Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pelabuhan Talang Duku Jadi Urat Nadi Logistik Jambi

Pelabuhan Talang Duku Jadi Urat Nadi Logistik Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelabuhan Talang Duku di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, terus memegang peranan penting sebagai pusat logistik dan perdagangan di Provinsi Jambi. Berada di tepian Sungai Batanghari, pelabuhan ini menjadi pintu utama distribusi berbagai komoditas unggulan Jambi menuju pasar domestik hingga internasional.

Sebagai pelabuhan sungai terbesar di Provinsi Jambi, Pelabuhan Talang Duku menghubungkan kawasan produksi di wilayah pedalaman (hinterland) dengan jalur perdagangan nasional dan global. Letaknya yang hanya sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Jambi menjadikannya salah satu infrastruktur transportasi paling strategis di Pulau Sumatra.

Pelabuhan ini berada di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi dan melayani angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) serta Logistik Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (LLASDP).

Salah satu keunggulan Pelabuhan Talang Duku adalah penggunaan dermaga apung yang mampu mengikuti perubahan tinggi permukaan Sungai Batanghari.

Teknologi tersebut memungkinkan aktivitas bongkar muat tetap berlangsung meski terjadi perbedaan elevasi air antara musim hujan dan kemarau yang dapat mencapai sekitar delapan meter.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai menjadi solusi efektif dalam menjaga kelancaran arus logistik sepanjang tahun, terutama bagi kapal barang maupun kapal penumpang yang memanfaatkan jalur sungai.

Dari sisi fasilitas, Pelabuhan Talang Duku memiliki kapasitas yang cukup besar untuk ukuran pelabuhan sungai.

Pelabuhan ini mampu melayani kapal hingga sekitar 750 Deadweight Tonnage (DWT) dengan panjang dermaga mencapai 230,5 meter.

Selain itu tersedia lapangan penumpukan lebih dari 23 ribu meter persegi, gudang penyimpanan, terminal peti kemas, hingga berbagai alat bongkar muat seperti forklift diesel, transtainer, dan head truck yang mendukung efisiensi operasional.

Berbagai jenis armada beroperasi di pelabuhan ini, mulai dari kapal motor barang, kapal penumpang, speedboat, ketek, kapal tunda hingga tongkang pengangkut komoditas.

Pelabuhan Talang Duku selama ini menjadi jalur utama pengiriman berbagai komoditas unggulan Provinsi Jambi.

Produk seperti karet alam, kayu lapis (plywood), moulding kayu, serta sejumlah hasil perkebunan lainnya dikirim melalui pelabuhan ini menuju berbagai negara.

Pasar ekspor komoditas Jambi mencakup Jepang, Korea Selatan, negara-negara Timur Tengah, Eropa hingga Amerika Serikat.

Peran tersebut membuat Pelabuhan Talang Duku bukan sekadar pelabuhan regional, tetapi juga menjadi salah satu pintu ekspor penting yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan devisa nasional.

Prospek Pelabuhan Talang Duku diperkirakan akan semakin meningkat seiring rencana pengembangan kawasan industri berorientasi ekspor di Kota Jambi.

Pemerintah sebelumnya telah menggagas pembangunan kawasan industri sekitar 560 hektare di wilayah Jambi Timur yang lokasinya relatif dekat dengan pelabuhan.

Apabila proyek tersebut terealisasi, Pelabuhan Talang Duku berpotensi menjadi pusat logistik terpadu (port-centric logistics), di mana hasil industri dapat langsung dikirim menuju pelabuhan untuk selanjutnya diekspor.

Integrasi kawasan industri dan pelabuhan diyakini mampu menekan biaya logistik, mempercepat rantai pasok, serta meningkatkan daya saing investasi di Provinsi Jambi.

Di balik potensinya, Pelabuhan Talang Duku masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah kedalaman alur Sungai Batanghari yang relatif terbatas sehingga hanya dapat dilalui kapal dengan ukuran tertentu. Kondisi ini membuat kegiatan pengerukan (dredging) secara berkala menjadi kebutuhan agar kapal bermuatan lebih besar dapat masuk ke kawasan pelabuhan.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan akses menuju kawasan industri dan pelabuhan juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik.

Dengan posisi strategis di jalur Sungai Batanghari, dukungan infrastruktur yang terus berkembang, serta rencana integrasi kawasan industri, Pelabuhan Talang Duku diproyeksikan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Jambi dalam beberapa tahun ke depan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di 11 Kabupaten/Kota Jambi, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat

    Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di 11 Kabupaten/Kota Jambi, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Masyarakat Jambi yang membutuhkan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan perlu mengetahui lokasi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat di wilayah 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Penting bagi setiap warga untuk menemukan kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat agar mempermudah akses pelayanan administrasi dan klaim program jaminan sosial. Informasi ini penting bagi pekerja, pengusaha, dan peserta […]

  • Menaker Kaji Perusahaan Wajib Beri Uang Saku Peserta Magang Nasional

    Menaker Kaji Perusahaan Wajib Beri Uang Saku Peserta Magang Nasional

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli tengah mengkaji skema baru dalam program Magang Nasional dengan melibatkan perusahaan untuk ikut memberikan uang saku kepada peserta. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat komitmen dunia usaha dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia. Selama ini, uang saku peserta magang sepenuhnya bersumber dari anggaran negara. Namun ke depan, pemerintah membuka peluang […]

  • Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

    Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Pada perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026), rupiah bergerak melemah 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.835 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.802 per dolar AS. Pelemahan terjadi seiring penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu sikap risk-off di pasar global. Pelemahan mata […]

  • Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan pemindahan jalur masuk barang impor atau entry point sebagai bagian dari penguatan instrumen non-tariff measures (NTM) di Indonesia. “Saya akan melakukan komunikasi dengan Menkeu untuk menjelaskan kepada beliau mengenai konsep kami mengenai konsep NTM,” ujar Agus di […]

  • Prabowo Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Tegaskan Fondasi Baru Ekonomi Rakyat

    Prabowo Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Tegaskan Fondasi Baru Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat saat memimpin evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/11/2025). Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam langkah pemerintah mempercepat hadirnya koperasi modern di seluruh desa dan kelurahan. Dalam laporan resmi yang disampaikan melalui akun […]

  • Harga Sembako Talang Banjar: Cabai Turun, Rawit Merah Naik 18,75 Persen

    Harga Sembako Talang Banjar: Cabai Turun, Rawit Merah Naik 18,75 Persen

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada 8 Juni 2026. Pergerakan mencolok terjadi pada komoditas cabai. Data menunjukkan, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil turun tajam masing-masing sebesar 31,03 persen. Keduanya kini dijual di kisaran Rp40.000 per kilogram. Sebaliknya, cabai rawit merah mengalami […]

expand_less