Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan proses lelang Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk proyek gas raksasa Abadi, Blok Masela, dapat dilakukan pada tahun 2026. Setelah lebih dari dua dekade perencanaan, proyek gas Blok Masela kini memasuki babak baru yang diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/10), Bahlil menjelaskan bahwa Inpex Masela Ltd., selaku operator proyek bersama Pertamina Hulu Energi Masela dan Petronas Masela, saat ini tengah menyelesaikan tahap Front-End Engineering and Design (FEED) yang dimulai pada Agustus 2025.

“Ini salah satu blok ‘giant’ di Maluku. InsyaAllah tahun ini tender FEED sudah berjalan, dan kemungkinan besar tender EPC akan dimulai pada 2026,” kata Bahlil.

Menurut Bahlil, setelah tahap EPC rampung, proses lifting gas alam cair (LNG) dari proyek ini akan dikejar sesuai target yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Proyek Abadi LNG diperkirakan memiliki kapasitas produksi tahunan mencapai 10,5 juta ton setara LNG, yang terdiri atas 9,5 juta ton LNG per tahun serta pasokan gas pipa domestik. Selain itu, proyek ini juga akan memproduksi sekitar 35 ribu barel kondensat per hari.

Blok Masela diyakini akan memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan energi nasional sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur, khususnya di Kepulauan Tanimbar, Maluku, tempat proyek ini berlokasi sekitar 170–180 kilometer dari pesisir.

Proyek yang dioperasikan oleh Inpex ini juga dirancang dengan komponen Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung target net zero emission Indonesia pada 2060. Dengan karakteristik lapangan gas yang unggul dan cadangan yang melimpah, proyek ini diyakini dapat dikembangkan secara efisien dan berkelanjutan.

Proyek Abadi LNG ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Juni 2017 dan masuk dalam daftar proyek infrastruktur prioritas nasional sejak September 2017. Proyek ini memiliki kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) yang berlaku hingga 15 November 2055, mencakup area seluas 2.503 km² dengan kedalaman laut mencapai 400–800 meter. Inpex berharap proyek ini tak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar energi global, tetapi juga menyediakan pasokan energi bersih dan stabil bagi Indonesia, Jepang, serta negara-negara Asia lainnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap mempertahankan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai, termasuk pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai pemberian insentif fiskal kendaraan […]

  • BMKG: Sejumlah Wilayah di Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Petir Hari Ini

    BMKG: Sejumlah Wilayah di Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Petir Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca hujan ringan hingga hujan petir pada Selasa, 4 November 2025. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah bagian tengah dan timur provinsi. Berdasarkan prakiraan cuaca harian BMKG, Kabupaten Batanghari dan Kota Jambi […]

  • Emas Antam Ambruk Lagi! Turun Rp15 Ribu, Buyback Ikut Terseret

    Emas Antam Ambruk Lagi! Turun Rp15 Ribu, Buyback Ikut Terseret

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali menunjukkan tren pelemahan pada Kamis (30/4/2026). Logam mulia tersebut tercatat turun cukup dalam, melanjutkan tekanan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pemantauan terbaru, harga emas Antam anjlok Rp15.000 dari sebelumnya Rp2.784.000 menjadi Rp2.769.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal bahwa pasar emas tengah berada dalam tekanan. Tak hanya […]

  • KUR BRI Tembus Rp130,2 Triliun hingga September 2025, Sektor Pertanian Jadi Andalan

    KUR BRI Tembus Rp130,2 Triliun hingga September 2025, Sektor Pertanian Jadi Andalan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam memperkuat sektor produktif terus menunjukkan hasil positif. Hingga akhir September 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI mencapai Rp130,2 triliun kepada 2,84 juta debitur, atau 74,40 persen dari total alokasi KUR tahun ini sebesar Rp175 triliun. Menariknya, penyaluran tersebut masih didominasi oleh sektor […]

  • Harga Emas di Pegadaian  Kompak Naik, Cek Harga UBS dan Galeri24 Disini

    Harga Emas di Pegadaian Kompak Naik, Cek Harga UBS dan Galeri24 Disini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari produk Galeri24 dan UBS di Pegadaian kompak naik pagi ini. Kenaikan ini membuat para kolektor dan investor logam mulia di Jambi harus merogoh kocek sedikit lebih dalam. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (10/2/2026), harga emas UBS kini berada di angka Rp2.993.000 per gram dan Galeri24 di harga Rp2.979.000 […]

  • Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berganti nakhoda. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI untuk masa jabatan 2026–2030. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi motor baru dalam mempercepat transformasi pasar modal Indonesia agar semakin modern, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global. Pengangkatan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama […]

expand_less