Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » 6 Benda Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Wajib Disingkirkan dari Rumah

6 Benda Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Wajib Disingkirkan dari Rumah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Dalam feng shui, keseimbangan energi di dalam rumah sangat dipengaruhi oleh benda-benda yang kita simpan. Meski tampak sepele, sejumlah objek dipercaya dapat membawa energi negatif dan sebaiknya disingkirkan agar keberuntungan tidak terhambat.

Berikut enam benda yang dianggap paling sial menurut feng shui, dikutip dari Homes and Gardens.

1. Tanaman Kering atau Mati

Tanaman mati melambangkan stagnasi dan kurangnya pertumbuhan. Konsultan feng shui Joy Tan menyarankan agar tanaman kering segera dibuang dan diganti dengan tanaman segar yang menghadirkan vitalitas dan energi positif.

2. Kaktus

Meski populer sebagai dekorasi, kaktus dianggap membawa energi agresif atau sha chi karena duri tajamnya. Spiritualis Michelle Justice menyarankan untuk menempatkannya di luar rumah atau area yang jarang dilewati.

3. Benda Pecah

Barang pecah atau terkelupas dipercaya menarik energi negatif. Menurut Dr. Jenelle Kim, objek rusak menggambarkan ketidakstabilan. Lebih baik diperbaiki atau diganti agar harmoni rumah tetap terjaga.

4. Air Tergenang dan Akuarium Kotor

Air yang tidak mengalir mencerminkan energi terperangkap. Joy Tan mengingatkan agar air mancur atau akuarium selalu terawat dan bersih, terutama di musim panas, agar tidak membawa energi buruk.

5. Cermin Menghadap Tempat Tidur

Cermin yang ditempatkan di depan tempat tidur dapat memantulkan energi ke seluruh ruangan dan menyebabkan kegelisahan. Spiritualis Michelle Justice menyarankan untuk menempatkan cermin di area lain dan menggantinya dengan karya seni di kamar tidur.

6. Vas Kosong

Vas yang dipajang tanpa isi disebut dapat menciptakan rasa kekosongan dalam hidup. Konsultan feng shui Lauren Tessin menyarankan untuk mengisinya dengan bunga atau menyimpannya di tempat tertutup.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini […]

  • Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

    Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyatakan, rencana impor 105.000 mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) tidak pernah dibahas dalam rapat bersama DPR. Menurut Herman, dalam beberapa kali pertemuan antara Komisi VI dan pihak Agrinas, pembahasan hanya berfokus pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk alokasi anggaran […]

  • 73 Persen Produksi Batu Bara Indonesia Berkualitas Rendah, Hanya 5 Persen Kalori Tinggi

    73 Persen Produksi Batu Bara Indonesia Berkualitas Rendah, Hanya 5 Persen Kalori Tinggi

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan sebagian besar produksi batu bara Indonesia masih didominasi oleh batu bara berkualitas rendah. Dari total cadangan batu bara nasional sebesar 31 miliar ton, sekitar 73 persen merupakan batu bara berkalori rendah. Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) ESDM, Surya Herjuna, […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 17,84 poin atau 0,22% ke level 8.184,06 pada akhir perdagangan Kamis (30/10/2025). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada level terendahnya 8.145,60 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 8.231,88. Sebanyak 346 saham naik, 308 saham turun dan 158 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari […]

  • Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah melakukan lawatan ke Asia dengan misi strategis: menandatangani sejumlah kesepakatan ekonomi dan mineral penting untuk memperkuat rantai pasokan global dan menekan dominasi China di sektor mineral strategis Lawatan ini akan menjadi pemanasan diplomatik sebelum pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung usai […]

expand_less