Surga Rasa di Tanah Jambi! Kuliner Lokal Ini Siap Bikin Lidah Ketagihan
- account_circle -
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Kuliner khas Jambi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Bicara soal kuliner, Jambi memang tak pernah kehabisan kejutan. Dari sajian berbahan ikan segar hingga olahan daging dengan bumbu pekat, semuanya hadir dengan cita rasa khas yang sulit dilupakan.
Kekayaan kuliner Jambi lahir dari perpaduan rempah tradisional dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Tak heran, setiap hidangan punya karakter kuat—gurih, pedas, hingga asam segar yang menggoda selera.
Olahan ikan menjadi salah satu primadona. Letak geografis yang dilintasi sungai besar membuat bahan baku ikan melimpah. Berbagai menu seperti gulai ikan hingga olahan fermentasi menghadirkan sensasi rasa yang unik dan autentik.
Di sisi lain, kuliner berbahan daging juga tak kalah menggoda. Bumbu yang dimasak hingga meresap menghasilkan cita rasa pekat dan kaya, cocok bagi penikmat makanan dengan karakter kuat.
Tak hanya soal rasa, kuliner Jambi juga menyimpan cerita budaya. Setiap hidangan mencerminkan tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat, menjadikannya lebih dari sekadar santapan.
Bagi pecinta kuliner, menjelajah rasa di Jambi bukan hanya soal kenyang, tapi pengalaman. Sekali mencoba, dijamin sulit berpaling.
Berikut lima kuliner khas Jambi yang bikin penasaran dan siap bikin kamu lapar seketika:
1. Gulai Tepek Ikan

Sekilas mirip pempek, tapi tepek ikan khas Jambi ini disajikan dengan kuah gulai kental berbumbu rempah. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih yang meresap.
Gulai tepek ikan diolah dengan cara di-tepek atau dipipihkan. Makanan tradisional Jambi ini terbuat dari olahan ikan tenggiri dan kuah gulai yang beraneka rempah.
Biasanya gulai ikan tepek ditemukan di acara adat seperti kenduri, pernikahan dan acara penyambutan tamu. Selain itu, gulai ini merupakan bentuk akulturasi dari kearifan lokal masyarakat Jambi dan kebudayaan Melayu.
2. Daging Masak Hitam

Olahan daging sapi dengan warna hitam pekat hasil racikan bumbu dan rempah khas. Rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas—cocok jadi lauk utama.
Adapun cita rasanya yang manis dan gurih ini berasal dari aneka rempah yang digunakan seperti, jintan, adas manis, ketumbar, kayu manis, hingga santan. Cara membuatnya pun cukup sederhana, bumbunya dihaluskan, digoreng, kemudian diaduk bersama potongan daging hingga bumbunya meresap. Lalu terciptalah sajian olahan daging khas Jambi ini.
Daging masak itam secara umum mirip dengan semur. Kuliner ini biasanya bisa ditemukan di acara pernikahan, khitanan, aqiqah, serta beberapa rumah makan.
Warna hitam pada kuliner ini disebabkan karena perpaduan bumbu dan rempah. Karena itu, cita rasa rasa pedas, manis dan gurih menjadi kekhasan dari daging masak itam.
3. Gulai Terjun

Hidangan unik dengan kuah santan kaya rempah. Biasanya berisi ikan atau daging, dengan rasa gurih yang kuat dan aroma menggoda.
Nama yang unik ini bukan sekadar istilah puitis, tetapi mencerminkan cara memasaknya yang khas dan bahan utama yang menjadikannya berbeda dari gulai-gulai di daerah lain. Rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, serai, jahe, bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan ketumbar ditumis terlebih dahulu untuk membangkitkan aroma, kemudian dimasukkan ke dalam santan kental bersama ikan semah yang telah dibersihkan.
Gulai Terjun merupakan gulai tradisional khas Jambi yang menjadikan ikan semah ikan sungai yang sangat langka dan bernilai tinggi sebagai bintang utamanya.
Nama Gulai Terjun sendiri berasal dari teknik memasak yang unik, yakni dengan menjatuhkan bumbu dan bahan-bahan secara bertahap ke dalam kuah santan yang mendidih, mirip seperti air terjun yang mengalir dari ketinggian.
4. Tempoyak Ikan Patin

Perpaduan durian fermentasi (tempoyak) dengan ikan patin. Rasanya asam, gurih, dan khas—kuliner yang sering bikin orang ketagihan.
Proses memasaknya cukup praktis dan tidak memerlukan teknik yang sulit, sangat cocok untuk pemula yang ingin mencoba masakan khas Indonesia.
Rasanya juga pedas mengigit, berpadu dengan ikan patin yang lembut berlemak, menjadikan makanan ini primadona di Jambi.
5. Gulai Belut

Ini dia yang paling menggiurkan. Belut dimasak dengan kuah gulai kental penuh rempah, menghasilkan rasa gurih pedas yang nendang. Teksturnya lembut, bumbunya meresap sampai ke dalam—sekali coba, susah berhenti.
Hidangan ini terkenal di Muaro Jambi dan Merangin. Tiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda.
Di Muaro Jambi, belut dipanggang sebelum dimasak bersama daun ubi, kacang panjang dan terong.
Di Merangin, menggunakan banyak cabai dan sering ditambah sayuran pakis.
Menemukan gulai belut di rumah makan cukup sulit. Namun, makanan ini biasanya dihidangkan ketika ada acara atau hari-hari besar. Saat bulan Ramadan tiba, banyak orang-orang yang mulai menjual makanan ini sebagai santapan favorit masyarakat.
Kuliner-kuliner ini bukan sekadar makanan, tapi bagian dari identitas rasa Jambi yang kaya rempah. Kalau kamu belum pernah coba, siap-siap tergoda!
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua
