Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini berada di bawah Danantara Indonesia, perusahaan holding yang menaungi berbagai BUMN, termasuk PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

“Dividen BUMN sudah tidak lagi masuk APBN. Kalau sesuai UU APBN 2025, ada Rp90 triliun dividen per tahun itu cukup untuk membayar cicilan utang sekitar Rp2 triliun per tahun,” ujar Purbaya di Wisma Danantara Indonesia.

Purbaya menegaskan bahwa Danantara harus mencari skema penyelesaian tanpa melibatkan uang negara. Dalam pertemuan itu, CEO Danantara Rosan Roeslani disebut telah menyetujui langkah tersebut dan akan mempelajari berbagai opsi restrukturisasi utang.

Sebelumnya, COO Danantara Dony Oskaria sudah mengungkapkan bahwa proyek KCJB masuk dalam rencana kerja PT Danantara Asset Management (Persero). Rencananya, Danantara akan merestrukturisasi empat sektor besar BUMN, termasuk penerbangan, infrastruktur baja, asuransi, dan proyek kereta cepat pada semester II tahun 2025.

Polemik ini kian panas setelah pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut proyek Whoosh sebagai “barang busuk” saat dirinya menerima tanggung jawab pengawasan proyek tersebut. Luhut bahkan menyebut Prabowo berencana membentuk tim khusus untuk merestrukturisasi utang KCJB.

Sementara di sisi lain, muncul kekhawatiran dari sejumlah pihak, termasuk Mahfud MD, bahwa jika Indonesia gagal membayar utang proyek ini, China bisa menekan Indonesia secara politik maupun ekonomi, bahkan dikaitkan dengan isu wilayah Natuna Utara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24 Ribu per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24 Ribu per Gram

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam anjlok pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, emas Antam anjlok Rp24.000 dari semula Rp2.789.000, kini menjadi Rp2.765.000 per gram. Tak hanya harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga ikut mengalami pelemahan. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat berada […]

  • Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Jadi Kopdes Merah Putih meminjam […]

  • Kabar Baik! Skema Cicilan Rumah Subsidi 40 Tahun Segera Berlaku

    Kabar Baik! Skema Cicilan Rumah Subsidi 40 Tahun Segera Berlaku

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  – Angin segar berembus bagi masyarakat Jambi yang hingga kini belum memiliki hunian. Pemerintah menargetkan aturan terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun rampung pada tahun ini. Kebijakan ini disiapkan untuk memberikan kemudahan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah (MBR). Dengan tenor yang lebih panjang, beban […]

  • Layanan Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Usai Banjir

    Layanan Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Usai Banjir

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan seluruh layanan kereta api di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah kembali beroperasi secara normal setelah sempat terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada akhir November 2025. Sejumlah jalur yang sebelumnya mengalami gangguan kini telah dinyatakan aman dan dapat digunakan kembali untuk perjalanan penumpang maupun angkutan barang. Jalur […]

  • Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Mata uang Garuda melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Pada perdagangan pagi ini, rupiah tercatat turun 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.483 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

  • Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mengajak seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota untuk berpartisipasi dalam turnamen catur bulanan yang akan digelar di Kabupaten Sarolangun pada 25–26 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pengprov Percasi Jambi dalam upaya meningkatkan semangat atlet sekaligus memperluas pembinaan olahraga catur di […]

expand_less