Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Laba BTN Melonjak 39,79 Persen, Tembus Rp2,51 Triliun hingga Juli 2026

Laba BTN Melonjak 39,79 Persen, Tembus Rp2,51 Triliun hingga Juli 2026

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan tren positif. Bersama entitas anak, PT Bank Syariah Nasional (BSN), BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,51 triliun hingga Juli 2026.

Capaian tersebut melonjak 39,79 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,80 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang penguatan kinerja intermediasi dan perbaikan pendapatan bunga bersih. Berdasarkan laporan keuangan bulanan konsolidasi BTN, pendapatan bunga bersih (NII) mencapai Rp9,70 triliun hingga Juli 2026, tumbuh 5,23% yoy.

Pada saat yang sama, beban bunga turun 12,08% yoy menjadi Rp9,45 triliun dibandingkan Rp10,75 triliun pada Juli 2025. Perbaikan tersebut turut mendorong laba operasional konsolidasi BTN mencapai Rp3,24 triliun, tumbuh 43,12% yoy dibandingkan Rp2,26 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu dari sisi fungsi intermediasi, hingga Juli 2026, total kredit dan pembiayaan konsolidasi mencapai Rp421,66 triliun, meningkat 11,88% yoy.

Pada periode yang sama dana pihak ketiga (DPK) konsolidasi BTN mencapai Rp455,27 triliun, meningkat 13,58% yoy. DPK tersebut terdiri atas giro sebesar Rp167,85 triliun, tabungan Rp45,95 triliun, dan deposito Rp241,47 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan merupakan hasil transformasi yang secara konsisten dibangun Perseroan selama lebih dari satu dekade.

Transformasi tersebut membawa BTN dari penguatan posisi sebagai bank yang berfokus pada KPR menuju fase beyond mortgage. Hal itu dilakukan dengan membangun ekosistem layanan keuangan yang semakin terintegrasi bagi keluarga Indonesia.

Menurut Nixon, penguatan fundamental bisnis tersebut juga memberikan ruang bagi BTN untuk memperbesar manfaat yang dihadirkan kepada masyarakat. Bagi BTN, pertumbuhan bisnis dan kontribusi sosial merupakan bagian yang saling melengkapi dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Bagi BTN, pertumbuhan bukan hanya tentang bagaimana kami memperkuat bisnis, tetapi juga bagaimana kehadiran BTN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan. Semakin kuat BTN bertumbuh, semakin besar pula manfaat yang ingin kami hadirkan bagi masyarakat, terutama dalam ekosistem perumahan yang menjadi DNA BTN,” ujar Nixon, dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (26/8/2026).(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Naik 22 Persen Jadi Rp36.000 per Kilogram

    Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Naik 22 Persen Jadi Rp36.000 per Kilogram

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami kenaikan pada Senin (20/7/2026). Komoditas yang paling mencolok adalah cabai merah besar dan cabai merah kecil yang melonjak hingga 22,22 persen, disusul telur ayam ras yang naik 11,76 persen. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai […]

  • Produsen ATR 42-500 Ikut Bantu Investigasi Kecelakaan Pesawat Sewaan KKP

    Produsen ATR 42-500 Ikut Bantu Investigasi Kecelakaan Pesawat Sewaan KKP

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen pesawat ATR menyatakan akan ikut membantu proses investigasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan jatuh di kawasan pegunungan Bulusaraun, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dalam pernyataan resminya, ATR menyampaikan duka cita kepada seluruh pihak yang terdampak serta menegaskan keterlibatan penuh dalam mendukung proses penyelidikan yang dipimpin otoritas […]

  • Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bea keluar (BK) ekspor batu bara akan mulai dipungut pada 1 Januari 2026. Saat ini, aturan pelaksana berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) masih dalam tahap penyusunan dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2025. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, penyusunan PMK tersebut telah sejalan […]

  • Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 14 Orang

    Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 14 Orang

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang hingga Selasa pagi, 28 April 2026. Selain itu, sebanyak 84 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Direktur Utama PT Kereta […]

  • Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan kekuasaan pengelolaan keuangan daerah secara konstitusional berada di tangan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota. […]

  • Lippo Cikarang (LPCK) Raup Marketing Sales Rp491 Miliar Q1 2026, Melonjak 52%

    Lippo Cikarang (LPCK) Raup Marketing Sales Rp491 Miliar Q1 2026, Melonjak 52%

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Lippo Cikarang Tbk mencatatkan kinerja awal tahun yang positif. Perusahaan properti ini membukukan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp491 miliar sepanjang kuartal I 2026, atau tumbuh 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut setara dengan 29 persen dari target marketing sales perseroan sepanjang 2026 yang dipatok Rp1,7 triliun. Direktur LPCK, […]

expand_less