Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

  • account_circle -
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM– Microsleep bisa menyerang siapa saja saat mengemudi, khususnya saat perjalanan jauh di musim Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Apa itu Microsleep? Berbahayakah.

Dilansir kompas.com, Microsleep merupakan fenomena kelelahan yang terjadi pada manusia karena aktivitas monoton seperti mengemudi dalam waktu lama.

Ketika pengemudi kena microsleep dalam tiga detik, sementara mobil melaju dengan kecepatan 100 Km per jam, maka sama saja mobil tersebut meluncur tanpa kendali hingga 80 meteran.

Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan kesalahan fatal pengemudi yang kerap dilakukan setidaknya ada empat, dilihat dari berbagai sisi.

“Kebanyakan pengendara tak berpikir panjang, tak ada antisipasi, sehingga ini sangat berisiko, seharusnya perilaku yang tepat, pengemudi selalu membangun kebiasaan untuk dapat mengidentifikasi, mengantisipasi dan menghindari setiap potensi bahaya,” ucap Marcell, Rabu (17/12/2025).

Pastikan kondisi pengemudi sehat dan fit untuk mengemudi, baik secara fisik dan mental. Kondisi ini harus terus dijaga dari awal perjalanan sampai akhir, termasuk tidak kelelahan.

“Caranya, pastikan ada tandem pengemudi, agar dapat gantian saat sudah lelah, tidak memaksakan diri, tidur cukup dan istirahat setiap 2 jam sekali selama dalam perjalanan,” ucap Marcell.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan kondisi microsleep tidak terjadi secara tiba-tiba, tapi melalui beberapa tahapan terlebih dahulu.

“Ada fase-fasenya. di tiga jam atau empat jam pertama, dia (pengemudi) sudah mulai letih. Pada suatu titik mulai super letih, ngantuk berat. Nah, di fase itulah si pengemudi terkena microsleep,” kata Sony.

Sony mengatakan, kondisi-kondisi seperti duduk diam dalam waktu lama, bisa memperparah dan mempercepat microsleep. Sehingga bisa dikatakan otak sebenarnya sudah tidak bisa merespon dengan baik.

Menurut Sony, ada hal yang membedakan antara perasaan mengantuk dengan microsleep. Saat mengantuk, pengemudi akan merasakan reaksi mereka melambat.

“Jika mengantuk, yang tidur adalah matanya. Tapi microsleep yang tidur adalah otaknya,” ucap Sony.
Jadi, untuk menghindari kena microsleep, pengemudi harus mengatur jam istirahat selama perjalanan dan tidak memaksakan diri.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Larang Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil, Kompolnas: Harus Dipatuhi

    MK Larang Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil, Kompolnas: Harus Dipatuhi

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi mengetuk palu bahwa anggota Polri aktif dilarang menduduki jabatan sipil kecuali telah mengundurkan diri atau pensiun. Putusan ini disambut Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), yang menegaskan bahwa seluruh pihak harus mematuhi aturan baru tersebut demi kepastian hukum dan profesionalisme Polri. Komisioner Kompolnas, M. Choirul Anam, mengatakan bahwa putusan MK bersifat […]

  • Harga Sembako di Pasar Kasang Stabil, Harga Cabai Melonjak Tajam

    Harga Sembako di Pasar Kasang Stabil, Harga Cabai Melonjak Tajam

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, pada Jumat (21/11/2025) tercatat masih stabil. Namun, beberapa komoditas strategis, terutama kelompok cabai dan ayam broiler, mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Data tersebut diperoleh dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit hijau yang melonjak 33,33 persen menjadi […]

  • Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Wanita Pertama Jepang

    Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Wanita Pertama Jepang

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Politikus konservatif garis keras Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, Selasa (21/10/2025). Kemenangan Takaichi menandai momen bersejarah yang memecahkan dominasi laki-laki dalam politik Jepang sekaligus membuka babak baru dengan pergeseran arah politik ke kanan. Takaichi dikenal sebagai murid ideologis mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dan pengagum mantan Perdana Menteri […]

  • Prabowo Klaim Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun ke Level Terendah

    Prabowo Klaim Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun ke Level Terendah

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mencapai level terendah dalam sejarah Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam pidatonya, Presiden ke-8 RI itu menyebut bahwa angka kemiskinan nasional kini berada di […]

  • BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI Edukasi Masyarakat Manokwari Lewat Program Goes to Customer

    BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI Edukasi Masyarakat Manokwari Lewat Program Goes to Customer

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BPJS Kesehatan terus memperluas jangkauan layanan dan edukasi publik lewat program “BPJS Kesehatan Goes to Customer”, yang kali ini digelar bersama anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus menjawab langsung berbagai keluhan dan pertanyaan masyarakat. […]

  • Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.596.000 per Gram

    Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.596.000 per Gram

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Usai cetak rekor, kini Harga emas Antam mengalami penurunan. Berdasarkan data resmi dari laman logammulia.com pada Senin (29/12/2025), emas Antam mengalami koreksi sebesar Rp9.000 menjadi Rp2.596.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp2.605.000 per gram pada Sabtu (27/12). Sejalan dengan pergerakan harga […]

expand_less