Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Properti » BSDE Catat Prapenjualan Rp7,1 Triliun di Kuartal III-2025, Capai 71 Persen dari Target Tahunan

BSDE Catat Prapenjualan Rp7,1 Triliun di Kuartal III-2025, Capai 71 Persen dari Target Tahunan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perusahaan properti milik Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp7,10 triliun hingga kuartal III-2025. Angka ini setara 71 persen dari target tahunan sebesar Rp10 triliun.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, capaian tersebut tumbuh 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,84 triliun, menandakan permintaan pasar properti yang tetap solid di tengah kondisi ekonomi global yang menantang.

“Pencapaian hingga kuartal III-2025 tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan adanya permintaan yang tetap terjaga di pasar properti,” ujar Hermawan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10/2025).

Hermawan menjelaskan, segmen residensial menyumbang Rp3,14 triliun atau 44 persen dari total prapenjualan perseroan.
Pertumbuhan ini ditopang oleh proyek-proyek unggulan seperti Nava Park, Hiera, Armont Residences, Eonna, dan Terravia di BSD City, serta proyek Kaia Yara, Klasika Vicente, dan proyek baru Altara di Grand Wisata Bekasi.
Sementara proyek Richmond dan Averon di Kota Wisata Cibubur turut memperkuat kinerja segmen residensial.

Adapun segmen komersial mencatatkan prapenjualan Rp3,33 triliun atau 47 persen dari total penjualan, terdiri atas ruko senilai Rp1,88 triliun, kavling komersial Rp1,08 triliun, dan unit apartemen Rp372 miliar.

“Kinerja ruko didukung oleh peluncuran proyek baru seperti Nava Park Business Suites, Xlane Community Complex, The Exquis Lifestyle Park BSD, dan Asterra Business Park,” ungkap Hermawan.

Untuk segmen apartemen, penjualan ditopang proyek The Elements, Southgate, dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City. Berdasarkan lokasi proyek, BSD City masih menjadi penyumbang utama dengan kontribusi 64 persen terhadap total prapenjualan hingga September 2025. Di antara proyek andalannya, Nava Park berkontribusi sekitar 12 persen, sedangkan Hiera mencapai 5 persen. Sementara itu, proyek Grand Wisata Bekasi menyumbang 10 persen, Kota Wisata Cibubur sebesar 4 persen, dan Grand City Balikpapan sebesar 4 persen.

Menjelang kuartal IV-2025, BSDE akan melanjutkan strategi penjualan melalui kampanye nasional “Move in Quickly”, serta memanfaatkan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) yang berlaku hingga akhir 2026.

“Dukungan kebijakan fiskal dan moneter pemerintah, termasuk penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dan pelonggaran likuiditas, menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor properti di paruh kedua tahun ini,” ujar Hermawan.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut telah meningkatkan daya beli masyarakat dan memperluas akses pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Kebijakan itu membuat pembiayaan KPR lebih terjangkau dan meningkatkan minat beli, terutama untuk produk hunian siap huni. Dengan portofolio proyek yang beragam, kami optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutup Hermawan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fitch Pertahankan Rating BBB untuk BCA, Outlook Negatif Bayangi Risiko Eksternal

    Fitch Pertahankan Rating BBB untuk BCA, Outlook Negatif Bayangi Risiko Eksternal

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Fitch Ratings mempertahankan peringkat kredit Bank Central Asia (BCA) di level investment grade. Dalam laporan terbarunya, Fitch menegaskan Long-Term Issuer Default Rating (IDR) BCA tetap di level BBB dengan outlook negatif. Di saat yang sama, Fitch Ratings Indonesia juga menahan National Long-Term Rating BCA di level AAA(idn) dengan outlook stabil. Fitch menyebut, kekuatan […]

  • RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan seiring dengan penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta pengembangan rumah susun (rusun) bersubsidi untuk daerah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan seluruh kepala daerah akan memperoleh alokasi kuota BSPS. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Ketua MPR RI, Menteri Hukum, […]

  • Ring Jantung: Prosedur Medis untuk Atasi Penyumbatan Arteri dan Cegah Serangan Jantung

    Ring Jantung: Prosedur Medis untuk Atasi Penyumbatan Arteri dan Cegah Serangan Jantung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prosedur pemasangan ring jantung atau stent menjadi salah satu tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah, khususnya pada arteri koroner. Tindakan ini bertujuan untuk melancarkan kembali aliran darah ke jantung sekaligus menurunkan risiko serangan jantung. Ring jantung merupakan alat berbentuk tabung kecil yang dipasang pada pembuluh darah yang menyempit akibat […]

  • Janice Tjen Masuk Daftar Pemain BNP Paribas Open 2026, Siap Tampil di Indian Wells

    Janice Tjen Masuk Daftar Pemain BNP Paribas Open 2026, Siap Tampil di Indian Wells

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Petenis Indonesia Janice Tjen tercantum dalam daftar pemain yang akan berlaga pada turnamen bergengsi BNP Paribas Open 2026. Berdasarkan daftar resmi WTA, sebanyak 78 petenis masuk dalam daftar tunggal putri turnamen kategori WTA 1000 tersebut. Nama Janice bersanding dengan sejumlah petenis papan atas dunia seperti Aryna Sabalenka, Iga Swiatek, Elena Rybakina, dan Jessica […]

  • BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

    BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperkuat kredibilitas dan keandalan suku bunga acuan rupiah nasional, Bank Indonesia (BI) resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, untuk menggantikan Jibor, pasar keuangan Indonesia didorong untuk menggunakan Indonesia Overnight Index Average (Indonia), yaitu suku bunga acuan rupiah […]

  • Kemenkeu Didesak Terbitkan Blacklist Importir Barang Bekas

    Kemenkeu Didesak Terbitkan Blacklist Importir Barang Bekas

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendapat tenggat waktu satu minggu untuk menyelesaikan daftar hitam (blacklist) importir nakal yang selama ini kedapatan memasukkan barang impor bekas ke Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap importir yang melanggar aturan sudah tidak bisa ditunda lagi, sehingga daftar hitam tersebut wajib segera diterbitkan. Purbaya mengakui […]

expand_less