Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Danau Teluk Punya Prospek Properti Berbasis Wisata, Kampung Batik Jadi Penggeraknya

Danau Teluk Punya Prospek Properti Berbasis Wisata, Kampung Batik Jadi Penggeraknya

  • account_circle Syaiful Amri
  • calendar_month 51 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kecamatan Danau Teluk memiliki luas 13,44 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 13.091 jiwa pada 2024. Pertumbuhan penduduknya relatif moderat, sekitar 0,57 persen per tahun sepanjang 2020–2024. Wilayah ini mencakup lima kelurahan, yakni Pasir Panjang, Tanjung Raden, Tanjung Pasir, Olak Kemang dan Ulu Gedong.

Berbeda dengan kawasan Kota Jambi yang berkembang sebagai pusat perumahan massal, Danau Teluk memiliki karakter permukiman tradisional, perdagangan lokal, wisata budaya dan ekonomi kreatif. Arah tata ruang Kota Jambi 2024–2044 bahkan menetapkan kawasan Danau Teluk sebagai bagian dari wilayah yang memiliki fungsi permukiman, sosial budaya, wisata, industri, pergudangan dan kawasan lindung.

Salah satu penggerak baru kawasan adalah Kampung Batik Ulu Gedong. Pada 2026, Pemkot Jambi secara khusus mendorong pengembangan Kampung Batik sebagai kawasan tematik berbasis budaya Melayu sekaligus destinasi wisata yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

Pasar properti Danau Teluk masih relatif terbatas sehingga belum tersedia median harga tanah atau ruko 2026 yang cukup kuat untuk dijadikan patokan resmi. Listing online juga sangat sedikit dan sering bercampur dengan kecamatan lain. Karena itu, harga penawaran sebaiknya tidak diperlakukan sebagai harga transaksi.

Untuk ruko, kondisi tersebut justru menunjukkan bahwa Danau Teluk belum menjadi pasar ruko modern berskala besar. Aktivitas komersial lebih banyak berupa rumah usaha, toko, kedai, warung, batik dan bangunan multifungsi. Sebagai pembanding, listing ruko di kawasan Kota Jambi lainnya pada September 2026 berada di kisaran Rp1,5–2 miliar, tetapi angka tersebut bukan harga ruko Danau Teluk dan tidak boleh dipukul rata.

Untuk tanah, penentuan harga sangat bergantung pada akses jalan, lebar frontage, sertifikat, kondisi lahan dan kedekatan dengan kawasan wisata. Data publik terbaru yang cukup kuat belum menyediakan angka harga tanah per meter khusus Danau Teluk.

Untuk bisnis wisata dan perdagangan, tanah di pinggir jalan memiliki nilai strategis karena memberikan:

  • visibilitas usaha lebih tinggi;
  • akses kendaraan lebih mudah;
  • peluang parkir lebih baik;
  • wisatawan lebih mudah menemukan lokasi;
  • potensi pembelian spontan lebih besar;
  • cocok untuk restoran, toko batik, oleh-oleh, minimarket, kedai dan homestay.

Namun, pinggir jalan bukan jaminan otomatis menjadi cuan. Arus kendaraan, titik berhenti, akses parkir dan kedekatan dengan destinasi tetap menentukan. Manusia memang suka menyebut semua tanah strategis, padahal kadang strategisnya hanya karena berada di sebelah jalan.

Danau Teluk belum menunjukkan perkembangan perumahan formal berskala besar. Dokumen RPJPD Kota Jambi mencatat bahwa sepanjang 2011–2022 tidak terdapat perkembangan lokasi perumahan formal di Olak Kemang, Pasir Panjang, Tanjung Pasir, Tanjung Raden maupun Ulu Gedong.

Artinya, kawasan ini lebih didominasi permukiman eksisting. Karena itu, nama perumahan besar yang benar-benar terkenal dan berkembang di Danau Teluk tidak ditemukan dalam data publik terbaru yang dapat diverifikasi.

Dari sisi pendidikan, data BPS menunjukkan keberadaan SD, MI, SMP dan satuan pendidikan lainnya. Data pendidikan yang tersedia mencatat antara lain SDN 003/IV, SDN 048/IV, SDN 054/IV, SDN 070/IV dan SDN 127/IV, sementara SMPN 3 Jambi juga berada di kawasan tersebut.

Untuk rumah sakit besar, belum ditemukan rumah sakit umum berskala besar yang berada di dalam Kecamatan Danau Teluk. Fasilitas kesehatan lebih banyak berupa layanan kesehatan tingkat lokal.

Data 2024 yang dihimpun dalam penelitian berbasis data Dinas Koperasi UMKM Kota Jambi mencatat sekitar 2.076 UMKM di Danau Teluk. Sementara data lama Dinas Koperasi menunjukkan sektor kuliner, perdagangan kecil, jasa, transportasi dan usaha kreatif menjadi bagian penting aktivitas ekonomi masyarakat.

UMKM yang paling potensial dikembangkan saat ini adalah batik, kuliner lokal, oleh-oleh, kerajinan, kedai, homestay dan usaha berbasis pengalaman wisata. Kampung Batik menjadi salah satu anchor karena pemerintah secara eksplisit mengarahkannya sebagai destinasi budaya dan pusat ekonomi kreatif.

Untuk NIB 2026 dan PAD khusus Kecamatan Danau Teluk, belum ditemukan publikasi resmi terbaru yang mengatribusikan angka secara spesifik per kecamatan. Begitu juga tidak ada data publik yang cukup kuat untuk menyebut Danau Teluk sebagai pusat pergudangan. RTRW justru menempatkan kegiatan industri besar di Ulu Gedong, sedangkan kawasan industri dan pergudangan utama diarahkan ke beberapa wilayah lain di Kota Jambi.

Dengan demikian, prospek Danau Teluk lebih realistis berada pada properti berbasis wisata dan ekonomi lokal: rumah usaha, restoran, toko batik, homestay, guest house, ruang kreatif dan properti komersial di koridor jalan yang memiliki akses serta visibilitas tinggi. Perkembangan Kampung Batik pada 2026 memperkuat arah tersebut dan berpotensi menjadi katalis ekonomi kawasan dalam beberapa tahun ke depan.

  • Penulis: Syaiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta saat Lapor SPT via Coretax

    Menkeu Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta saat Lapor SPT via Coretax

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan dirinya mengalami kurang bayar pajak sekitar Rp 50 juta saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) 2025 melalui sistem Coretax. Pengalaman tersebut disampaikan langsung oleh Purbaya usai menyampaikan laporan pajaknya. Ia menjelaskan bahwa kondisi kurang bayar merupakan hal yang umum terjadi, terutama bagi wajib pajak […]

  • 115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBINIS.COM – Sebanyak 115 desa di Provinsi Aceh masih terisolasi hingga hari ke-21 pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh akses jalur darat yang terputus dan belum sepenuhnya pulih. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, keterbatasan akses darat membuat penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak harus dioptimalkan melalui jalur […]

  • Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Sekretariat RCEP, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik

    Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Sekretariat RCEP, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia mendorong pembentukan Sekretariat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk memperkuat koordinasi dan memastikan keberlanjutan kerja sama ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Indonesia memperkuat peran sebagai pusat ekonomi regional. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil berdasarkan pembaruan data per 25 November 2025. Tidak ada komoditas yang mengalami kenaikan maupun penurunan harga, termasuk bahan pangan utama seperti beras, daging, minyak goreng, dan cabai. Data ini dirilis oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi sebagai bagian dari pemantauan rutin […]

  • Tol Jambi-Rengat Berpacu dengan Waktu, Penlok 5 September dan Fisik Mulai Januari

    Tol Jambi-Rengat Berpacu dengan Waktu, Penlok 5 September dan Fisik Mulai Januari

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Jambi-Rengat Fase I memasuki tahap krusial. Pemerintah Provinsi Jambi memasang target ketat agar persoalan penetapan lokasi (Penlok) dan pembebasan lahan segera dituntaskan. Gubernur Jambi Al Haris meminta seluruh pihak terkait mempercepat proses pembangunan ruas tol tersebut. Penlok ditargetkan sudah klir paling lambat 5 September 2026, sedangkan […]

  • Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selama bertahun-tahun, rumus sukses dianggap sederhana: kuliah, dapat gelar, lalu kerja di perusahaan besar. Namun bagi banyak anak muda Gen Z, rumus itu kini terasa usang. Biaya kuliah yang melambung, utang mahasiswa yang menumpuk, dan pasar kerja yang tak pasti membuat banyak dari mereka mencari jalan yang lebih cepat dan murah menuju karier […]

expand_less