Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya meningkatkan citra Indonesia di mata dunia sebagai salah satu destinasi utama wisata dan kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, exhibitions). Untuk itu upaya yang akan dilakukan diantaranya melalui kolaborasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dalam penyelenggaraan Southeast Asia Business Forum (Seabef) dan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025.

Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menjelaskan bahwa dua forum internasional tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing industri pariwisata Indonesia serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

“Forum ini diharapkan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi utama MICE dunia dan tentunya memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata,” ujar Vinsensius dalam konferensi pers di Kantor Kemenpar, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025).

Ditempat terpisah Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi industri event nasional, mulai dari aspek pembiayaan dan investasi, kesenjangan infrastruktur, perizinan dan regulasi, hingga komitmen terhadap keberlanjutan dan inklusivitas.

“Tantangan-tantangan inilah yang menjadi kendala pengembangan industri event. Namun melalui kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, dan regulator, kami optimistis dapat menemukan solusi yang berkelanjutan,” tutur Widiyanti.

Kemenpar optimistis target 14,5 hingga 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir 2025 dapat tercapai. Berdasarkan data Januari–Agustus 2025, jumlah wisman telah mencapai sekitar 10 juta kunjungan, naik 10,4% secara tahunan (YoY). Salah satu pendorong utama peningkatan tersebut berasal dari kegiatan MICE dan pergelaran berskala internasional.

Selain itu, Kemenpar menyambut baik Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Ketiga atas UU No.10/2009 tentang Kepariwisataan, yang baru saja disetujui DPR. Regulasi baru ini dinilai akan memperkuat tata kelola industri MICE dan pergelaran di Indonesia. Dengan strategi promosi internasional yang lebih terarah dan dukungan regulasi yang memadai, Kemenpar berharap sektor pariwisata Tanah Air mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Jambi 6 November 2025: Cabe Naik, Minyak dan Telur Turun

    Harga Sembako di Jambi 6 November 2025: Cabe Naik, Minyak dan Telur Turun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar rakyat Kota Jambi terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami perubahan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pergerakan harga terbaru dicatat di Pasar Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang. Di Pasar Talang Banjar, sebagian besar bahan pokok seperti beras, […]

  • Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat transaksi QRIS melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 123,5 triliun hingga September 2025. Jumlah tersebut melonjak 103 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri, Harry Sofri Putranda menjelaskan peningkatan transaksi digital itu tak lepas dari kenaikan pengguna aktif […]

  • Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat […]

  • 8 Manfaat Madu Saat Puasa untuk Energi, Imun, dan Stamina Tetap Terjaga

    8 Manfaat Madu Saat Puasa untuk Energi, Imun, dan Stamina Tetap Terjaga

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Madu sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang kaya manfaat. Cairan manis yang dihasilkan lebah, terutama dari spesies Apis mellifera ini bukan cuma enak, tapi juga menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan. Saat bulan puasa tiba, madu sering jadi pilihan untuk menjaga tubuh tetap fit dan bertenaga. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat madu saat […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi pada awal Januari 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per Senin (5/1/2026), penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, sementara bawang merah justru mengalami kenaikan. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras […]

expand_less