Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » 202 Desa di Kerinci Sudah Terima Dana Desa Tahap II 2026, Kota Sungai Penuh Baru 12 Desa

202 Desa di Kerinci Sudah Terima Dana Desa Tahap II 2026, Kota Sungai Penuh Baru 12 Desa

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penyaluran Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026 di wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sungai Penuh menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok antara Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Hingga awal Juli 2026, Kabupaten Kerinci telah mencatat realisasi penyaluran Dana Desa Tahap II yang jauh lebih tinggi dibandingkan Kota Sungai Penuh.

Kepala Seksi Bank KPPN Sungai Penuh, Lusi Winanda Restu, mengatakan sebanyak 202 desa di Kabupaten Kerinci telah mencairkan Dana Desa Tahap II dari total 285 desa yang berada di wilayah tersebut.

“Di Kerinci sudah ada 202 desa yang telah melakukan pencairan Dana Desa Tahap II tahun 2026,” kata Lusi.

Capaian tersebut menunjukkan percepatan penyaluran dana ke pemerintah desa yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, realisasi penyaluran di Kota Sungai Penuh masih tergolong rendah. Dari total 65 desa, baru 12 desa yang telah berhasil mencairkan Dana Desa Tahap II.

Meski demikian, KPPN Sungai Penuh memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah dalam waktu dekat. Saat ini terdapat 10 desa yang telah menyampaikan dokumen pengajuan pencairan dan sedang menjalani proses penelitian serta verifikasi administrasi.

“Sudah ada 10 desa yang memasukkan berkas untuk pencairan Dana Desa, namun saat ini masih dalam proses penelitian dokumen,” ujar Lusi.

Menurut dia, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sehingga penyaluran dana dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

KPPN Sungai Penuh juga mengimbau pemerintah desa yang hingga kini belum mengajukan pencairan Dana Desa Tahap II agar segera melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

Kelengkapan administrasi dinilai menjadi faktor penting agar proses penyaluran dana dari pemerintah pusat ke rekening kas desa tidak mengalami keterlambatan.

Dana Desa merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, keterlambatan pencairan dikhawatirkan dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan yang telah disusun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Bagi desa yang belum melakukan pencairan Dana Desa, segera lengkapi persyaratannya agar tidak merugikan masyarakat,” tegas Lusi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemacetan Parah Lumpuhkan Jalan Muara Bulian Jambi, Kendaraan Mengular Hingga Tiga Jalur

    Kemacetan Parah Lumpuhkan Jalan Muara Bulian Jambi, Kendaraan Mengular Hingga Tiga Jalur

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kemacetan parah kembali melumpuhkan arus lalu lintas di jalur utama Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Antrean panjang kendaraan dilaporkan terjadi pada Minggu (8/3/2026) hingga menyebabkan arus lalu lintas hampir tidak bergerak selama berjam-jam. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, kendaraan bahkan mengular hingga membentuk tiga jalur di badan jalan, termasuk […]

  • Rupiah Makin Tertekan, Dolar AS Tembus Rp17.730

    Rupiah Makin Tertekan, Dolar AS Tembus Rp17.730

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Rabu (16/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum mereda. Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.730 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 36 poin atau 0,20 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.694 per […]

  • Pak Haato

    Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Mbak Tutut: Kontra Boleh Ekstrem Jangan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anak Presiden ke-2 RI,Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo, menjadi perwakilan keluarga saat penganugerahan gelar tanda pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Mereka tampak semringah. Seperti diberitakan, nama Soeharto masuk dalam 10 penerima gelar pahlawan nasional 2025. Presiden Prabowo Subianto langsung menganugerahkan gelar tanda pahlawan tersebut. Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak […]

  • Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

    Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah anggapan mahalnya harga daging sapi di pasar disebabkan dominasi kuota impor yang diberikan kepada badan usaha milik negara (BUMN). Ia menegaskan pasokan daging nasional dalam kondisi aman dan tidak terjadi penahanan stok. Pemerintah menetapkan kuota impor daging sapi tahun ini melalui Neraca Komoditas (NK) 2026, dengan porsi […]

  • Emas Pegadaian Kompak Ambruk! Antam dan UBS Anjlok Rp26 Ribu

    Emas Pegadaian Kompak Ambruk! Antam dan UBS Anjlok Rp26 Ribu

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali kehilangan kilaunya. Tiga produk emas yang tersedia, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak melemah pada perdagangan Jumat (11/9/2026). Koreksi paling dalam terjadi pada emas produksi Antam dan UBS. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, harga kedua produk emas tersebut sama-sama merosot Rp26.000 per gram. Setelah mengalami penurunan, […]

  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21-22 Oktober 2025. Bukan hanya suku bunga acuan atau BI rate, suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 3,75%, dan suku bunga lending facility dipertahankan dilevel 5,50%. Gubernur BI, Perry […]

expand_less