Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini berada di bawah Danantara Indonesia, perusahaan holding yang menaungi berbagai BUMN, termasuk PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

“Dividen BUMN sudah tidak lagi masuk APBN. Kalau sesuai UU APBN 2025, ada Rp90 triliun dividen per tahun itu cukup untuk membayar cicilan utang sekitar Rp2 triliun per tahun,” ujar Purbaya di Wisma Danantara Indonesia.

Purbaya menegaskan bahwa Danantara harus mencari skema penyelesaian tanpa melibatkan uang negara. Dalam pertemuan itu, CEO Danantara Rosan Roeslani disebut telah menyetujui langkah tersebut dan akan mempelajari berbagai opsi restrukturisasi utang.

Sebelumnya, COO Danantara Dony Oskaria sudah mengungkapkan bahwa proyek KCJB masuk dalam rencana kerja PT Danantara Asset Management (Persero). Rencananya, Danantara akan merestrukturisasi empat sektor besar BUMN, termasuk penerbangan, infrastruktur baja, asuransi, dan proyek kereta cepat pada semester II tahun 2025.

Polemik ini kian panas setelah pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut proyek Whoosh sebagai “barang busuk” saat dirinya menerima tanggung jawab pengawasan proyek tersebut. Luhut bahkan menyebut Prabowo berencana membentuk tim khusus untuk merestrukturisasi utang KCJB.

Sementara di sisi lain, muncul kekhawatiran dari sejumlah pihak, termasuk Mahfud MD, bahwa jika Indonesia gagal membayar utang proyek ini, China bisa menekan Indonesia secara politik maupun ekonomi, bahkan dikaitkan dengan isu wilayah Natuna Utara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Antam mengalami koreksi hari ini, Selasa (27/1/2026). Meskipun harga emas spot global (XAU/USD) sedang dalam tren positif menembus level USD 5.000 per troy ounce, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mampu menahan lonjakan harga emas hari ini di pasar domestik. Tercatat, harga emas Antam pecahan 1 gram turun […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Insan Pers, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

    Wali Kota Jambi Maulana Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Insan Pers, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan insan pers Kota Jambi pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan media di bulan suci Ramadan. Acara buka puasa bersama tersebut diinisiasi […]

  • Bapanas: Harga Beras Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

    Bapanas: Harga Beras Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan harga beras mulai stabil menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Stabilitas harga ini didukung oleh penguatan pasokan, pengawasan distribusi, serta langkah pengendalian yang terus dilakukan pemerintah. “Menjelang Natal dan tahun baru, pemerintah memastikan kestabilan harga pangan pokok strategis, terutama beras. Sampai awal November, sudah ada 214 kabupaten/kota […]

  • Ini Aturan Baru BEI: Free Float Saham Wajib Minimal 15%

    Ini Aturan Baru BEI: Free Float Saham Wajib Minimal 15%

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan penyesuaian definisi saham free float. BEI juga menaikkan batas minimum free float untuk tetap tercatat di Bursa menjadi 15 persen dari jumlah saham tercatat. Selain itu, BEI juga mengubah persyaratan saham free float untuk pencatatan awal menjadi berbasis kapitalisasi pasar dengan tiering baru sebesar 15 persen, […]

  • Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wajib pajak bisa bernapas lega tahun depan. Pemerintah memastikan tidak ada pajak baru maupun kenaikan tarif pajak pada 2026. Namun, otoritas fiskal menyiapkan sejumlah kebijakan baru yang menuntut kesiapan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan arah kebijakan pajak tahun 2026 akan fokus pada reformasi sistem, peningkatan kepatuhan, […]

  • Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Miami Heat mencatat kemenangan gemilang atas Memphis Grizzlies dengan skor telak 146–114 pada lanjutan kompetisi NBA musim 2025–2026 di FedExForum, Memphis, Amerika Serikat, Sabtu (25/10) waktu setempat.Berdasarkan data resmi NBA yang dikutip di Jakarta, Bam Adebayo tampil impresif dengan torehan 24 poin, menjadi pemain paling produktif bagi Heat sekaligus mengantarkan kemenangan perdana tim […]

expand_less