Harga Sembako Talang Banjar 25 September 2026: Cabai Turun 16,67 Persen, Ayam Rp40 Ribu
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Harga Ayam Broiler di Pasar Angso Duo tembus Rp40.000 per Kilogram.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada 25 September 2026 relatif stabil. Perubahan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, sementara harga sejumlah bahan pangan utama masih bertahan pada level sebelumnya.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar tercatat Rp40.000 per kilogram, turun 16,67 persen. Cabai merah kecil juga berada di level yang sama dengan penurunan 16,67 persen.
Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau. Harganya tercatat Rp35.000 per kilogram, turun 2,78 persen. Sementara cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tinggi, yakni Rp70.000 per kilogram, dan tercatat stabil.
Di kelompok protein, harga daging sapi murni berada di Rp150.000 per kilogram, daging ayam kampung Rp65.000 per kilogram, sedangkan ayam broiler tercatat Rp40.000 per kilogram. Telur ayam ras berada di Rp1.800 per butir dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir lokal tercatat Rp18.000 per kilogram. Minyak curah berada di Rp21.000 per kilogram, minyak kemasan premium Rp22.000 per liter, sedangkan Minyak Kita Rp15.700 per liter.
Harga bawang merah tercatat Rp28.000 per kilogram dan bawang putih Rp32.000 per kilogram. Sementara ikan kembung berada di Rp45.000 per kilogram dan ikan asin teri Rp80.000 per kilogram.
Pergerakan harga cabai menjadi perhatian penting bagi pelaku usaha kuliner. Penurunan bahan baku dapat memberikan ruang bagi pedagang untuk mengendalikan biaya produksi, terutama usaha makanan yang menggunakan cabai dalam jumlah besar.
Kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa harga pangan di pasar tradisional tidak bergerak seragam. Pada hari yang sama, komoditas tertentu dapat turun sementara komoditas lain tetap stabil.
Bagi konsumen dan pelaku usaha, memantau harga pasar secara berkala menjadi penting untuk mengatur belanja rumah tangga, menghitung biaya produksi, sekaligus menentukan strategi harga jual.
Sumber: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pembaruan 25 September 2026.
- Penulis: say say
