Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gaya hidup sehat kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban Indonesia. Salah satu tren kuliner yang terus naik daun pada 2025 adalah makanan kukusan — makanan yang diolah tanpa minyak goreng, tanpa pengawet, dan tetap menggugah selera. Tren ini bukan hanya mencerminkan perubahan pola konsumsi, tapi juga membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan.

Berbeda dengan makanan yang digoreng, makanan kukusan menawarkan rasa alami dari bahan-bahan segar tanpa tambahan minyak berlebih. Proses memasak dengan uap air membantu menjaga kandungan gizi serta tekstur alami bahan, seperti sayur, ubi, ikan, hingga daging ayam.

Menurut pengamat kuliner dan wirausaha pangan sehat, Rini Adiastuti, bisnis kukusan kini tidak hanya hadir di pasar tradisional atau kaki lima, tapi juga sudah merambah kafe modern, catering diet, hingga layanan antar daring.

“Kukusan itu fleksibel. Bisa jadi camilan, bisa juga jadi menu utama. Dengan branding yang tepat, produk sederhana bisa jadi bisnis besar,” jelasnya.

Data riset internal Indonesia Food Insight 2025 menunjukkan, permintaan makanan sehat meningkat 30% dibanding tahun lalu. Segmentasi pasar terbesar datang dari pekerja kantoran dan keluarga muda di kota besar yang ingin menjaga pola makan tanpa kehilangan cita rasa.

Keunggulan bisnis makanan kukusan antara lain:

  • Biaya produksi rendah karena tidak memerlukan minyak atau alat khusus.
  • Bahan baku mudah didapat seperti ubi, singkong, pisang, hingga sayuran lokal.
  • Mudah dipasarkan secara digital karena visual proses kukusnya menarik untuk media sosial.
  • Sesuai tren “healthy lifestyle” yang terus digemari generasi milenial dan Gen Z.

Berikut beberapa menu kukusan populer yang sedang viral di kalangan pecinta makanan sehat:

  • Ubi Kukus Keju Madu – manis alami dengan topping sehat.
  • Pisang Kukus Cokelat Almond – camilan favorit anak-anak dan remaja.
  • Jagung Kukus Rempah Nusantara – paduan jagung manis dengan bumbu khas daerah.
  • Tahu Kukus Isi Sayur dan Ayam – cocok untuk diet tinggi protein.
  • Dimsum Kukus Homemade – versi lokal dari makanan oriental yang kini banyak digemari.
  • Lemper Kukus Modern – paduan tradisi dan inovasi dengan isi ayam suwir pedas.

Setiap menu bisa disesuaikan dengan tema brand, mulai dari “kukusan rumahan sehat” hingga “kukusan premium bergizi”.

Agar bisnis ini berkelanjutan, pelaku UMKM disarankan menerapkan beberapa strategi berikut:

  • Gunakan kemasan ramah lingkungan, sejalan dengan tren eco-friendly.
  • Tampilkan label nutrisi dan informasi bahan baku, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Bangun kehadiran digital lewat Instagram, TikTok, dan marketplace makanan sehat.
  • Berinovasi dalam rasa dan tampilan, misalnya menggabungkan bahan lokal dengan ide modern.

Meski peluangnya besar, bisnis makanan kukusan juga menghadapi tantangan. Persaingan mulai ketat, sementara bahan baku seperti keju, madu, dan bahan organik bisa mengalami fluktuasi harga. Persepsi bahwa makanan sehat selalu mahal juga masih jadi PR bagi para pengusaha kuliner.

Namun, dengan kualitas produk, inovasi, dan strategi pemasaran yang tepat, bisnis kukusan bisa menjadi ladang keuntungan jangka panjang. Di tahun 2025, pasar makanan sehat diprediksi akan terus tumbuh pesat. Produk-produk berbasis kukusan bukan hanya sekadar tren, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang lebih sadar gizi dan ramah lingkungan.

“Kukusan bukan cuma soal cara masak, tapi juga cara hidup sehat, sederhana, dan berkelanjutan,” tutup Rini.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Tegas Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun: SAL APBN Masih Rp420 Triliun

    Purbaya Tegas Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun: SAL APBN Masih Rp420 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis keras isu yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menyebut informasi tersebut sebagai kekeliruan fatal yang terus berulang di ruang publik. Menurut Purbaya, narasi tersebut muncul akibat salah tafsir terhadap pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) dalam APBN. Ia menjelaskan, dana sekitar Rp300 triliun yang sebelumnya […]

  • Harga Plastik Naik hingga Rp6.000 per Pak, Zulhas Sebut Dipicu Kenaikan BBM

    Harga Plastik Naik hingga Rp6.000 per Pak, Zulhas Sebut Dipicu Kenaikan BBM

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Lonjakan harga plastik yang mencapai Rp6.000 per pak dikeluhkan para pedagang di berbagai daerah. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan kenaikan tersebut dipicu oleh melonjaknya harga bahan baku yang berasal dari minyak bumi. Keluhan ini pertama kali diterima Zulhas saat melakukan sidak pasar bersama Menteri Perdagangan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. […]

  • Saatnya Berburu Emas! UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun

    Saatnya Berburu Emas! UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momentum emas murah akhirnya datang. Warga Jambi kini punya peluang untuk menambah koleksi logam mulia di tengah harga emas yang sedang bersahabat. Pada perdagangan Kamis (4/6/2026) ini harga emas batangan di Pegadaian bergerak bervariasi dan kecenderungan melemah. Penurunan terjadi pada emas produksi UBS dan Galeri24. Harga emas UBS tercatat turun menjadi Rp2.824.000 per […]

  • Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menolak permintaan CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, untuk membebaskan kewajiban pajak sejumlah BUMN yang belum dipenuhi sejak 2023. Purbaya mengungkapkan bahwa perusahaan yang dimaksud justru mencatatkan keuntungan dan sebagian sahamnya dimiliki investor asing. “Ya, enggak bisa itu kan sudah terjadi […]

  • Santap Paket Makan “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi, Hidang Sarat Akan Makna

    Santap Paket Makan “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi, Hidang Sarat Akan Makna

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Swiss-Belhotel Jambi kembali mempersembahkan pengalaman kuliner istimewa melalui paket makan siang “Sedulang” di BnB Lounge yang terletak di lantai lobi Swiss-Belhotel Jambi yang akan tersedia hingga 26 Desember 2026. “Sedulang” merupakan rangkaian hidangan yang dirancang khusus untuk dinikmati bersama oleh empat orang berasal dari tradisi masyarakat Bangka Belitung yang bermakna makan bersama, sebagai […]

  • Murni dan Capitol, Dua Bioskop Tertua di Kota Jambi yang Menyimpan Sejarah Besar

    Murni dan Capitol, Dua Bioskop Tertua di Kota Jambi yang Menyimpan Sejarah Besar

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jauh sebelum hadirnya layanan streaming seperti Netflix, Disney+ atau bioskop modern di pusat perbelanjaan, masyarakat Jambi memiliki budaya menonton film yang sangat kuat. Pada era 1970-an hingga akhir 1990-an, bioskop menjadi pusat hiburan masyarakat sekaligus ruang berkumpul lintas generasi. Setiap akhir pekan, antrean panjang penonton menjadi pemandangan biasa di depan gedung-gedung bioskop yang […]

expand_less