Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Mantan Wapres Jusuf Kalla Jadi Korban Mafia Tanah, Lahan 16 Hektare di Makassar Disebut Diserobot

Mantan Wapres Jusuf Kalla Jadi Korban Mafia Tanah, Lahan 16 Hektare di Makassar Disebut Diserobot

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kasus mafia tanah kembali mencuat dan kali ini menimpa tokoh nasional, mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK). JK mengaku lahan miliknya seluas 16,4 hektare di kawasan Metro Tanjung Bunga, Makassar telah dieksekusi secara tidak sah dan kini beralih tangan ke pihak lain.

JK menyebut eksekusi tersebut melanggar prosedur hukum dan ketentuan Mahkamah Agung (MA). Ia pun menuding adanya praktik mafia tanah yang merugikan Hadji Kalla Group, perusahaan milik keluarganya.

“Kalau Hadji Kalla saja bisa dirampas seperti ini, apalagi masyarakat kecil. Ini bentuk perampokan yang disahkan,” ujar JK saat meninjau lokasi sengketa, Rabu (5/11/2025).

Menurut JK, lahan tersebut telah dimiliki Hadji Kalla Group sejak 1993, setelah dibeli secara sah dari keturunan Raja Gowa. Namun, dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Makassar, kepemilikan lahan justru dimenangkan oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD).

“Ini tanah saya sendiri, dibeli dari anak Raja Gowa. Dulu masuk wilayah Gowa, sekarang jadi Makassar,” tegas JK.

JK menilai proses eksekusi PN Makassar tidak sah karena tidak disertai pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagaimana diamanatkan putusan MA.

“Syarat eksekusi itu ada constatering, harus diukur BPN, lurah hadir, panitera tahu. Ini semua tidak dilakukan,” tambahnya.

JK juga menuding pihak GMTD melakukan rekayasa hukum dan menyesatkan fakta di pengadilan. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan hukum apa pun dengan GMTD, karena sengketa sebenarnya melibatkan pihak lain.

“Yang dituntut itu penjual ikan bernama Manyombalang (Dg Solong). Masa penjual ikan punya tanah seluas ini? Ini kebohongan besar,” tegas Ketua Umum PMI tersebut.

JK memastikan akan menempuh seluruh jalur hukum untuk mempertahankan hak milik keluarganya.

“Ini mempertahankan hak milik, mempertahankan harta, itu syahid,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT GMTD, Ali Said, memilih enggan berkomentar banyak. Ia hanya meminta semua pihak menghormati putusan majelis hakim yang dinilai sudah berkekuatan hukum tetap.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diasapi Dua Kali oleh Veda Ega Pratama, Rico Salmela Introspeksi Jelang Seri Berikutnya

    Diasapi Dua Kali oleh Veda Ega Pratama, Rico Salmela Introspeksi Jelang Seri Berikutnya

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembalap muda Rico Salmela mulai melakukan evaluasi diri usai dua kali kalah bersaing dari Veda Ega Pratama dalam dua seri awal Moto3 2026. Pada seri pembuka di Thailand dan Brasil, Veda tampil lebih konsisten dengan finis di posisi kelima dan ketiga. Sementara itu, Salmela harus puas finis di posisi ke-19 dan keenam. Hasil […]

  • Megawati Sambangi KBRI Abu Dhabi, Soroti Pelayanan

    Megawati Sambangi KBRI Abu Dhabi, Soroti Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengunjungi Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (2/2/2026) waktu setempat. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Megawati selama berada di UEA. Megawati yang didampingi putranya, Muhammad Prananda Prabowo, disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha […]

  • Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global. Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jelang Hari Kemerdekaan RI Turun 20 Persen

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jelang Hari Kemerdekaan RI Turun 20 Persen

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Senin (10/8/2026) relatif stabil. Namun, harga cabai merah tercatat mengalami penurunan cukup signifikan hingga 20 persen. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing berada di level Rp32.000 per kilogram. Kedua komoditas […]

  • Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga kelancaran pasokan energi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Salah satunya dengan menyiagakan 1.866 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di seluruh Indonesia. VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga Beny Harto Wijaya mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen […]

  • Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

    Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan di dua pasar utama Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar, dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengunjung dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mulai dirasakan langsung oleh para pedagang yang mengeluhkan berkurangnya transaksi harian. Sejumlah pedagang menyebut penurunan pembeli dipengaruhi oleh maraknya pasar dadakan yang dikelola secara perorangan di […]

expand_less