Pendapatan Negara di Jambi Tembus Rp1,64 Triliun pada Triwulan I 2026
- account_circle say say
- calendar_month 37 menit yang lalu
- print Cetak

Pantauan dari udara aktifitas pelabuhan talang duku jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kinerja pendapatan negara di regional Jambi pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan hasil positif. Realisasi pendapatan negara tercatat mencapai Rp1,64 triliun atau tumbuh 80,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Tunas Agung Jiwa Brata, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan membaiknya aktivitas ekonomi daerah serta efektivitas upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan negara.
“Pertumbuhan pendapatan negara terutama ditopang oleh peningkatan penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sama-sama menunjukkan tren positif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan penerimaan perpajakan didorong oleh membaiknya harga komoditas perdagangan dalam negeri yang diikuti peningkatan volume perdagangan. Selain itu, meningkatnya kepatuhan wajib pajak, penguatan pengawasan perpajakan, serta bertambahnya jumlah wajib pajak, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan, turut berkontribusi terhadap kenaikan penerimaan.
Sementara itu, dari sisi PNBP, pertumbuhan didominasi oleh peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU), terutama dari sektor pendidikan dan kesehatan.
Kontributor utama pada sektor pendidikan berasal dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Universitas Jambi, dan Poltekkes Kemenkes Jambi. Adapun dari sektor layanan kesehatan, kontribusi datang dari RS Bratanata Jambi dan RS Bhayangkara Jambi.
Kinerja positif ini diharapkan dapat terus berlanjut seiring dengan penguatan aktivitas ekonomi daerah serta optimalisasi potensi penerimaan negara di Provinsi Jambi.
- Penulis: say say
