Senator AS Desak Donald Trump Tutup Pasar Otomotif Untuk China
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Mobil Buatan China di Tolak di Amerika Serikat
JAMBISNIS.COM – Penolakan terhadap masuknya mobil asal China ke pasar Amerika Serikat semakin menguat. Sejumlah senator dari Partai Demokrat mendesak Presiden Donald Trump untuk mengambil langkah tegas dengan menutup akses bagi produsen otomotif China.
Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani oleh tiga senator, yakni Tammy Baldwin, Elissa Slotkin, dan Chuck Schumer. Mereka meminta pemerintah tidak hanya melarang pembangunan pabrik mobil China di AS, tetapi juga membatasi kendaraan buatan China yang dirakit di Meksiko maupun Kanada agar tidak masuk ke pasar domestik.
Dalam surat itu, para senator menilai kehadiran produsen otomotif China berpotensi menciptakan ketimpangan ekonomi yang sulit disaingi industri dalam negeri.
“Mengundang produsen mobil China masuk ke AS bisa memberikan keuntungan ekonomi yang tidak tertandingi oleh produsen lokal, sekaligus memicu risiko keamanan nasional,” tulis mereka.
Isu keamanan menjadi salah satu alasan utama penolakan tersebut. Pemerintah AS khawatir kendaraan produksi China dapat mengumpulkan data sensitif pengguna, yang berpotensi mengancam keamanan nasional.
Sebelumnya, pemerintahan Joe Biden telah menerapkan regulasi yang secara efektif membatasi penjualan mobil penumpang China di AS sejak Januari 2025.
Kebijakan ini mendapat dukungan luas dari industri otomotif dalam negeri, yang menilai langkah tersebut penting untuk melindungi daya saing serta lapangan kerja.
Di sisi lain, Presiden Trump sempat membuka peluang bagi produsen China untuk berinvestasi dan membangun pabrik di AS, terutama jika mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Namun, Gedung Putih menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan keamanan nasional demi menarik investasi asing.
Sementara itu, asosiasi industri otomotif AS juga mendesak pemerintah untuk mempertahankan kebijakan proteksionisme, terutama menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China, Xi Jinping.
Ketegangan ini mencerminkan persaingan global yang semakin tajam antara AS dan China, khususnya di sektor kendaraan listrik dan teknologi otomotif.
Meski China dikenal agresif dalam ekspansi industri otomotif global, AS tetap berupaya menjaga dominasi pasar domestik sekaligus melindungi kepentingan strategis nasional.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar