Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Istana dan DPR Gelisah, MK Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

Istana dan DPR Gelisah, MK Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemisahan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dari anggaran fungsi pendidikan. Kebijakan tersebut mulai diterapkan dalam penyusunan APBN 2028.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan mengikuti putusan MK sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan. Karena proses penyusunan APBN saat ini sudah memasuki tahap pembahasan dan finalisasi, perubahan tidak akan diterapkan pada anggaran yang sedang berjalan.

“Kita ikutin putusan MK, itu tahun 2028 kan?” ujar Purbaya, Jumat (31/7).

Menurutnya, penerapan pemisahan anggaran mulai APBN 2028 bertujuan agar tidak mengganggu proses pembahasan anggaran yang telah berlangsung.

“Kalau ini kan sudah dibahas. Nanti pusing kita capek lagi kerja. Jadi kalau 2028, ya 2028. Karena mungkin MK juga menghitung bahwa ini sudah dibahas, tinggal difinalisasi. Kalau berubah semua nanti enggak keburu,” katanya.

Purbaya mengatakan pemerintah masih mengkaji aspek teknis pelaksanaan putusan tersebut, termasuk menghitung dampaknya terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Nanti kita hitung,” ujarnya saat ditanya mengenai potensi tambahan kebutuhan anggaran akibat pemisahan anggaran BGN.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembahasan terkait implementasi putusan MK bersama Presiden Prabowo Subianto maupun Kepala BGN Sudaryono belum dilakukan.

Menurut Purbaya, Sudaryono saat ini masih fokus melakukan konsolidasi internal setelah dilantik memimpin Badan Gizi Nasional.

“Belum. Dia masih konsolidasi. Setelah konsolidasi selesai baru saya ketemu. Kayaknya minggu depan saya ketemu beliau,” ucapnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian gugatan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam putusannya, MK menegaskan anggaran untuk program yang dikelola BGN tidak lagi boleh dihitung sebagai bagian dari alokasi wajib 20 persen anggaran pendidikan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945.

Dengan demikian, mulai penyusunan APBN 2028 pemerintah harus menyediakan alokasi anggaran tersendiri bagi Badan Gizi Nasional di luar anggaran fungsi pendidikan.

Pemerintah memastikan akan mematuhi putusan tersebut sekaligus menjaga agar proses penyusunan APBN tetap berjalan sesuai jadwal.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali Kapal AS dan Israel

    Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali Kapal AS dan Israel

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi negara-negara dunia. Namun, jalur strategis tersebut tidak diperbolehkan dilintasi kapal milik Amerika Serikat, Israel, serta sekutu keduanya. Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Mesir, Ayman Mohyeldin, seperti dikutip media internasional. “Selat Hormuz sebenarnya terbuka. […]

  • Tracon Industri Rampungkan Proyek Pipa Panas Bumi PGEO di Kamojang Lebih Cepat

    Tracon Industri Rampungkan Proyek Pipa Panas Bumi PGEO di Kamojang Lebih Cepat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Tracon Industri berhasil menyelesaikan proyek pembangunan jalur pipa panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) di kawasan Kamojang, Kabupaten Bandung, lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Proyek tersebut rampung sekitar dua bulan lebih awal dan ditujukan untuk mendukung operasional lapangan panas bumi Kamojang yang menjadi salah satu tulang punggung […]

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan level tinggi pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah gerai perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, membanderol harga emas kadar tertinggi mendekati Rp 2,6 juta per gram, seiring lonjakan harga emas dunia. Kenaikan harga emas global dipicu meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di […]

  • Prabowo Tiba di Jawa Timur, Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih dan Panen Raya Jagung

    Prabowo Tiba di Jawa Timur, Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih dan Panen Raya Jagung

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dalam rangka kunjungan kerja. Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Andi Amran Sulaiman, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, serta Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Kunjungan kerja […]

  • Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik drastis pada perdagangan Selasa (25/11/2025) ini. Pasalnya, kenaikannya melonjak Rp40.000 hingga menjadi Rp2.380.000 per gram. Sementara emas Antam paling murah kini dibanderol seharga Rp1,24 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,32 miliar. Adanya kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali (buyback) emas […]

  • Tak Semua Penghasilan di Bawah PTKP Bebas Lapor SPT

    Tak Semua Penghasilan di Bawah PTKP Bebas Lapor SPT

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memperbarui ketentuan terkait wajib pajak yang dikecualikan dari kewajiban melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT), khususnya bagi mereka yang berpenghasilan di bawah batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-3/PJ/2026 yang mulai berlaku sejak 16 Maret 2026 dan ditetapkan oleh Dirjen […]

expand_less