Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai pentingnya memperluas sumber investasi di ASEAN agar kawasan tidak terlalu bergantung pada Singapura sebagai pusat investasi utama. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kemandirian ekonomi regional di tengah ketidakpastian global.

“Kalau bicara investasi intra-ASEAN, Singapura itu nomor satu sebagai negara asal investasi ke Indonesia. Selama ini, Singapura memang memainkan peran sebagai hub investasi, baik dari China, Eropa, maupun Amerika,” ujar Bhima saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Pernyataan Bhima merespons hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, yang menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis di bidang ekonomi. Di antaranya penguatan perdagangan intra-ASEAN, peningkatan investasi regional, penguatan integrasi lintas sektor, serta komitmen menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan gangguan rantai pasok.

Bhima menjelaskan, selama ini sebagian besar investasi asing ke ASEAN masih didominasi oleh Singapura. Hal ini disebabkan karena banyak investor global menempatkan entitas keuangan mereka di Singapura sebelum menyalurkan modal ke negara-negara lain di Asia Tenggara.

“Singapura menjadi pintu utama arus investasi asing ke kawasan, termasuk ke Indonesia. Negara ASEAN lainnya, seperti Malaysia, kontribusinya masih terbatas,” jelasnya.

Bhima mencontohkan, Malaysia baru mulai aktif berinvestasi di beberapa sektor seperti perkebunan, tetapi kontribusinya di sektor hilirisasi mineral atau industri padat karya masih tergolong kecil.

Dalam KTT ke-47 ASEAN, Indonesia menyerukan pentingnya integrasi ekonomi kawasan melalui sistem perdagangan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Salah satu hasil konkret dari pertemuan tersebut adalah penandatanganan The Second Protocol to Amend the ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA Upgrade).

Perjanjian ini mendorong praktik perdagangan yang berwawasan lingkungan, memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatkan konektivitas rantai pasok, serta menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa dagang alternatif antarnegara anggota.

Berdasarkan ASEAN Investment Report 2025, arus masuk investasi langsung asing (FDI) ke kawasan ASEAN pada tahun 2024 tumbuh 8,5 persen, mencapai 226 miliar dolar AS. Dari total tersebut, sekitar 14 persen merupakan investasi yang berasal dari sesama negara ASEAN.

Bhima menilai, angka tersebut masih menunjukkan potensi besar bagi peningkatan investasi intra-kawasan.

“Ke depan, ASEAN perlu memperluas sumber investasi agar lebih merata, tidak hanya berpusat di Singapura. Ini penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan daya tahan kawasan,” tegas Bhima.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Ide Usaha Kecil di Desa Modal Kecil Untung Cepat

    15 Ide Usaha Kecil di Desa Modal Kecil Untung Cepat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peluang usaha kecil di desa pada 2026 masih terbuka lebar, terutama bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis dengan modal terbatas. Meski sering dianggap terbatas secara ekonomi, desa justru memiliki keunggulan pada biaya operasional yang rendah, kedekatan dengan konsumen, serta pola konsumsi harian yang stabil. Kunci utama keberhasilan usaha di desa bukan pada besarnya […]

  • Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kinerja positif. Hingga pertengahan November 2025, total penyaluran KUR telah mencapai Rp 238 triliun, atau setara 83 persen dari target tahunan sebesar Rp 286 triliun. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pencapaian ini menunjukkan […]

  • Manfaat Madu untuk Asam Lambung, Benarkah Efektif Meredakan GERD?

    Manfaat Madu untuk Asam Lambung, Benarkah Efektif Meredakan GERD?

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konsumsi madu sebagai cara alami untuk meredakan asam lambung mulai banyak dilirik. Meski belum populer, bahan alami ini disebut memiliki sejumlah manfaat yang dapat membantu mengurangi gejala gangguan lambung, termasuk Gastroesophageal Reflux Disease. Asam lambung naik terjadi ketika cairan dari lambung mengalir kembali ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Kondisi ini umumnya ditandai dengan […]

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini, Ngegas ke Rp17.900!

    Update Kurs Rupiah Hari Ini, Ngegas ke Rp17.900!

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Senyum pelaku usaha mulai merekah. Nilai tukar rupiah pada Rabu (10/6/2026) pagi menunjukkan penguatan signifikan. Mata uang Indonesia naik 158 poin atau 0,88 persen ke level Rp17.900 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp18.058 per dolar AS. Di saat yang sama, indeks dolar AS juga mengalami penguatan. Mata uang Negeri Paman […]

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi Turun 16,67 persen

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi Turun 16,67 persen

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Kamis (23/4/2026). Namun, penurunan signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit yang menjadi sorotan utama hari ini. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar harga sembako tidak mengalami perubahan. Komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih […]

expand_less