Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IMF hingga Bank Dunia Kompak Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5 Persen, di Bawah Target Pemerintah

IMF hingga Bank Dunia Kompak Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5 Persen, di Bawah Target Pemerintah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF, Bank Dunia, OECD, dan Japan Credit Rating Agency (JCR) kompak memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di bawah 5 persen, lebih rendah dari target pemerintah yang menargetkan pertumbuhan minimal di angka tersebut. Kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat ketidakpastian perdagangan, tarif impor Amerika Serikat, dan lemahnya permintaan ekspor baru menjadi faktor utama yang menekan laju ekonomi Indonesia. Meski fundamental ekonomi dinilai kuat, para analis memperingatkan bahwa momentum pemulihan belum sepenuhnya pulih seperti masa pra-pandemi.

Dalam laporan bertajuk World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,8 persen year-on-year (YoY), sedikit lebih tinggi dari proyeksi April 2025 sebesar 4,7 persen. Namun, angka ini tetap berada di bawah target pemerintah. Dibandingkan negara kawasan lain, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah Filipina (5,3 persen), Vietnam (6,6 persen), Mongolia (5,9 persen), dan Palau (5,7 persen). Vietnam bahkan direvisi naik dari proyeksi sebelumnya 5,8 persen menjadi 6,6 persen tahun ini.

Sementara pada 2026, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stagnan di level 4,8 persen (YoY). Filipina diprediksi tumbuh 5,4 persen, sedangkan Vietnam melambat menjadi 6,1 persen.

“Di Indonesia, isunya lebih kepada arah belanja pemerintah daripada ukuran defisit, yang diperkirakan tetap berada di dalam aturan fiskal negara tersebut,” tulis Bank Dunia dalam laporan yang dirilis Selasa (7/10/2025).

Bank Dunia juga menilai, pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Timur dan Pasifik masih berada di atas rata-rata global, namun laju pertumbuhan diperkirakan melambat pada 2025 dan 2026.

Indikator ekonomi domestik juga memperlihatkan sinyal perlambatan. Keyakinan konsumen belum kembali ke level pra-pandemi meski penjualan ritel meningkat. Produksi industri dinilai kuat, tetapi tidak diikuti oleh peningkatan optimisme bisnis. Di sisi lain, pesanan ekspor baru masih lemah di tengah kebijakan tarif impor dari Amerika Serikat.

Bank Dunia membandingkan kondisi Indonesia dengan China yang mencatat pertumbuhan sekitar 5 persen berkat belanja pemerintah besar. Namun, utang China naik ke 70,8 persen terhadap PDB pada 2025, membatasi ruang stimulus fiskal pada tahun berikutnya. Kendati begitu, Indonesia dinilai masih menjaga disiplin fiskal, dengan defisit anggaran yang tetap terkendali sesuai aturan negara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam per 9 Juni 2026

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam per 9 Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Selasa (9/6/2026). Berdasarkan data SIHARKO milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan signifikan, meski beberapa jenis cabai menunjukkan fluktuasi harga. Komoditas beras seperti Beras Naruto, Beras Anggur, Beras Belido, dan Beras King masih berada […]

  • Freeport Lepas 12% Saham untuk Indonesia, Ajukan Perpanjangan Kontrak Tambang Kuartal IV 2025

    Freeport Lepas 12% Saham untuk Indonesia, Ajukan Perpanjangan Kontrak Tambang Kuartal IV 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport-McMoRan Inc. (FCX), mengonfirmasi akan melepas 12% saham tambahan di PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada pihak Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari syarat untuk mendapatkan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) setelah kontrak saat ini berakhir pada 2041. Presiden dan CEO FCX, Kathleen Quirk, mengatakan bahwa setelah […]

  • Harga Kembali Anjlok! Emas Antam Makin Jauh dari Rp2,7 Juta

    Harga Kembali Anjlok! Emas Antam Makin Jauh dari Rp2,7 Juta

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harapan emas Antam untuk kembali menembus level psikologis Rp2,7 juta per gram masih jauh dari kenyataan. Harga logam mulia produksi Antam kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Mengutip lama Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.592.000 per gram. Angka tersebut turun Rp10.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih bertengger di […]

  • 5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung

    5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung Bagi pecinta kuliner berkuah segar, tekwan bisa jadi pilihan tepat saat berkunjung ke Kota Jambi. Hidangan khas Palembang ini sudah lama menjadi bagian dari kuliner masyarakat Jambi dengan cita rasa gurih ikan tenggiri berpadu kuah kaldu yang hangat. Berikut ini daftar lima […]

  • Industri Keramik Nasional Melesat, Importir Ramai-Ramai Beralih ke Skema OEM Lokal

    Industri Keramik Nasional Melesat, Importir Ramai-Ramai Beralih ke Skema OEM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebangkitan industri keramik nasional sepanjang 2025 semakin terasa kuat. Setelah pemerintah menerapkan kebijakan Antidumping, Safeguard, dan Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib, sektor keramik dalam negeri kini menunjukkan pemulihan nyata di pasar domestik. Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto, mengungkapkan bahwa kombinasi tiga kebijakan strategis tersebut menciptakan efek berantai yang sangat […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Naik hingga 31,82 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Naik hingga 31,82 Persen

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data per 16 Mei 2026. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai mengalami fluktuasi cukup signifikan. Data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan, mayoritas harga bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada dalam kondisi stabil. Untuk […]

expand_less