Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya terhenti pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah dibuka bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi seiring tekanan pada dolar AS yang bergerak melemah dan berada di jalur menuju kinerja tahunan terburuknya dalam lebih dari dua dekade.

Pelemahan dolar dipicu oleh keyakinan investor bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga lebih lanjut pada tahun depan.

Pada perdagangan Asia, dolar AS masih berada di bawah tekanan. Bahkan, data pertumbuhan ekonomi AS yang solid belum mampu mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter.

Investor kini memperkirakan The Fed akan melakukan sekitar dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026.

“Kami memperkirakan FOMC akan mengambil kompromi berupa dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing 25 basis poin ke kisaran 3%–3,25%, dengan risiko yang condong ke arah penurunan,” ujar Kepala Ekonom AS Goldman Sachs, David Mericle dikutip dari kontan, seraya menyoroti tren perlambatan inflasi.

Terhadap sekeranjang mata uang utama, indeks dolar sempat turun ke level terendah dalam dua setengah bulan di posisi 97,767.

Sepanjang tahun ini, dolar tercatat melemah sekitar 9,9%, yang berpotensi menjadi penurunan tahunan terdalam sejak 2003.

Tekanan terhadap dolar juga dipengaruhi dinamika kebijakan Presiden AS Donald Trump, termasuk penerapan tarif yang agresif serta meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed akibat pengaruh politik yang menguat.

“Premi risiko dolar AS melebar pada Desember, yang menunjukkan bahwa pelemahan dolar tidak hanya mencerminkan prospek kebijakan moneter, tetapi juga meningkatnya kekhawatiran terhadap independensi The Fed,” tulis analis HSBC dalam laporan prospek mata uang dilansir dari Reuters.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadan sering menjadi momen bagi umat Islam untuk menunaikan berbagai ibadah, termasuk membayar zakat. Namun di tengah kewajiban tersebut, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: mana yang harus didahulukan, membayar hutang atau menunaikan zakat? Ulama tafsir Indonesia, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa dalam Islam, membayar hutang yang sudah jatuh tempo harus didahulukan […]

  • Harga Perak Antam Merosot Signifikan

    Harga Perak Antam Merosot Signifikan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam merosot pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan di tengah lonjakan harga perak dunia. Berdasarkan data dari laman logam mulia, harga perak Antam turun Rp1.500 menjadi Rp49.550. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp 51.050. Antam menawarkan perak batangan 250 […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp 16.556 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat Jadi Rp 16.556 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (9/10/2025). Rupiah naik 0,10 persen ke posisi Rp 16.556 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.573 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea naik […]

  • Crazy Rich Madura Haji Her Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Bea Cukai

    Crazy Rich Madura Haji Her Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Bea Cukai

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam atau yang dikenal sebagai Haji Her, memenuhi panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis (9/4/2026). Haji Her diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta penerimaan gratifikasi. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul […]

  • Harga Cabai Rawit Maupun Merah di Pasar Angso Duo Rp50.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Maupun Merah di Pasar Angso Duo Rp50.000 per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau stabil pada pembaruan 29 April 2026. Tidak ada lonjakan maupun penurunan signifikan di hampir seluruh komoditas utama. Beras medium masih bertahan di kisaran Rp15.200 hingga Rp15.400 per kilogram. Sementara beras operasi pasar Bulog berada di level lebih rendah, yakni Rp12.000 per kilogram. Komoditas protein hewani […]

  • IHSG Rebound, Menguat ke Posisi 8.267

    IHSG Rebound, Menguat ke Posisi 8.267

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (14/10/2025). IHSG naik 42,76 poin atau 0,49 persen ke level 8.267. Sebanyak 250 saham tercatat menguat, sementara 241 saham melemah, dan 154 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 3,61 triliun dengan volume perdagangan 5,10 miliar saham. Kapitalisasi pasar tercatat […]

expand_less