Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Emas Antam Tancap Gas, Naik Rp25 Ribu dalam Sehari

Harga Emas Antam Tancap Gas, Naik Rp25 Ribu dalam Sehari

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Kenaikan tajam sebesar Rp25.000 per gram membuat harga logam mulia kembali bergerak menguat setelah sebelumnya sempat melemah.

Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman logam mulia, emas Antam kini dibanderol Rp2.789.000 per gram. Angka tersebut naik dari harga sebelumnya yang berada di level Rp2.764.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut mengalami kenaikan. Saat ini, harga buyback tercatat berada di level Rp2.594.000 per gram.

Kenaikan harga emas Antam menjadi perhatian investor maupun masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang. Tidak sedikit pembeli yang memanfaatkan tren kenaikan ini sebagai sinyal positif bagi prospek emas ke depan.

Dalam transaksi penjualan emas, dikenakan potongan pajak sesuai ketentuan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk emas batangan dengan berbagai ukuran mulai 1 gram hingga 1.000 gram.

Untuk penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai buyback.

Berikut daftar harga pecahan emas Antam terbaru:
0,5 gram: Rp1.444.500
1 gram: Rp2.789.000
2 gram: Rp5.518.000
3 gram: Rp8.252.000
5 gram: Rp13.720.000
10 gram: Rp27.385.000
25 gram: Rp68.337.000
50 gram: Rp136.595.000
100 gram: Rp273.112.000
250 gram: Rp682.515.000
500 gram: Rp1.364.820.000
1.000 gram: Rp2.729.600.000

Selain itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sesuai PMK yang sama, yakni sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP, dengan bukti potong pajak diberikan pada setiap transaksi pembelian.(*)

 

 

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat ke posisi Rp16.669 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10%. dolar Singapura […]

  • Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja. Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai […]

  • Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

    Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mengkaji penerapan pajak durian runtuh atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini ditujukan untuk menangkap tambahan keuntungan perusahaan yang muncul akibat lonjakan harga komoditas di pasar global. Purbaya mengatakan skema pajak tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah juga tengah […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Rp16 Ribu Segram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Rp16 Ribu Segram

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan belum mereda dihadapi emas produksi Antam. Setelah sempat bertahan, harga logam mulia tersebut kembali anjlok pada perdagangan Senin (28/9/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini melorot Rp16.000 per gram. Dengan penurunan tersebut, harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.597.000 per gram. Koreksi tersebut semakin […]

  • Harga Saham Gabungan (IHSG) Hari Ini Anjlok 3,46 Persen

    Harga Saham Gabungan (IHSG) Hari Ini Anjlok 3,46 Persen

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketika bursa saham global mulai menunjukkan pemulihan, pasar modal Indonesia justru bergerak ke arah sebaliknya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 3,46 persen ke level 6.370 pada penutupan perdagangan Selasa, 19 Mei 2026, dan menjadi salah satu indeks dengan kinerja terburuk di Asia. Di saat indeks-indeks utama dunia kompak menghijau, IHSG terseret arus […]

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

expand_less