Senin, 25 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) resmi menyepakati aturan baru dalam perdagangan barang melalui penandatanganan The Second Protocol to Amend the ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA Upgrade). Kesepakatan ini menandai langkah besar ASEAN dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan dan menghadapi tantangan global.

Penyerahan naskah perjanjian dilakukan oleh Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia Tengku Zafrul Abdul Aziz, selaku Ketua ASEAN Free Trade Area (AFTA) Council, kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn pada sela-sela KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10/2025).

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyampaikan bahwa pembaruan ATIGA ini menjadi momentum penting bagi ASEAN untuk membangun sistem perdagangan yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

“ATIGA Upgrade menandai komitmen bersama negara-negara ASEAN untuk memperkuat pasar dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi serta rantai pasok yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Budi di Jakarta, Senin (27/10).

Perjanjian ini membawa sejumlah perubahan penting, di antaranya:

  • Mendorong praktik perdagangan hijau dan berwawasan lingkungan
  • Memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
  • Meningkatkan konektivitas rantai pasok regional
  • Menyediakan mekanisme alternatif penyelesaian sengketa dagang

Indonesia bersama lima negara lain  Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand — telah menandatangani perjanjian tersebut. Sementara Kamboja dan Laos menandatangani secara ad referendum, dan Myanmar serta Vietnam akan menyusul pada November 2025.
Perjanjian ATIGA Upgrade akan mulai berlaku 18 bulan setelah seluruh negara anggota menandatangani.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menegaskan bahwa Indonesia berhasil mempertahankan aturan khusus untuk komoditas beras dan gula.

“Klausul ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan dua komoditas utama dalam negeri,” tegasnya.

Djatmiko menambahkan, implementasi ATIGA Upgrade akan membuka peluang lebih luas bagi UMKM Indonesia untuk berpartisipasi dalam jaringan perdagangan kawasan ASEAN serta mendukung transisi menuju perdagangan yang lebih hijau dan berdaya saing.

Pada 2024, nilai perdagangan antarnegara ASEAN mencapai 823,1 miliar dolar AS, atau sekitar 21,4 persen dari total perdagangan kawasan, menunjukkan potensi besar untuk penguatan kerja sama ekonomi regional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah Pisang Baik untuk Asam Lambung? Ini Penjelasan Lengkapnya

    Benarkah Pisang Baik untuk Asam Lambung? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Buah pisang dikenal sebagai salah satu makanan yang aman dikonsumsi penderita GERD. Selain mudah ditemukan, pisang juga dinilai mampu membantu meredakan gejala asam lambung yang kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyakit asam lambung terjadi ketika cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn), […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp 16.556 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat Jadi Rp 16.556 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (9/10/2025). Rupiah naik 0,10 persen ke posisi Rp 16.556 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.573 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea naik […]

  • Menkeu Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta saat Lapor SPT via Coretax

    Menkeu Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta saat Lapor SPT via Coretax

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan dirinya mengalami kurang bayar pajak sekitar Rp 50 juta saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) 2025 melalui sistem Coretax. Pengalaman tersebut disampaikan langsung oleh Purbaya usai menyampaikan laporan pajaknya. Ia menjelaskan bahwa kondisi kurang bayar merupakan hal yang umum terjadi, terutama bagi wajib pajak […]

  • Pasar Pekerja Kebersihan dan ART di Asia Tenggara Tembus Rp 2.493 Triliun, Ayasan Dorong Transformasi Blue-Collar

    Pasar Pekerja Kebersihan dan ART di Asia Tenggara Tembus Rp 2.493 Triliun, Ayasan Dorong Transformasi Blue-Collar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah gempuran teknologi dan otomasi, sektor tenaga kerja berbasis keterampilan praktis seperti kebersihan, perawatan, dan layanan rumah tangga justru tumbuh pesat. Lonjakan permintaan di kawasan Asia Tenggara bahkan mendorong nilai pasar mencapai Rp 2.493 triliun, menandakan potensi besar di balik profesi yang sering kali dipandang sebelah mata. Pekerjaan yang melibatkan empati dan […]

  • Harga Emas Antam Merosot ke Angka Rp3,023 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Merosot ke Angka Rp3,023 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam mengalami penurunan tajam hari ini, Rabu (25/2/2026). Penurunan ini merupakan salah satu koreksi harian terdalam sepanjang tahun 2026. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam merosot sebesar Rp45.000 per gram, membuat harganya kini berada di level Rp3.023.000 per gram dari sebelumnya Rp3.068.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali […]

  • Freeport Indonesia Kucurkan Investasi USD 1 Miliar per Tahun untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

    Freeport Indonesia Kucurkan Investasi USD 1 Miliar per Tahun untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan komitmennya menjadi motor investasi nasional dengan menggelontorkan investasi sekitar USD 1 miliar per tahun, di luar belanja domestik perusahaan yang mencapai OPEX dan CAPEX sebesar USD 4–5 miliar atau hampir Rp 80 triliun. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan Freeport terus memainkan peran strategis dalam menopang investasi nasional, […]

expand_less