Skakmat di Sungaipenuh, Turnamen Catur Nonmaster Percasi Jambi Edisi Ketujuh Segera Dimulai
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Turnamen catur bulanan nonmaster Pengprov Percasi Jambi kembali digelar.
Ajang bergengsi yang telah memasuki edisi ketujuh dan kali ini giliran Kota Sungaipenuh menjadi tuan rumah.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 22–23 Agustus 2026, di STIKES Bina Insani Sakti, Kota Sungaipenuh.
Bukan hanya pecatur kategori umum yang bakal turun. Panitia juga membuka kategori junior yang dibagi dalam tiga tingkatan, yakni SD, SMP, dan SMA sederajat.
Ketua Pengkab Percasi Kota Sungaipenuh, Didet Ihsan, mengatakan turnamen tersebut terbuka bagi para pecatur yang ingin menguji kemampuan sekaligus menambah jam terbang.
“Untuk biaya pendaftaran Rp50 ribu, semua kategori,” ujar Didet.
Sebagai tuan rumah, Percasi Kota Sungaipenuh berharap seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi ikut ambil bagian. Kehadiran pecatur dari berbagai daerah diyakini bakal membuat persaingan semakin sengit sekaligus menghidupkan atmosfer kompetisi.
“Kami selaku tuan rumah mengharapkan kehadiran semua pecatur kabupaten/kota hingga ajang bergengsi tetap ramai dan semarak,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov Percasi Jambi, Ali Sabri menegaskan turnamen catur bulanan nonmaster merupakan agenda rutin yang telah menjadi program tetap Percasi Jambi.
Tuan rumah setiap edisi ditentukan secara bergilir berdasarkan kesepakatan bersama pengurus Percasi kabupaten/kota.
“Untuk bulan Agustus 2026 ini, giliran Percasi Kota Sungaipenuh yang menjadi tuan rumah. Kita berharap semua mengikuti turnamen edisi ketujuh ini,” ujar Ali.
Menurutnya, sistem tuan rumah bergilir bukan sekadar untuk membagi kesempatan menyelenggarakan pertandingan. Lebih jauh, kebijakan tersebut merupakan komitmen Pengprov Percasi Jambi agar seluruh daerah memiliki ruang yang sama dalam mengembangkan olahraga catur.
“Sistem penyelenggaraan turnamen secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota merupakan komitmen Pengprov Percasi Jambi untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap daerah dalam mengembangkan olahraga catur,” imbuhnya.
Program tersebut juga dirancang untuk memperbanyak frekuensi pertandingan bagi atlet. Dengan semakin sering bertanding, kemampuan pecatur diharapkan terus terasah dan mental kompetisi semakin matang.
Tak kalah penting, turnamen bulanan menjadi ajang memperkuat pembinaan prestasi sekaligus mempererat silaturahmi antarkomunitas catur di Provinsi Jambi.
“Melalui turnamen bulanan ini, atlet memiliki lebih banyak kesempatan bertanding sehingga kemampuan mereka dapat terus berkembang. Kami berharap dari kompetisi seperti ini akan lahir pecatur-pecatur berbakat yang mampu mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional,” tutup Ali.
Dengan mempertandingkan kategori umum dan junior, edisi ketujuh di Sungaipenuh diprediksi bukan hanya menjadi ajang adu taktik di atas papan, tetapi juga menjadi panggung pencarian bibit-bibit baru pecatur masa depan Jambi.(*)
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
