Minggu, 10 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada level Rp16.920 pada perdagangan Rabu (25/3/2026).

Mengutip Antara, rupiah melemah 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp16.920 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.898 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,23% ke level 99,20.

Sejumlah mata uang kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi. Yen Jepang dibuka stagnan, dolar Hong Kong stagnan, dolar Singapura menguat 0,02%, dolar Taiwan menguat 0,24%, dan won Korea Selatan naik 0,43%.

Lalu peso Filipina naik 0,01%, yuan China menguat 0,09%, ringgit Malaysia menguat 0,09%, dan baht Thailand naik 0,20% pagi ini.

Sebelumnya, Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memproyeksikan nilai tukar rupiah diprediksi mengalami tekanan terhadap dolar AS pada perdagangan pascalibur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.

Sentimen eksternal diperkirakan bakal membayangi pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot sepanjang pekan ini, mengingat pasar baru saja kembali aktif setelah masa libur Lebaran yang cukup panjang.

Menurutnya, mata uang Garuda akan diperdagangkan pada rentang Rp16.990 hingga Rp17.075 per dolar AS. Tekanan ini sejalan dengan potensi penguatan indeks dolar AS yang diperkirakan bergerak di kisaran 98,73 hingga 101,20.

“Dalam perdagangan pekan ini, indeks dolar kemungkinan kembali menguat menuju level 101,20. Kecil kemungkinan terjadi pelemahan ke area support 98,73,” ujar Ibrahim dalam keterangan resminya.

Dia menilai, keperkasaan dolar AS dipicu oleh sikap bank sentral global yang tetap mempertahankan suku bunga tinggi atau hawkish guna meredam inflasi.

Kondisi itu diperparah oleh lonjakan harga energi, di mana minyak mentah jenis Brent diprediksi menembus ke kisaran US$110 hingga US$116 per barel.(*)

 

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rosan Roeslani Nilai Rangkap Jabatan Dony Oskaria Perkuat Sinergi Danantara dan BP BUMN

    Rosan Roeslani Nilai Rangkap Jabatan Dony Oskaria Perkuat Sinergi Danantara dan BP BUMN

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, menanggapi soal rangkap jabatan Dony Oskaria yang kini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN). Rosan menilai, kehadiran Dony di dua posisi strategis tersebut justru memperkuat koordinasi dan sinergi antara Danantara dan BP BUMN dalam menjalankan berbagai program […]

  • Mengapa 83% Rudal Iran Justru Hantam Negara Arab, Bukan Israel-AS? Ini Motif Sebenarnya

    Mengapa 83% Rudal Iran Justru Hantam Negara Arab, Bukan Israel-AS? Ini Motif Sebenarnya

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung hampir sebulan memunculkan fakta mengejutkan. Alih-alih fokus menyerang musuh utamanya, sebagian besar rudal dan drone Iran justru menghantam negara-negara Arab di kawasan Teluk. Laporan lembaga berbasis di Washington DC, Stimson Center, mengungkap sekitar 83 persen serangan Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari […]

  • Ekspor Industri Agro Indonesia Tembus USD 37,38 Miliar di Semester I 2025

    Ekspor Industri Agro Indonesia Tembus USD 37,38 Miliar di Semester I 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat kinerja ekspor industri agro Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pada semester I 2025, nilai ekspor sektor ini mencapai USD 37,38 miliar, sekaligus mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD 26,96 miliar. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan capaian ini menunjukkan kuatnya daya saing produk agro Indonesia […]

  • 36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, Terancam Sanksi Pengembalian Dana

    36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, Terancam Sanksi Pengembalian Dana

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 36 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah menjalani proses pemeriksaan lanjutan karena belum memenuhi kewajiban pengabdian di Indonesia. Salah satu di antaranya menjadi sorotan publik setelah kasusnya viral di media sosial. Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan proses klarifikasi dilakukan secara menyeluruh dan berbasis data. Pemeriksaan dilakukan dengan menelusuri data perlintasan, […]

  • 10 Faktor Kegagalan Wirausaha dan Strategi Efektif untuk Mencegahnya

    10 Faktor Kegagalan Wirausaha dan Strategi Efektif untuk Mencegahnya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia wirausaha semakin diminati masyarakat Indonesia, baik untuk menjual produk maupun jasa. Banyak yang melihat wirausaha sebagai peluang untuk meraih kebebasan finansial dan membangun karier mandiri. Namun, tidak sedikit pengusaha yang akhirnya menghadapi kegagalan, karena kurang memahami risiko dan tantangan yang ada dalam menjalankan bisnis. Berdasarkan buku Kewirausahaan karya Ida Ayu Dinda Priyanka […]

  • “Annyorong Lopi” Buka Festival Phinisi 2025 di Bulukumba, Simbol Semangat Maritim Bugis-Makassar

    “Annyorong Lopi” Buka Festival Phinisi 2025 di Bulukumba, Simbol Semangat Maritim Bugis-Makassar

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Festival Phinisi 2025 resmi dibuka di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/10), ditandai dengan prosesi adat “Annyorong Lopi”, yaitu tradisi mendorong kapal phinisi ke laut. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Pembukaan festival dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, […]

expand_less