Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya terhenti pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah dibuka bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi seiring tekanan pada dolar AS yang bergerak melemah dan berada di jalur menuju kinerja tahunan terburuknya dalam lebih dari dua dekade.

Pelemahan dolar dipicu oleh keyakinan investor bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga lebih lanjut pada tahun depan.

Pada perdagangan Asia, dolar AS masih berada di bawah tekanan. Bahkan, data pertumbuhan ekonomi AS yang solid belum mampu mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter.

Investor kini memperkirakan The Fed akan melakukan sekitar dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026.

“Kami memperkirakan FOMC akan mengambil kompromi berupa dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing 25 basis poin ke kisaran 3%–3,25%, dengan risiko yang condong ke arah penurunan,” ujar Kepala Ekonom AS Goldman Sachs, David Mericle dikutip dari kontan, seraya menyoroti tren perlambatan inflasi.

Terhadap sekeranjang mata uang utama, indeks dolar sempat turun ke level terendah dalam dua setengah bulan di posisi 97,767.

Sepanjang tahun ini, dolar tercatat melemah sekitar 9,9%, yang berpotensi menjadi penurunan tahunan terdalam sejak 2003.

Tekanan terhadap dolar juga dipengaruhi dinamika kebijakan Presiden AS Donald Trump, termasuk penerapan tarif yang agresif serta meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed akibat pengaruh politik yang menguat.

“Premi risiko dolar AS melebar pada Desember, yang menunjukkan bahwa pelemahan dolar tidak hanya mencerminkan prospek kebijakan moneter, tetapi juga meningkatnya kekhawatiran terhadap independensi The Fed,” tulis analis HSBC dalam laporan prospek mata uang dilansir dari Reuters.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prakiraan Cuaca Jambi 3 Desember: Hujan Ringan Merata, Tanjab Barat Berpotensi Petir

    Prakiraan Cuaca Jambi 3 Desember: Hujan Ringan Merata, Tanjab Barat Berpotensi Petir

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada Rabu, 3 Desember 2025 didominasi oleh hujan ringan di hampir semua daerah. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan diprediksi turun sejak pagi hingga malam hari, terutama di wilayah tengah dan timur provinsi. Sementara itu, Tanjung Jabung Barat menjadi satu-satunya wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa kilat atau petir. Mayoritas […]

  • OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asian Development Bank (ADB) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal serta pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN+3. Upaya tersebut mengemuka dalam pembukaan rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events yang digelar di Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Forum ini diselenggarakan OJK bekerja […]

  • Pertamina Kirim LPG ke Bener Meriah Pakai Helikopter Sling Load, Pasok 72 Tabung Bright Gas

    Pertamina Kirim LPG ke Bener Meriah Pakai Helikopter Sling Load, Pasok 72 Tabung Bright Gas

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina mengirim 72 tabung Bright Gas 12 kg ke Bener Meriah, Aceh, menggunakan metode sling load melalui helikopter Sikorsky S-61A. Pengiriman dilakukan untuk mempercepat distribusi energi ke wilayah terdampak bencana dan mendukung kebutuhan dapur umum serta posko pengungsian. Metode sling load menggunakan kabel pengaman dan palet khusus agar tabung LPG dapat diangkut dengan […]

  • ADB Setujui Pinjaman untuk Proyek Jalan di Indonesia, Segini Nilainya

    ADB Setujui Pinjaman untuk Proyek Jalan di Indonesia, Segini Nilainya

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asian Development Bank (ADB) mengumumkan telah menyetujui pinjaman sebesar 300 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp16.632) untuk Indonesia. Pinjaman tersebut untuk membangun jalan tahan bencana dengan panjang sekitar 72 kilometer di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Dengan demikian bisa meningkatkan konektivitas dan mendorong pembangunan ekonomi di wilayah selatan pulau tersebut. “Pinjaman […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Fluktuatif

    Harga Sembako di Kota Jambi Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Fluktuatif

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar rakyat Kota Jambi tercatat relatif stabil pada awal Desember 2025. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Senin (8/12/2025), mayoritas komoditas pangan utama masih berada pada kisaran harga normal. Namun demikian, kelompok cabai masih menunjukkan fluktuasi, terutama di beberapa pasar tradisional. Di Pasar Angso Duo, sejumlah […]

  • Pagi Ini IHSG Menguat ke Level 8.398

    Pagi Ini IHSG Menguat ke Level 8.398

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (13/11/2025). IHSG menguat 13,73 poin atau 0,15% ke 8.398,67. Sebanyak 273 saham naik 143 saham turun dan223 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor infrastruktur […]

expand_less