Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tak Berdaya! Ditutup Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

Rupiah Tak Berdaya! Ditutup Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (17/6/2026) sore. Mata uang Indonesia melemah 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.762 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya Rp17.725 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen eksternal dan domestik yang masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Dari eksternal, pasar mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran setelah muncul optimisme terkait kesepakatan yang bertujuan meredakan konflik di Timur Tengah.

“Kesepakatan tersebut, yang mencakup ketentuan yang memungkinkan Iran untuk melanjutkan ekspor minyak dan memperpanjang gencatan senjata sementara negosiasi berlanjut,” ujar Ibrahim.

Meski demikian, ketidakpastian masih tinggi karena proses pemulihan produksi energi diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Selain itu, sikap Israel yang belum sepenuhnya mendukung kesepakatan tersebut menimbulkan keraguan terhadap keberlanjutan gencatan senjata.

Pelaku pasar juga menanti hasil rapat kebijakan bank sentral AS atau The Fed.

The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya, namun investor akan mencermati proyeksi ekonomi terbaru dan arah kebijakan moneter ke depan, termasuk peluang penurunan suku bunga pada akhir tahun.

“Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetapi investor akan mencermati proyeksi ekonomi terbaru dan apa yang disebut ‘plot titik’ untuk petunjuk tentang jalur kebijakan di masa depan. Pasar sangat sensitif terhadap sinyal apa pun tentang apakah para pembuat kebijakan masih melihat ruang untuk pelonggaran di akhir tahun ini,” tutur Ibrahim.

Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026.

RDG kali ini menjadi sorotan setelah BI dalam beberapa kesempatan terakhir menaikkan suku bunganya atau BI Rate untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal.

Ibrahim menilai langkah pengetatan kebijakan moneter tersebut menunjukkan komitmen BI dalam menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar.

Selain itu, Indonesia dinilai relatif lebih siap menghadapi potensi gangguan pasokan energi dari Timur Tengah karena telah melakukan diversifikasi sumber impor minyak mentah melalui kontrak jangka panjang dengan sejumlah negara pemasok lain.

“Langkah diversifikasi sumber pasokan minyak dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi risiko gangguan pasokan akibat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dengan strategi tersebut, Indonesia memiliki alternatif sumber impor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tambahnya.

Adapun untuk perdagangan Kamis besok (18/6/2026), rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah dalam kisaran Rp17.760-Rp17.800 per dolar AS.(*)

 

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

    IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia menghadapi ancaman baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan total utang pemerintah dunia akan mencapai 100 persen dari produk domestik bruto (PDB) global pada 2029, level tertinggi sejak Perang Dunia II. Kenaikan tajam ini mencerminkan beban fiskal yang kian berat setelah pandemi COVID-19. Selama krisis, banyak negara menambah […]

  • Garuda Indonesia Berhemat, Pangkas Gaji Direksi Hingga Ketatkan Fasilitas Perjalanan

    Garuda Indonesia Berhemat, Pangkas Gaji Direksi Hingga Ketatkan Fasilitas Perjalanan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan finansial yang dialami BUMN kenamaan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membuat manajemen mengambil sejumlah langkah efisiensi. Upaya efisiensi anggaran di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dimulai dari jajaran direksi. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H Kairupan saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Senin (1/12/2025) membeberkan Garuda berencana […]

  • Comeback Pedri Warnai Kemenangan Barcelona 3-0 atas Levante

    Comeback Pedri Warnai Kemenangan Barcelona 3-0 atas Levante

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – FC Barcelona meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Levante UD dalam lanjutan La Liga musim 2025/2026. Laga di Camp Nou itu sekaligus menjadi momen comeback bagi Pedri setelah absen cukup lama karena cedera. Gelandang muda tersebut masuk pada menit ke-66 menggantikan Marc Bernal. Meski tampil sebagai pemain pengganti, Pedri dinilai langsung memberi dampak signifikan […]

  • Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

    Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat reformasi internal dengan langkah tegas. Sebanyak 26 pegawai pajak resmi dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, sementara 13 lainnya masih dalam pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik dan integritas. Langkah bersih-bersih di tubuh otoritas pajak tak lagi bisa ditawar. Di bawah kepemimpinan baru, DJP menunjukkan ketegasan dengan […]

  • DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia terus mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gas elpiji (LPG). Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah Dimethyl Ether (DME), bahan bakar alternatif yang disebut-sebut mampu menggantikan peran LPG di masa depan. DME merupakan senyawa eter paling sederhana dengan rumus kimia CH₃OCH₃. Bahan ini memiliki karakteristik mirip dengan LPG, […]

  • Harga Minyak Turun ke US,59 Usai Sinyal Pembukaan Selat Hormuz

    Harga Minyak Turun ke US$90,59 Usai Sinyal Pembukaan Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (16/4), seiring munculnya sinyal de-eskalasi konflik di Timur Tengah yang membuka peluang kelancaran distribusi energi global. Mengacu laporan Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat turun 44 sen atau 0,5 persen menjadi US$94,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS […]

expand_less