Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pelabuhan Talang Duku Jadi Urat Nadi Logistik Jambi

Pelabuhan Talang Duku Jadi Urat Nadi Logistik Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelabuhan Talang Duku di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, terus memegang peranan penting sebagai pusat logistik dan perdagangan di Provinsi Jambi. Berada di tepian Sungai Batanghari, pelabuhan ini menjadi pintu utama distribusi berbagai komoditas unggulan Jambi menuju pasar domestik hingga internasional.

Sebagai pelabuhan sungai terbesar di Provinsi Jambi, Pelabuhan Talang Duku menghubungkan kawasan produksi di wilayah pedalaman (hinterland) dengan jalur perdagangan nasional dan global. Letaknya yang hanya sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Jambi menjadikannya salah satu infrastruktur transportasi paling strategis di Pulau Sumatra.

Pelabuhan ini berada di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi dan melayani angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) serta Logistik Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (LLASDP).

Salah satu keunggulan Pelabuhan Talang Duku adalah penggunaan dermaga apung yang mampu mengikuti perubahan tinggi permukaan Sungai Batanghari.

Teknologi tersebut memungkinkan aktivitas bongkar muat tetap berlangsung meski terjadi perbedaan elevasi air antara musim hujan dan kemarau yang dapat mencapai sekitar delapan meter.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai menjadi solusi efektif dalam menjaga kelancaran arus logistik sepanjang tahun, terutama bagi kapal barang maupun kapal penumpang yang memanfaatkan jalur sungai.

Dari sisi fasilitas, Pelabuhan Talang Duku memiliki kapasitas yang cukup besar untuk ukuran pelabuhan sungai.

Pelabuhan ini mampu melayani kapal hingga sekitar 750 Deadweight Tonnage (DWT) dengan panjang dermaga mencapai 230,5 meter.

Selain itu tersedia lapangan penumpukan lebih dari 23 ribu meter persegi, gudang penyimpanan, terminal peti kemas, hingga berbagai alat bongkar muat seperti forklift diesel, transtainer, dan head truck yang mendukung efisiensi operasional.

Berbagai jenis armada beroperasi di pelabuhan ini, mulai dari kapal motor barang, kapal penumpang, speedboat, ketek, kapal tunda hingga tongkang pengangkut komoditas.

Pelabuhan Talang Duku selama ini menjadi jalur utama pengiriman berbagai komoditas unggulan Provinsi Jambi.

Produk seperti karet alam, kayu lapis (plywood), moulding kayu, serta sejumlah hasil perkebunan lainnya dikirim melalui pelabuhan ini menuju berbagai negara.

Pasar ekspor komoditas Jambi mencakup Jepang, Korea Selatan, negara-negara Timur Tengah, Eropa hingga Amerika Serikat.

Peran tersebut membuat Pelabuhan Talang Duku bukan sekadar pelabuhan regional, tetapi juga menjadi salah satu pintu ekspor penting yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan devisa nasional.

Prospek Pelabuhan Talang Duku diperkirakan akan semakin meningkat seiring rencana pengembangan kawasan industri berorientasi ekspor di Kota Jambi.

Pemerintah sebelumnya telah menggagas pembangunan kawasan industri sekitar 560 hektare di wilayah Jambi Timur yang lokasinya relatif dekat dengan pelabuhan.

Apabila proyek tersebut terealisasi, Pelabuhan Talang Duku berpotensi menjadi pusat logistik terpadu (port-centric logistics), di mana hasil industri dapat langsung dikirim menuju pelabuhan untuk selanjutnya diekspor.

Integrasi kawasan industri dan pelabuhan diyakini mampu menekan biaya logistik, mempercepat rantai pasok, serta meningkatkan daya saing investasi di Provinsi Jambi.

Di balik potensinya, Pelabuhan Talang Duku masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah kedalaman alur Sungai Batanghari yang relatif terbatas sehingga hanya dapat dilalui kapal dengan ukuran tertentu. Kondisi ini membuat kegiatan pengerukan (dredging) secara berkala menjadi kebutuhan agar kapal bermuatan lebih besar dapat masuk ke kawasan pelabuhan.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan akses menuju kawasan industri dan pelabuhan juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik.

Dengan posisi strategis di jalur Sungai Batanghari, dukungan infrastruktur yang terus berkembang, serta rencana integrasi kawasan industri, Pelabuhan Talang Duku diproyeksikan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Jambi dalam beberapa tahun ke depan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersinar di Bundesliga, Yan Diomande Incaran Utama MU

    Bersinar di Bundesliga, Yan Diomande Incaran Utama MU

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United mendapat kabar baik dalam usaha merekrut bintang 19 tahun dari RB Leipzig, Yan Diomande. Salah satu pesaing terberat MU memutuskan untuk mundur dan tidak lagi mengejar Diomande. Diomande menjadi salah satu bintang muda paling bersinar di Bundesliga. Dia mampu menjalankan peran sebagai pengganti Xavi Simons yang cabut ke Tottenham Hotspur dengan […]

  • Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja. Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai […]

  • Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

    Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha logistik dan kepelabuhanan meminta pemerintah pusat segera turun tangan menyikapi memburuknya layanan bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan nasional. Produktivitas yang rendah dan keterbatasan fasilitas dinilai memicu keterlambatan pengiriman serta meningkatkan biaya operasional. Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Trismawan Sanjaya mengatakan, keluhan datang dari hampir seluruh pelabuhan domestik, […]

  • Rupiah Melemah Terus! Kini Sudah Rp17.130 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Terus! Kini Sudah Rp17.130 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pagi ini. Rupiah mencatatkan koreksi tipis di tengah dinamika pasar keuangan global yang masih fluktuatif. Berdasarkan data dari Antara pada Selasa (14/4/2026), rupiah mengalami penurunan sebesar 25 poin atau setara dengan 0,15 persen. Pergerakan ini membawa posisi rupiah ke level Rp17.130 per dolar […]

  • Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menghadapi tekanan berat di tengah dinamika global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, tantangan utama berasal dari ketergantungan bahan baku impor serta disrupsi rantai pasok global. Menurutnya, ketergantungan terhadap bahan baku impor membuat industri tekstil nasional rentan terhadap gangguan pasokan. Selain itu, perubahan permintaan pasar […]

  • Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

    Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup seluruh aktivitas wisata dan pendakian Gunung Kerinci mulai 6 Januari 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Sumatera tersebut. Kebijakan penutupan tertuang dalam surat pengumuman bernomor PG.01/T.1/BTK/KSA.04.01/B/10/2026 tertanggal 6 Januari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

expand_less