Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Bahas Peluang Industri Tekstil dengan AGTI, Sentuh Isu Perizinan dan Thrifting

Purbaya Bahas Peluang Industri Tekstil dengan AGTI, Sentuh Isu Perizinan dan Thrifting

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) di Kementerian Keuangan, Selasa (4/11/2025). Pertemuan ini membahas peta jalan (roadmap) peluang, tantangan, dan ancaman di sektor industri tekstil dan garmen nasional.

Ketua Umum AGTI yang juga Vice CEO PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto, menjelaskan bahwa AGTI memaparkan analisa potensi kerja sama dagang internasional, khususnya melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Kedua perjanjian perdagangan ini diharapkan efektif pada akhir 2026 atau awal 2027.

Menurut Anne, pertemuan dengan Purbaya merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi peluang ekspor dan peningkatan lapangan kerja di sektor tekstil nasional. “Dua minggu lagi kami akan bertemu kembali untuk membahas detail peluang yang bisa kita tangkap,” ujarnya.

Selain itu, AGTI menyoroti Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR) yang mencakup ketentuan lingkungan hidup dan Amdal. Anne menilai regulasi ini masih menghadapi kendala dalam implementasi dan berharap Menteri Keuangan dapat membantu menyuarakan penyederhanaan proses perizinan lintas kementerian.

Dalam kesempatan itu, AGTI juga menyampaikan dukungan terhadap penindakan impor pakaian bekas (thrifting) yang melanggar aturan perdagangan. Anne mengapresiasi langkah Purbaya dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memperketat pengawasan impor pakaian bekas. “Barang yang sudah masuk kepabeanan sebaiknya tidak beredar di pasar lokal karena ada larangan resmi melalui Permendag,” tegasnya.

Namun, AGTI juga mengusulkan agar pakaian bekas tidak langsung dimusnahkan, melainkan didaur ulang. Menurut Anne, bahan seperti polyester dan katun masih dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku tekstil ramah lingkungan. “Industri garmen nasional memerlukan bahan daur ulang agar mampu bersaing secara global,” katanya.

Mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi produk fesyen lokal, AGTI berkomitmen memperkuat rantai pasok dari desainer hingga pedagang ritel. “Konektivitas antara supply chain sampai ke retail bisa kita siapkan dengan jelas, karena kita bukan anti-impor, tapi pro industri dalam negeri,” pungkas Anne.

Dengan kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan AGTI, diharapkan sektor tekstil dan garmen Indonesia semakin kompetitif, berkelanjutan, dan siap menghadapi era perdagangan bebas global.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEI Targetkan 50 IPO di 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 19,1 Juta

    BEI Targetkan 50 IPO di 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 19,1 Juta

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 50 perusahaan akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun ini yang diproyeksikan melampaui target awal sebanyak 45 perusahaan tercatat. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyebut kinerja pasar modal Indonesia tetap solid di tengah dinamika ekonomi global. Hingga 24 Oktober 2025, […]

  • BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 7,46 juta orang Indonesia masih berstatus pengangguran per Agustus 2025. Jumlah ini menurun tipis sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja di Tanah Air. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Survei […]

  • Harga Emas Melesat Tajam di Pegadaian, Cek Harga Terbarunya Disini!

    Harga Emas Melesat Tajam di Pegadaian, Cek Harga Terbarunya Disini!

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian mengalami kenaikan yang signifikan pagi ini. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada Senin (2/3/2026), harga emas Galeri24 maupun UBS melesat tajam dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya. Saat ini Galeri24 dibanderol Rp3.130.000 per gram dari sebelumnya sebesar Rp3.092.000. Emas produksi anak perusahaan Pegadaian tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp38.000 untuk […]

  • Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) Batara Sianturi mengungkapkan bahwa penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi meningkatkan laba industri perbankan global hingga mencapai 2 triliun dolar AS atau setara Rp33,46 kuadriliun (kurs Rp16.728) dalam tiga tahun ke depan. “Riset Citi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi salah satu kekuatan utama di era ini. […]

  • Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Jumat (24/10/2025). Investor kini dapat membeli Rp2.354.000 untuk ukuran satu gram. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.227.000. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam naik dratis Rp 33.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (23/10/2025) yang berada di level Rp […]

  • Kembali Melemah, Rupiah Diposisi Rp16.733 per Dolar AS Hari Ini

    Kembali Melemah, Rupiah Diposisi Rp16.733 per Dolar AS Hari Ini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan pagi ini, Rabu (5/11/2025), rupiah dibuka di level Rp16.733 per dolar AS. Rupiah melemah sebesar 25 poin atau 0,15 persen dari sebelumnya Rp16.708 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah juga melemah 0,36% secara harian ke Rp 16.724. Sebelumnya, […]

expand_less