proporsi pekerja migran yang tinggi,” katanya.

Menurut Dinna, perbandingan ranking paspor perlu dipahami pula secara proporsional. Paspor Indonesia, lanjutnya, merepresentasikan posisi negara yang memiliki populasi besar, ekonomi berkembang, serta aktivitas migrasi yang tinggi.

“Peringkat ini menarik untuk melihat seberapa mudah orang Indonesia bisa melakukan mobilitas global, tapi juga menunjukkan kompleksitas tanggung jawab negara terhadap warganya,” tegasnya.

“Jadi ada pertimbangan politik, keamanan, dan ekonomi yang membuat negara lain lebih selektif membuka akses bebas visa bagi warga Indonesia,” ujarnya menambahkan.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21-22 Oktober 2025. Bukan hanya suku bunga acuan atau BI rate, suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 3,75%, dan suku bunga lending facility dipertahankan dilevel 5,50%. Gubernur BI, Perry […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Dua Komoditas Cabai Terpantau Naik

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Dua Komoditas Cabai Terpantau Naik

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau stabil pada Rabu (3/12/2025). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, melalui SIHARKO mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga, kecuali dua jenis cabai yang mengalami kenaikan. Sebagian besar komoditas beras tercatat stabil, seperti Beras Belido Rp15.000 per kilogram dan Beras Operasi […]

  • BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidaksinkronan data impor antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian yang memicu kelebihan alokasi impor baja dan produk turunannya. Selisih realisasi impor itu diperkirakan mencapai 83,6 ribu metrik ton dengan nilai sekitar Rp895 miliar. Laporan tersebut berasal dari pemeriksaan perizinan impor periode 2023 hingga semester I tahun 2024. BPK […]

  • Prabowo Panggil Dirut Garuda ke Istana, Minta Maskapai Ikuti Teknologi Global

    Prabowo Panggil Dirut Garuda ke Istana, Minta Maskapai Ikuti Teknologi Global

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Glenny Kairuppan, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya Garuda Indonesia mengikuti perkembangan teknologi penerbangan global. Glenny hadir bersama Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa. Ia menyampaikan bahwa pembahasan bersama Presiden lebih banyak menyoroti kemajuan […]

  • Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS. Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS pagi ini. Seperti dolar Taiwan melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,07%, […]

  • Sektor Pertanian Gorontalo Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    Sektor Pertanian Gorontalo Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor pertanian di Provinsi Gorontalo menjadi tulang punggung perekonomian daerah, menyumbang lebih dari sepertiga Produk Domestik Bruto (PDB). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa dominasi sektor ini tidak hanya penting untuk ekonomi, tetapi juga bagi ketahanan pangan masyarakat. Komoditas unggulan Gorontalo, seperti jagung, berhasil menembus pasar ekspor internasional, sementara produksi padi tetap […]

expand_less