Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Bisnis Pergudangan di Kota Jambi 2026: Cek Lokasi Strategis, Modal, dan Cara Menghitung Keuntungan

Bisnis Pergudangan di Kota Jambi 2026: Cek Lokasi Strategis, Modal, dan Cara Menghitung Keuntungan

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bisnis pergudangan berpotensi menjadi peluang usaha di Kota Jambi seiring kebutuhan penyimpanan barang, distribusi sembako, dan pengiriman antarkabupaten. Namun, keuntungan usaha ini tidak hanya ditentukan luas bangunan, melainkan juga lokasi, biaya sewa, tingkat keterisian gudang, dan jumlah pelanggan tetap.

Salah satu kawasan yang layak disurvei adalah Jalan Lingkar Selatan, terutama sekitar Kilometer 11, Kota Jambi. Kawasan ini dapat dipertimbangkan karena akses jalan utama mendukung pergerakan kendaraan angkutan barang. Alternatif lainnya adalah Paal Merah dan Talang Bakung untuk menjangkau pelanggan di bagian selatan kota serta wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Lokasi gudang sebaiknya memiliki akses truk yang memadai, area bongkar muat, keamanan, drainase baik, dan ruang parkir. Kedekatan dengan jalan besar dapat membantu mempercepat pengiriman sekaligus menekan biaya perjalanan. Sementara itu, lokasi di pinggiran kota atau perbatasan kabupaten dapat menjadi pilihan apabila dekat dengan pelanggan dan tidak menambah jarak distribusi.

Dari sisi modal, harga sewa harus diperhitungkan bersama biaya perlengkapan, tenaga kerja, listrik, keamanan, dan perawatan. Sebagai gambaran, penawaran gudang seluas 1.000 meter persegi di kawasan KM 11 Lingkar Selatan pernah dipasarkan Rp295 juta per tahun. Harga tersebut merupakan penawaran properti, bukan rata-rata sewa gudang di Kota Jambi.

Pengusaha dapat memilih dua model bisnis, yakni menyewakan ruang gudang kepada perusahaan lain atau menyediakan jasa penyimpanan dan penanganan barang. Model kedua berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan dari bongkar muat dan pengelolaan stok, tetapi membutuhkan tenaga kerja serta sistem pencatatan yang lebih baik.

Perhitungan usaha perlu mencakup pendapatan bulanan dikurangi sewa, gaji, listrik, keamanan, perawatan, pajak, dan biaya lainnya. Sebelum beroperasi, pelaku usaha juga perlu memeriksa Nomor Induk Berusaha (NIB), kesesuaian KBLI, kewajiban Tanda Daftar Gudang, kesesuaian tata ruang, serta kelayakan bangunan melalui OSS dan instansi terkait.

Kunci bisnis pergudangan bukan sekadar mendapatkan bangunan murah, melainkan memastikan permintaan penyimpanan tersedia sebelum biaya rutin berjalan. Karena itu, survei lokasi dan calon pelanggan perlu dilakukan sebelum menandatangani kontrak sewa.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada pembaruan terakhir Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan strategis. Komoditas beras berbagai merek seperti Beras Naruto, Anggur, Belido, King, OP Bulog, dan Tiga Kartu tercatat dijual […]

  • Diposisi Rp16.847 per Dolar AS, Rupiah Terpangkas 28 Poin

    Diposisi Rp16.847 per Dolar AS, Rupiah Terpangkas 28 Poin

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026). Rupiah dibuka di level Rp 16.847 per dolar AS. Dilansir dari Antara, nilai tukar rupiah terpangkas 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.819 per dolar AS. Sampai hari ini rupiah […]

  • Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah di masa lalu. Prabowo menegaskan, para pejabat BUMN yang dinilai bermasalah harus siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

  • Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya. Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang […]

  • BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai tantangan utama reformasi birokrasi di Indonesia tidak hanya terletak pada percepatan digitalisasi, tetapi juga pada kualitas regulasi yang dihasilkan pemerintah. Regulasi yang keliru dinilai berpotensi menjadi sumber kejahatan birokrasi sekaligus merugikan hak kesejahteraan masyarakat. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kebijakan publik yang bersifat kriminogenik dan viktimogenik harus […]

expand_less