Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Masih di Zona Merah, Ditutup Rp17.839 per Dolar AS

Rupiah Masih di Zona Merah, Ditutup Rp17.839 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COMRupiah belum mampu keluar dari zona merah. Hingga penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), rupiah keok terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.839 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,1% ke level 99,1.

Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi mata uang domestik di tengah tingginya ketidakpastian global dan dinamika geopolitik yang masih berlanjut.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjelaskan, tekanan terhadap rupiah kali ini masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menurut dia, pasar mencermati pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut pembicaraan dengan Iran masih berlangsung, meski sebelumnya muncul laporan bahwa Teheran sempat menangguhkan negosiasi tidak langsung dengan Washington. Kondisi ini menambah ketidakpastian arah kesepakatan damai.

“Situasi di Timur Tengah masih sangat dinamis. Ketidakjelasan negosiasi AS–Iran membuat pelaku pasar cenderung hati-hati dan kembali masuk ke aset aman,” ujar Ibrahim, Selasa (2/6/2026).

Ibrahim menambahkan, ketegangan di kawasan juga diperburuk oleh konflik yang melibatkan Lebanon, Israel, dan Iran, yang berpotensi mengganggu jalur energi global. Iran disebut telah membatasi sejumlah pengiriman dari dan ke kawasan Teluk sejak eskalasi konflik, yang turut memengaruhi harga minyak dunia.

Selain isu geopolitik, Ibrahim menyebut, pasar juga merespons kebijakan perdagangan AS. Ibrahim menyoroti keputusan Trump yang menandatangani proklamasi perubahan tarif impor untuk komoditas seperti tembaga, aluminium, dan besi.

“Kebijakan tersebut mencakup penyesuaian tarif pada sejumlah peralatan industri, yang menurut Gedung Putih bertujuan mendorong investasi jangka pendek untuk memperkuat basis industri domestik AS hingga 2027,” tambahnya.

Dari sisi domestik, Ibrahim mengatakan, tekanan terhadap rupiah masih dibayangi kondisi makroekonomi Indonesia yang relatif stabil namun tetap rentan terhadap gejolak eksternal. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Mei 2026 sebesar 3,08% (yoy), dengan inflasi bulanan 0,28% dan year-to-date sebesar 1,35%.(*)

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Kota Jambi Hari Ini Turun Tipis, Ayam Naik dan Cabe Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Hari Ini Turun Tipis, Ayam Naik dan Cabe Stabil

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –Harga kebutuhan pokok atau sembako di beberapa pasar tradisional di Kota Jambi, seperti Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, Kasang, dan Aur Duri, pada Kamis (13/11/2025) terpantau stabil. Namun, terdapat sedikit kenaikan harga ayam broiler, serta penurunan pada cabai rawit hijau di beberapa titik. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota […]

  • GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Great Wall Motor (GWM) memastikan akan meluncurkan model terbarunya, GWM Ora 5, di pasar Australia pada pertengahan 2026. Kehadiran model ini sekaligus memperluas lini kendaraan listrik GWM melalui sub-brand Ora, yang sebelumnya dikenal lewat produk hatchback kompak. Ora 5 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran kecil hingga menengah dan akan bersaing langsung dengan BYD […]

  • Arab Saudi Kepincut Proyek Bendungan di Indonesia

    Arab Saudi Kepincut Proyek Bendungan di Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arab Saudi dikabarkan tertarik berinvestasi pada proyek bendungan di Indonesia. Bahkan, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan, salah satu negara Timur Tengah tersebut ingin datang ke Indonesia. “Rata-rata sih proyek air ya, bendungan gitu-gitu,” ujar Dody dikutip dari Kompas.com, Senin (27/10/2025). Kendati demikian, Dody enggan menyebutkan proyek bendungan mana yang diincar Arab […]

  • Recall Mobil Listrik Kona dan Ioniq, Hyundai Australia Laporkan Ini

    Recall Mobil Listrik Kona dan Ioniq, Hyundai Australia Laporkan Ini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hyundai dikabarkan menarik kembali (recall) hampir 5.000 kendaraan listrik di Australia akibat potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran. Dilaporkan laman Drive seperti dilansir Antara pada Senin (20/4/2026) , penarikan ini diumumkan melalui otoritas setempat yang mencakup sejumlah model kendaraan listrik Hyundai yang dipasarkan dalam beberapa tahun terakhir di negara […]

  • Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Umat Islam di Arab Saudi diperkirakan akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan tersebut didasarkan pada perhitungan astronomi yang dilakukan Departemen Astronomi dan Ilmu Antariksa Universitas King Abdulaziz. Departemen tersebut menyebutkan awal Ramadan kemungkinan jatuh pada 19 Februari, berdasarkan perhitungan fase bulan dan parameter astronomi tertentu. Meski […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi Turun Lagi

    Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi Turun Lagi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Bila pada periode sebelumnya, 24-30 Oktober harga TBS kelapa sawit untuk umur 10 tahun turun Rp 59,89 per kilogram TBS, kali ini penurunannya lebih kecil. Data yang Jambisnis terima dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, harga TBS Jambi periode 31 Oktober – 6 November 2025 […]

expand_less