Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Uzbekistan resmi memperkuat langkah ekonominya di panggung internasional. Presiden Shavkat Mirziyoyev menandatangani undang-undang terkait keikutsertaan negara tersebut dalam New Development Bank atau NDB.

Penandatanganan aturan itu diumumkan melalui dokumen yang dipublikasikan dalam situs basis data legislasi nasional Uzbekistan pada Jumat (22/5/2026).

“Bergabung dengan perjanjian mengenai Bank Pembangunan Baru (Fortaleza, 2 Juli 2014),” demikian isi dokumen tersebut.

Fortaleza merupakan nama perjanjian yang menjadi dasar pembentukan NDB sebagai lembaga pembiayaan pembangunan milik blok BRICS.

Sebelumnya, pada April lalu, majelis rendah parlemen Uzbekistan telah mengesahkan undang-undang mengenai aksesi ke NDB. Persetujuan kemudian diberikan oleh senat pada Selasa (19/5/2026).

Majelis rendah parlemen menyebut keikutsertaan Uzbekistan dalam NDB diperkirakan akan membuka akses terhadap investasi alternatif dan skema pembiayaan preferensial guna mempercepat modernisasi ekonomi nasional.

Pemerintah Uzbekistan juga telah menyiapkan portofolio proyek bernilai besar untuk diajukan ke NDB. Kementerian Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan menyebut nilai proyek yang disiapkan mencapai 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp79,7 triliun.

Dana tersebut direncanakan mengalir ke berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi, energi, konstruksi hingga industri. Salah satu proyek besar yang diharapkan memperoleh dukungan pendanaan ialah pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di negara tersebut.

Uzbekistan sendiri telah menjadi negara mitra BRICS sejak 1 Januari 2025. Bergabungnya negara itu ke NDB dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas akses pembiayaan pembangunan dan memperkuat posisi ekonomi negara di tingkat global.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Detik-Detik Airbus A330 Gagal Lepas Landas di India, Mesin Terbakar, Penumpang Luka Luka

    Detik-Detik Airbus A330 Gagal Lepas Landas di India, Mesin Terbakar, Penumpang Luka Luka

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Insiden menegangkan terjadi pada pesawat Airbus A330 milik Swiss International Air Lines yang gagal lepas landas (abort takeoff) di Bandara Internasional Indira Gandhi, Minggu (26/4/2026) dini hari. Pesawat dengan nomor penerbangan LX147 itu dilaporkan mengalami gangguan serius pada salah satu mesin saat sedang berakselerasi di landasan pacu. Situasi darurat pun tak terhindarkan, memaksa […]

  • Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

    Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam pertemuan dengan para gubernur dari berbagai provinsi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya keseimbangan fiskal nasional. Namun, sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat meninjau kembali pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) karena berpotensi menekan pembangunan di tingkat daerah. Pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (7/10/2025), ini […]

  • IHSG Dibuka Naik 0,3% Hari Ini, Kembali Dekati Level 9.000 Didukung Sentimen APBN

    IHSG Dibuka Naik 0,3% Hari Ini, Kembali Dekati Level 9.000 Didukung Sentimen APBN

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (9/1/2026). Pada awal sesi, IHSG naik 27,15 poin atau 0,3% ke level 8.952,62, kembali mendekati area psikologis 9.000. Penguatan IHSG pagi ini ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 358 saham menguat, 140 saham melemah, sementara 460 saham stagnan. […]

  • Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tampaknya belum stabil. Dibuka pada perdagangan hari ini, Selasa (4/11/2025), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka terdepresiasi 0,25% atau 39 poin ke Rp16.715 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,11% atau 0,11 poin ke 99,97. Sementara […]

  • Ilustrasi Play Button

    Keluar FCA, Saham Sawit Haji Isam Rontok

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saham emitem milik Haji Isam dengan kode JARR sempat mencuri perhatian di pasar modal. Saham perusahaan kelapa sawit PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) ini sempat meroket 2.028% dari Rp 384 pada pertengahan Juli 2025 ke Rp 8.175 per 13 Oktober 2025 kemarin. Dalam enam bulan JARR terbang 1.830 persen dari Rp360 pada […]

  • Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

    Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia usaha menilai kinerja industri manufaktur Indonesia pada 2026 akan sangat ditentukan oleh kombinasi faktor domestik dan global. Setelah melewati fase pemulihan pada 2025, tantangan berikutnya adalah memastikan momentum tersebut tidak berhenti sebagai rebound jangka pendek. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyebutkan, terdapat dua faktor utama yang akan membentuk […]

expand_less