Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pejabat pengganti Ketua merangkap Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penentuan calon pimpinan (capim) OJK tidak berasal dari internal lembaga. Seluruh proses pengisian jabatan tersebut dipastikan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang.

“Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita (OJK). Itu kan nanti ada mekanisme di undang-undang,” ujar Friderica Widyasari Dewi saat ditemui di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu (1/2).

Perempuan yang akrab disapa Kiki Widyasari itu menjelaskan, proses pemilihan pimpinan OJK melibatkan tahapan panjang dan sejumlah lembaga negara. Menurutnya, OJK tidak memiliki kewenangan untuk mengusulkan maupun menetapkan nama calon pimpinan.

“Ada mekanismenya untuk pemilihan. Nanti namanya dipilih, dikirim ke presiden, terus ditetapkan di DPR, dan lain-lain. Itu prosesnya panjang,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses pengunduran diri sejumlah anggota Dewan Komisioner OJK yang saat ini sedang diproses pemerintah. Melansir Antara, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisioner OJK telah diterima dan menunggu persetujuan Presiden RI Prabowo Subianto.

“[Pengajuan pengunduran diri tiga ADK OJK] sudah, sudah diterima. Lagi diproses,” kata Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1).

Adapun tiga pejabat OJK yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1) yakni Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, serta Inarno Djajadi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Selain itu, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK I B Aditya Jayaantara juga turut mengajukan pengunduran diri.

Prasetyo menegaskan, pengunduran diri para pejabat tersebut merupakan inisiatif pribadi dan bukan atas arahan pemerintah. Hingga saat ini, Presiden disebut belum menerima nama calon pengganti.

Setelah seluruh proses administrasi pengunduran diri rampung, pemerintah akan menjalankan mekanisme pengisian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.

Dalam pernyataan resminya, OJK menyebut pengunduran diri para pejabat tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung pemulihan pasar modal domestik, yang sempat tertekan akibat koreksi tajam usai pengumuman hasil review dan rebalancing indeks MSCI.

Sebagai langkah sementara, OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Sementara Hasan Fawzi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Bertenaga, Menguat 9 Poin Jadi Rp16.768 per Dolar AS

    Rupiah Bertenaga, Menguat 9 Poin Jadi Rp16.768 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan pagi ini, Selasa (23/12/2025), rupiah berada di level Rp16.768 per dolar AS. Rupiah bergerak menguat 9 poin atau 0,05 persen dari sebelumnya Rp16.777 per dolar AS. Menguatnya nilai tukar rupiah sejalan dengan kinerja sejumlah mata uang lain di Asia yang turut […]

  • Emas Antam Terkoreksi Rp4.000, Cek Daftar Harga Terbarunya Disini

    Emas Antam Terkoreksi Rp4.000, Cek Daftar Harga Terbarunya Disini

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terkoreksi tipis pada perdagangan hari ini, Jumat (28/11/2025). Setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya, emas Antam kini turun Rp4.000 menjadi Rp2.383.000 per gram. Mengutip data dari Logam Mulia Antam, harga emas termahal kini mencapai Rp2,32 miliar. Sedangkan yang paling murah dibanderol Rp1.241.500, Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga ikut […]

  • Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Rupiah melemah 29 poin terhadap dolar AS di level Rp 16.736 dari penutupan sebelumnya diposisi Rp 16.707. Mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS sore ini. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,46%, disusul won Korea yang melemah 0,36%, rupiah […]

  • 6 Fakta 4 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    6 Fakta 4 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Empat anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Penetapan ini diumumkan oleh Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Yusri Nuryanto, dalam konferensi pers di Mabes TNI. Keempat tersangka berinisial NDP, SL, BHW, dan ES kini telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih […]

  • Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

    Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah mengalami penguatan pada awal perdagangan hari ini, Kamis (6/11/2025). Meski kenaikannya tipis, penguatan rupiah sebesar  18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.699 per dolar Amerika Serikat (AS) sangat berarti. Pada saat yang sama, indeks dolar AS bertahan di kisaran 100. Pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah 9 poin dan parkir […]

  • Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat […]

expand_less